Tepuk Tangan Terakhir di San Siro, Ini Deretan Pemain AC Milan yang Berpotensi Ditendang Usai Lawan Cagliari
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan akan menjalani laga yang sangat menentukan saat menghadapi Cagliari pada pekan terakhir Serie A musim 2025/2026. Bukan hanya soal perebutan tiket Liga Champions, pertandingan di San Siro itu juga berpotensi menjadi momen perpisahan bagi sejumlah pemain Rossoneri.
Atmosfer emosional mulai terasa menjelang pertandingan tersebut. San Siro dipastikan dipenuhi pendukung AC Milan yang berharap tim kesayangannya mampu menutup musim dengan kemenangan sekaligus mengamankan posisi di empat besar klasemen Serie A.
Namun di balik tensi laga yang sangat penting itu, masa depan beberapa pemain Milan justru mulai menjadi pembahasan hangat di Italia. Sejumlah nama disebut berpeluang menjalani laga kandang terakhir mereka bersama Rossoneri.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, perubahan besar di tubuh Milan kemungkinan akan terjadi pada musim panas nanti. Evaluasi besar-besaran disebut sedang disiapkan manajemen demi membangun skuad yang lebih kompetitif untuk musim depan.
Salah satu nama yang paling menjadi sorotan tentu adalah Rafael Leao. Winger asal Portugal tersebut dikabarkan memiliki peluang cukup besar untuk meninggalkan San Siro setelah beberapa musim menjadi salah satu wajah utama Milan.
Leao memang masih menjadi pemain penting dalam skuad Rossoneri. Namun, performanya yang naik turun sepanjang musim membuat hubungannya dengan sebagian suporter mulai mengalami keretakan.
Dalam tiga laga kandang terakhir melawan Udinese, Juventus, dan Atalanta, Leao bahkan sempat mendapat respons negatif dari tribun San Siro. Situasi tersebut diyakini cukup memengaruhi kondisi mental pemain berusia 26 tahun itu.
- REUTERS/Daniele Mascolo
Padahal selama berseragam Milan, Leao telah memberikan banyak momen penting bagi klub. Ia tercatat sudah mencetak 80 gol dan menjadi salah satu pemain kunci saat Rossoneri meraih Scudetto musim 2021/2022.
Kini, masa depannya mulai dipenuhi tanda tanya. Manchester United dan Fenerbahce disebut menjadi dua klub yang sudah mulai memantau situasi Leao menjelang dibukanya bursa transfer musim panas.
Selain Leao, nasib Santiago Gimenez juga ikut menjadi perhatian. Striker asal Meksiko itu datang dengan ekspektasi tinggi, tetapi justru kesulitan menunjukkan ketajamannya di Serie A.
Jika gagal mencetak gol saat melawan Cagliari, Gimenez terancam menutup musim tanpa satu pun gol di liga bersama Milan. Catatan tersebut tentu jauh dari harapan publik Rossoneri saat dirinya didatangkan.
Situasi tidak jauh berbeda juga dialami Niclas Fullkrug. Penyerang asal Jerman itu sempat memberi harapan pada awal kedatangannya, tetapi performanya perlahan menurun dan gagal memenuhi ekspektasi tim pelatih.
Menurut laporan media Italia, Milan hampir dipastikan tidak akan mempermanenkan Fullkrug dari West Ham United. Artinya, laga melawan Cagliari berpotensi menjadi penampilan terakhirnya di San Siro.
Di lini belakang, nama Fikayo Tomori juga mulai dikaitkan dengan kemungkinan hengkang. Bek asal Inggris tersebut sebenarnya masih cukup sering dimainkan Massimiliano Allegri, tetapi performanya musim ini dinilai belum benar-benar konsisten.
Kontrak Tomori yang akan habis pada 2027 membuat Milan mulai mempertimbangkan berbagai opsi. Rossoneri disebut tidak menutup kemungkinan melepas sang pemain jika ada tawaran menarik yang datang pada musim panas nanti.
Nasib serupa juga mengintai Ruben Loftus-Cheek dan Pervis Estupinan. Kedua pemain itu dinilai gagal memberi dampak signifikan sepanjang musim sehingga peluang bertahan mereka semakin kecil.
Estupinan bahkan disebut menjadi salah satu transfer paling mengecewakan musim ini. Posisi bek asal Ekuador tersebut perlahan mulai tergeser oleh Davide Bartesaghi yang tampil lebih menjanjikan.
Sementara itu, Youssouf Fofana juga masuk dalam daftar pemain yang masa depannya belum sepenuhnya aman. Meski masih diminati beberapa klub, hubungan sang gelandang dengan Allegri disebut tidak pernah benar-benar berjalan mulus.
Situasi ini membuat laga melawan Cagliari terasa lebih emosional dibanding pertandingan biasa. Di tengah perjuangan mengamankan tiket Liga Champions, sejumlah pemain Milan juga mungkin sedang menjalani malam terakhir mereka bersama publik San Siro.
(sub)
Load more