Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fix Gagal Scudetto, Allegri Kasih Permintaan Khusus ke Manajemen AC Milan di Bursa Transfer: Paksa All Out Gaet Manu Kone

AC Milan dikaitkan dengan perburuan gelandang anyar jelang menghadapi musim 2026/2027. Kali ini, nama Manu Kone dari AS Roma disebut masuk daftar prioritas.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:50 WIB
Pemain AS Roma, Manu Kone
Sumber :
  • x.com/OfficialASRoma

Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan kembali dikaitkan dengan perburuan gelandang anyar untuk memperkuat lini tengah jelang menghadapi musim 2026/2027. Kali ini, nama Manu Kone dari AS Roma disebut masuk dalam daftar prioritas yang diinginkan langsung oleh Massimiliano Allegri.

Kabar tersebut mencuat setelah muncul laporan yang menyebut Allegri telah meminta manajemen AC Milan untuk mencoba merekrut pemain asal Prancis tersebut. Pelatih berpengalaman asal Italia itu diyakini ingin membangun lini tengah yang lebih kuat, agresif, serta memiliki keseimbangan dalam menyerang maupun bertahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam beberapa pekan terakhir, Milan memang aktif dikaitkan dengan sejumlah gelandang top Eropa. Nama seperti Leon Goretzka dari Bayern Munich hingga Javi Guerra milik Valencia sempat masuk radar Rossoneri untuk memperdalam kualitas skuad.

Namun, munculnya nama Manu Kone membuat persaingan transfer diprediksi bakal semakin panas. Pasalnya, Inter Milan juga disebut sudah lebih dulu bergerak dan berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangan pemain AS Roma tersebut.

Menurut laporan MilanVibes, nama Kone muncul dalam salah satu pertemuan internal antara Allegri dan manajemen klub. Sosok gelandang box-to-box itu dinilai cocok dengan kebutuhan taktik Milan untuk musim depan.

Allegri kabarnya sangat menyukai karakter permainan Manu Kone yang agresif, kuat dalam duel, dan aktif membantu transisi permainan. Gaya bermain seperti itu dianggap penting untuk mendukung keseimbangan permainan Milan di bawah arahannya nanti.

Meski begitu, langkah Milan dipastikan tidak akan berjalan mudah. Harga transfer yang cukup tinggi menjadi salah satu hambatan utama yang hingga kini masih membuat banyak klub berpikir ulang.

Roma disebut tidak ingin melepas Manu Kone dengan harga murah. Apalagi, pemain berusia 25 tahun itu kini menjadi salah satu pilar penting di lini tengah Giallorossi sepanjang musim ini.

Sebenarnya, Milan bukan kali pertama mencoba mendatangkan Manu Kone. Rossoneri sudah memantau perkembangan sang pemain sejak dirinya masih bermain bersama Toulouse di Liga Prancis beberapa musim lalu.

Saat itu, Milan sempat berusaha memboyong Kone sebelum sang pemain memilih bergabung dengan Borussia Monchengladbach di Bundesliga Jerman. Namun, transfer tersebut gagal terealisasi karena berbagai faktor, termasuk situasi finansial klub.

Perjalanan karier Kone kemudian terus berkembang pesat di Jerman sebelum akhirnya direkrut AS Roma dengan nilai transfer sekitar 18 juta euro. Bersama klub ibu kota Italia tersebut, performanya semakin matang dan konsisten di level Serie A.

Kehadiran Kone di Roma membuat namanya mulai diperhitungkan sebagai salah satu gelandang box-to-box terbaik di Liga Italia. Kemampuannya menjaga ritme permainan serta agresivitas dalam duel lini tengah menjadi nilai lebih yang sulit diabaikan.

Di sisi lain, Geoffrey Moncada ternyata juga sudah lama mengagumi kualitas Manu Kone. Direktur teknik Milan itu disebut menjadi salah satu sosok yang paling mendukung rencana perekrutan sang pemain pada bursa transfer mendatang.

Peluang Milan untuk mendapatkan Kone juga sangat dipengaruhi hasil akhir musim ini. Tiket Liga Champions diyakini akan menjadi faktor penting yang menentukan keputusan sang pemain untuk bertahan di Roma atau menerima pinangan klub lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika Milan berhasil finis di zona Liga Champions dan berada di atas Roma, posisi Rossoneri dalam perburuan Kone tentu akan semakin kuat. Sebaliknya, apabila gagal lolos ke kompetisi elite Eropa, Inter Milan berpotensi berada jauh di depan dalam persaingan transfer tersebut.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT