Denzel Dumfries Buka Suara soal Masa Depannya di Inter Milan: Sudah Nyaman di Italia
- REUTERS/Claudia Greco
Jakarta, tvOnenews.com - Denzel Dumfries buka suara mengenai masa depannya bersama Inter Milan di tengah berbagai spekulasi yang terus bermunculan jelang dibukanya bursa transfer musim panas. Bek sayap asal Belanda itu menegaskan dirinya masih merasa sangat nyaman tinggal di Milan bersama keluarganya.
Nama Dumfries memang kembali ramai dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa dalam beberapa pekan terakhir. Penampilan konsistennya bersama Inter sepanjang musim ini membuat banyak tim mulai memantau situasi kontraknya di Giuseppe Meazza.
Meski begitu, Dumfries memilih untuk tidak terlalu memikirkan rumor transfer yang terus berkembang. Pemain berusia 30 tahun tersebut mengaku fokus utamanya saat ini adalah membantu Inter mempertahankan performa terbaik mereka.
Dalam wawancara bersama Libero, Dumfries juga berbicara soal kepribadiannya yang jarang terlihat tersenyum ketika berada di atas lapangan. Menurutnya, sikap serius itu muncul karena ia memandang sepak bola sebagai pekerjaan yang harus dijalani secara profesional.
“Saya tidak tersenyum di lapangan karena sepak bola adalah pekerjaan saya dan pekerjaan adalah sesuatu yang serius,” ujar Dumfries. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya merupakan sosok yang berbeda ketika berada di luar pertandingan.
Di balik ekspresi dingin yang sering terlihat selama laga berlangsung, Dumfries ternyata menikmati kehidupannya di Italia. Ia bahkan mengaku sudah merasa sangat betah tinggal di Kota Milan bersama keluarganya.
“Saya sangat bahagia di Milan. Kota ini luar biasa, semuanya ada di sini dan keluarga saya juga merasa nyaman,” lanjut pemain tim nasional Belanda tersebut.
Kenyamanan itu ternyata tidak hanya dirasakan Dumfries seorang diri. Anak-anaknya juga mulai tumbuh dengan atmosfer sepak bola Italia dan memiliki kedekatan emosional dengan Inter Milan.
Dumfries bercerita bahwa anak sulungnya kini sudah bergabung dengan akademi Inter. Sang anak bahkan disebut hafal berbagai chant atau lagu dukungan yang biasa dinyanyikan para suporter Nerazzurri di stadion.
“Anak saya benar-benar jatuh cinta dengan Inter. Dia hafal semua chant stadion dan terus memutarnya saat kami berada di mobil,” katanya sambil tersenyum.
Pernyataan tersebut semakin memperlihatkan hubungan emosional Dumfries dengan Inter Milan. Ikatan yang terjalin bukan hanya sebatas pemain dan klub, tetapi juga sudah menyentuh kehidupan keluarganya sehari-hari.
Meski demikian, Dumfries tetap menyadari bahwa masa depannya di dunia sepak bola bisa berubah sewaktu-waktu. Apalagi, dalam kontraknya bersama Inter terdapat klausul yang memungkinkan dirinya hengkang apabila ada tawaran tertentu.
Situasi itu membuat manajemen Inter diyakini akan segera membuka pembicaraan baru terkait kontrak sang pemain. Nerazzurri tentu tidak ingin kehilangan salah satu pemain paling konsisten mereka dalam beberapa musim terakhir.
Sepanjang musim ini, Dumfries kembali menjadi sosok penting di sisi kanan permainan Inter. Kecepatan, kekuatan fisik, dan kemampuannya membantu serangan membuat perannya sulit tergantikan dalam skuad asuhan Cristian Chivu.
Tidak hanya kuat dalam bertahan, Dumfries juga beberapa kali tampil menentukan di pertandingan besar. Kontribusinya ikut membantu Inter meraih gelar domestik musim ini sekaligus tetap bersaing di level tertinggi sepak bola Italia.
Di tengah rumor transfer yang terus berkembang, pernyataan Dumfries setidaknya memberi sedikit ketenangan bagi para pendukung Inter Milan. Sang pemain tampaknya masih memiliki ikatan kuat dengan kota, klub, dan kehidupan yang telah ia bangun di Italia.
(sub)
Load more