Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lama Tak Terdengar Kabarnya, Mees Hilgers Mendadak Terkena Dampak dari Skandal Paspor? Jurnalis Belanda Beri Update

Mees Hilgers berpotensi terkena dampak dari skandal paspor yang mencuat di Liga Belanda. Para pemain Timnas Indonesia sempat luntang-lantung karena hal ini beberapa waktu lalu.
Senin, 4 Mei 2026 - 13:57 WIB
Pemain Timnas Indonesia Mees Hilgers
Sumber :
  • REUTERS/Issei Kato

Jakarta, tvOnenews.com - Mees Hilgers berpotensi terkena dampak dari skandal paspor yang mencuat di Liga Belanda. Para pemain Timnas Indonesia sempat luntang-lantung karena hal ini beberapa waktu lalu.

Selama sebulan terakhir, Liga Belanda dihebohkan oleh laporan NAC Breda terhadap Go Ahead Eagles. Kekalahan telak 0-6 pada Maret lalu membuat mereka mengambil langkah ini, dengan memanfaatkan kehadiran Dean James pada pertandingan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang bek kiri Timnas Indonesia bermain sebagai starter dalam laga itu, namun gagal mencetak gol atau assist. Walau begitu, statusnya ilegal karena James telah dinaturalisasi Indonesia sejak Maret 2025 dan tidak memiliki izin bekerja di Belanda.

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) sudah turun tangan dan memutuskan untuk tidak memberi hukuman. Namun, NAC Breda tidak bisa menerimanya dan membawa masalah ini ke pengadilan.

Pada Senin (4/5/2026) ini, putusan pengadilan bisa memengaruhi hasil sekitar 133 laga di lintas divisi Liga Belanda. Oleh karena itu, KNVB tidak menginginkan NAC Breda untuk memenangkan tuntutan.

Sebelumnya, laporan dari NAC Breda memberi dampak kepada empat pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda. Selain Dean James, ada Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens terkena dampak dengan dilarang bermain.

Ada banyak pemain Timnas Indonesia lain di Liga Belanda, sebenarnya. Salah satunya adalah Mees Hilgers yang masih terdaftar sebagai pemain FC Twente karena kontraknya masih berlaku hingga akhir musim ini.

Namun, dia tidak terdampak karena mengalami cedera ligamen lutut anterior (ACL) sejak akhir tahun 2025 lalu. Dia belum kembali bermain hingga kini baik bersama Twente maupun Timnas Indonesia.

Walau begitu, masa depannya masih dibahas di Belanda. Dengan kontrak yang akan habis di akhir musim, Twente masih bersedia untuk memperpanjangnya, sebagaimana laporan dari Belanda pada April lalu.

"FC Twente agak beruntung, jika bisa dikatakan begitu. Mereka tentu saja memiliki Mees Hilgers yang terikat kontrak, pemain Timnas Indonesia. Namun dia belum bermain satu menit pun, karena berbagai keadaan," kata jurnalis Leon ten Voorde dalam podcast AD, dilansir media Belanda, Twente Fans.

"Awalnya dia tidak mau memperpanjang kontraknya, dia tidak dimasukkan dalam skuad pertandingan di FC Twente. Dan kemudian dia mengalami cedera ligamen anterior. Mereka sedang bernegosiasi, tetapi dinamika di meja perundingan telah sedikit berubah," tambahnya.

Namun, Hilgers diprediksi akan tetap terdampak oleh masalah paspor yang sedang ramai dibicarakan di Belanda saat ini. Jika Twente memutuskan untuk memberikannya kontrak baru, maka itu harus sesuai aturan, yaitu 608 ribu euro per tahun.

"Mees Hilgers pasti menginginkan sejumlah uang yang besar. Tetapi Anda sudah tahu bahwa, menurut peraturan yang berlaku, pemain tim nasional dan warga negara Indonesia harus mendapatkan minimal 608.000 euro,” tambahnya. 

“Dan itu untuk pemain yang sedang menjalani proses rehabilitasi dan belum fit di awal musim... Seharusnya sudah jelas bahwa pembicaraan tersebut kini telah mengambil pendekatan yang berbeda," sambungnya.

Ten Voorde mengatakan bahwa Twente sedang membahas perpanjangan kontrak dengan Hilgers. Namun, pada prinsipnya, mereka juga berniat mengamankan transfer di musim panas nanti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"FC Twente sedang melakukan pembicaraan dengan Hilgers untuk mengamankan biaya transfer tersebut. Sementara itu, mereka juga akan mengatakan bahwa mereka adalah klub yang sangat ramah dan mereka merasa kasihan padanya,” tukas sang jurnalis asal Belanda.

“Tetapi pada prinsipnya, mereka hanya ingin mengamankan biaya transfer tersebut. Namun, dinamika telah berubah karena aturan yang saya yakini saat ini tidak diketahui siapa pun, dan tidak ada yang tahu bagaimana hasilnya nanti," kata Ten Voorde. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usut Tuntas Dugaan Kasus Penggelapan Dana, Ribuan Korban Beri Apresiasi Langkah Bareskrim Polri

Usut Tuntas Dugaan Kasus Penggelapan Dana, Ribuan Korban Beri Apresiasi Langkah Bareskrim Polri

Dittipideksus Bareskrim Polri membongkar dugaan kasus penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) PT Dana Syariah Indonesia (PT DSI).
Hasil Semifinal AVC Men's Cup 2026: Bungkam Tuan Rumah, Timnas Voli Indonesia Tantang Korea Selatan di Partai Final!

Hasil Semifinal AVC Men's Cup 2026: Bungkam Tuan Rumah, Timnas Voli Indonesia Tantang Korea Selatan di Partai Final!

Hasil semifinal AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia yang berlangsung di Ahmedabad, India.
4 Torehan Bersejarah Ousmane Dembele usai Prancis Permalukan Norwegia di Piala Dunia 2026

4 Torehan Bersejarah Ousmane Dembele usai Prancis Permalukan Norwegia di Piala Dunia 2026

Nama Ousmane Dembele jadi sorotan utama setelah membawa Prancis berpesta gol atas Norwegia pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026. Ini 4 torehan rekornya.
Saat Warkop Meraup Omset dari Piala Dunia 2026

Saat Warkop Meraup Omset dari Piala Dunia 2026

Oleh: Temmy Satya Permana, Deputi Usaha Kecil, Kementerian UMKM
Ramalan Finansial Weton Tanggal 28 Juni 2026: Keberuntungan Bisnis Menanti Minggu Legi, Selasa Wage Waspada Pengeluaran Mendadak

Ramalan Finansial Weton Tanggal 28 Juni 2026: Keberuntungan Bisnis Menanti Minggu Legi, Selasa Wage Waspada Pengeluaran Mendadak

Berikut ramalan lima weton yang diprediksi akan mendulang hoki besar, serta lima weton yang harus waspada terhadap potensi kerugian keuangan pada 28 Juni 2026.
3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

Ranking FIFA tidak lagi menjadi jaminan, karena tiga tim di Piala Dunia 2026 berikut berhasil mencuri panggung utama dan membuktikan bahwa keajaiban itu nyata.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT