GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AC Milan Belum Punya Manajemen Baru, Rencana Jual Jelmaan Pirlo Tersendat dan Potensi Cuan Rossoneri Terancam Hilang

Masa depan Ardon Jashari bersama AC Milan mulai diselimuti tanda tanya besar setelah namanya dikabarkan masuk radar sejumlah klub Serie A.
Minggu, 31 Mei 2026 - 11:25 WIB
Gelandang AC Milan, Ardon Jashari
Sumber :
  • AC Milan

Jakarta, tvOnenews.com - Masa depan Ardon Jashari bersama AC Milan mulai diselimuti tanda tanya besar setelah namanya dikabarkan masuk radar sejumlah klub Serie A. Dua tim yang paling serius memantau situasinya adalah Atalanta dan AS Roma.

Ketertarikan tersebut muncul meski Jashari baru menjalani satu musim bersama Rossoneri. Penampilan gelandang asal Swiss itu memang belum mampu memenuhi ekspektasi tinggi yang sempat mengiringi kedatangannya ke San Siro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat direkrut pada musim panas lalu, Milan harus mengeluarkan dana sekitar 37 juta euro untuk mendapatkan jasa Jashari. Nilai transfer yang besar membuat publik berharap sang pemain bisa langsung menjadi motor permainan di lini tengah Rossoneri.

Namun kenyataannya berjalan jauh dari harapan. Jashari kesulitan menunjukkan konsistensi permainan dan lebih sering tampil di bawah tekanan sepanjang musim.

Beberapa momen positif memang sempat terlihat dari permainan pemain berusia 23 tahun tersebut. Salah satunya ketika ia memberikan assist untuk Rafael Leao dalam pertandingan melawan Como.

Meski begitu, kontribusi tersebut belum cukup mengubah pandangan banyak pihak. Tidak sedikit pendukung Milan yang mulai menganggap Jashari sebagai salah satu pembelian gagal klub musim ini.

Laporan Tuttosport menyebut Atalanta dan Roma tetap melihat potensi besar dalam diri sang pemain. Kedua klub bahkan dikabarkan sudah mulai membuka komunikasi dengan agen dan perwakilan Jashari.

Atalanta disebut tertarik menjadikan Jashari sebagai bagian dari regenerasi lini tengah mereka. Sementara Roma melihat sang pemain sebagai sosok yang cocok untuk memperkuat proyek baru klub musim depan.

Sayangnya, proses negosiasi saat ini masih sulit dilakukan. Penyebab utamanya adalah kondisi internal AC Milan yang belum memiliki struktur manajemen baru setelah perombakan besar dilakukan Gerry Cardinale.

Keputusan pemilik klub untuk memberhentikan sejumlah petinggi Milan membuat aktivitas transfer praktis terhambat. Hingga kini, belum ada sosok yang benar-benar memegang kendali penuh untuk mengambil keputusan terkait bursa pemain.

Situasi tersebut bukan hanya memengaruhi masa depan Jashari. Sejumlah agenda transfer Milan lainnya juga ikut tertunda karena klub masih fokus menyusun ulang struktur organisasi mereka.

Di tengah ketidakpastian itu, peluang Jashari untuk kembali menarik perhatian klub lain sebenarnya masih cukup terbuka. Apalagi, ia masuk dalam daftar pemain Timnas Swiss untuk ajang Piala Dunia mendatang.

Turnamen tersebut bisa menjadi panggung penting bagi Jashari untuk membuktikan kualitasnya. Jika tampil impresif bersama Swiss, nilai pasarnya diprediksi kembali meningkat dan minat dari klub-klub Eropa bisa semakin besar.

Bagi Milan, situasi ini menjadi dilema tersendiri. Di satu sisi, mereka masih ingin memberi kesempatan kepada Jashari, tetapi di sisi lain klub juga membutuhkan dana dan kepastian proyek untuk musim depan.

Sebagian pendukung Rossoneri masih percaya Jashari belum menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mereka menilai musim pertamanya di Italia terlalu sulit karena Milan sendiri tampil tidak stabil sepanjang kompetisi.

Namun ada pula yang menilai menjual Jashari bisa menjadi langkah realistis bagi klub. Terlebih, AC Milan tengah memasuki fase transisi besar yang kemungkinan akan membawa banyak perubahan pada komposisi skuad musim depan.

(sub)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.

Trending

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Asam lambung dapat menjadi gangguan kesehatan yang serius. dr. Zaidul Akbar membagikan sebuah resep minuman alami yang diyakini ampuh mengatasi asam lambung
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT