Media Italia Kritik AC Milan Usai Keok 2-0 dari Sassuolo: Masalah Laten Rossoneri, Strikernya Mandul Tak Bertaji
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan kembali menelan kekalahan menyakitkan setelah takluk dari Sassuolo dalam laga yang memperlihatkan berbagai kelemahan mendasar. Hasil ini membuat sorotan terhadap masa depan tim semakin tajam, terutama terkait arah proyek yang sedang dibangun.
Beberapa waktu lalu, AC Milan masih terlihat cukup stabil meski permainan mereka tidak terlalu menghibur. Namun, hasil positif yang diraih kala itu cukup untuk menjaga posisi mereka tetap kompetitif di papan atas.
Kini situasinya berubah drastis dan memunculkan kekhawatiran besar. Kekalahan terbaru seolah membuka kembali semua keraguan yang sempat mereda.
Performa Milan saat ini jauh dari kata meyakinkan. Tim yang sebelumnya sempat bersaing dalam perebutan gelar kini justru terlihat kehilangan identitas permainan.
Alih-alih tampil percaya diri, Rossoneri justru menunjukkan sisi rapuh, terutama dari segi mental. Mereka tampak kesulitan menjaga konsistensi di momen-momen penting musim ini.
Dilansir dari La Gazzetta dello Sport, sorotan utama tertuju pada lini serang yang terlihat tumpul. Dalam lima pertandingan terakhir, Milan hanya mampu mencetak satu gol, sebuah catatan yang jelas jauh dari harapan.
Kondisi ini membuat tekanan terhadap tim semakin besar. Dalam persaingan ketat menuju zona Liga Champions, produktivitas menjadi faktor krusial yang tidak bisa diabaikan.
Tak hanya lini depan, pertahanan Milan juga menunjukkan tanda-tanda kerentanan. Beberapa gol yang bersarang ke gawang mereka terjadi akibat kesalahan mendasar yang seharusnya bisa dihindari.
Kerapuhan ini terlihat dari cara tim merespons tekanan lawan. Dalam beberapa momen, pemain tampak kehilangan fokus dan gagal mengambil keputusan yang tepat.
Kartu merah yang diterima Fikayo Tomori menjadi salah satu simbol dari masalah tersebut. Keputusan yang diambil di lapangan mencerminkan kondisi mental yang belum sepenuhnya stabil.
Di sisi lain, keputusan taktis pelatih Massimiliano Allegri juga ikut menjadi bahan perbincangan. Menarik keluar penyerang saat tim sedang tertinggal dinilai sebagai langkah yang membingungkan.
Keputusan tersebut membuat peluang Milan untuk mencetak gol semakin kecil. Padahal, dalam situasi tertinggal, agresivitas seharusnya menjadi prioritas utama.
Load more