News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Faktor Finansial Bikin Inter Milan Harus Pilih Salah Satu dari Curtis Jones atau Manu Kone di Bursa Transfer Musim Panas

Juara bertahan Liga Italia, Inter Milan, mulai susun langkah besar untuk memperkuat lini tengah mereka. Kali ini, Nerazzurri disebut akan benar-benar selektif
Senin, 1 Juni 2026 - 17:05 WIB
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu saat Menghadapi AC Milan
Sumber :
  • REUTERS/Matteo Ciambelli

Jakarta, tvOnenews.com - Juara bertahan Liga Italia, Inter Milan, mulai menyusun langkah besar untuk memperkuat lini tengah mereka. Kali ini, Nerazzurri disebut akan benar-benar selektif sebelum mengeluarkan dana besar di bursa transfer.

Dua nama yang kini masuk dalam radar utama Inter adalah Curtis Jones dan Manu Koné. Keduanya sama-sama dianggap mampu memberi warna baru bagi permainan tim asuhan Cristian Chivu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, Inter diyakini tidak akan merekrut keduanya sekaligus. Manajemen klub disebut hanya menyiapkan ruang untuk satu gelandang tambahan pada musim panas ini.

Situasi tersebut tidak lepas dari kondisi skuad yang saat ini sudah cukup padat di sektor tengah. Inter masih memiliki sejumlah pemain senior yang kemungkinan tetap bertahan untuk musim depan.

Henrikh Mkhitaryan disebut semakin dekat dengan perpanjangan kontrak baru bersama klub. Selain itu, Aleksandar Stankovic juga akan kembali bergabung dengan skuad utama setelah menjalani masa pengembangan.

Perubahan posisi Diouf ke area sayap memang membuka sedikit ruang di lini tengah. Namun, Inter tetap harus berhitung agar komposisi skuad tetap seimbang sepanjang musim.

Laporan Corriere dello Sport menyebut faktor finansial menjadi pertimbangan utama dalam proses perekrutan kali ini. Inter tidak ingin gegabah mengeluarkan dana besar tanpa perhitungan matang.

Nama Manu Koné sebenarnya sudah lama masuk daftar incaran Nerazzurri. Musim lalu, Inter bahkan hampir mencapai kesepakatan dengan AS Roma untuk memboyong gelandang asal Prancis tersebut.

Saat itu, nilai transfer yang dibahas mencapai 35 juta euro ditambah bonus. Namun, negosiasi akhirnya gagal dan kini harga Koné justru mengalami kenaikan cukup signifikan.

AS Roma dikabarkan kini meminta bayaran sekitar 50 juta euro untuk melepas sang pemain. Meski begitu, Inter diyakini tidak ingin langsung memenuhi permintaan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manajemen Nerazzurri memahami Roma sedang berada dalam tekanan finansial dan perlu melakukan penjualan pemain sebelum akhir Juni. Situasi itu membuat Inter memilih tetap tenang sambil menunggu peluang negosiasi yang lebih realistis.

Di sisi lain, Curtis Jones juga bukan target murah bagi Inter Milan. Liverpool disebut memasang harga sekitar 30 juta euro ditambah klausul persentase penjualan di masa depan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemkot Cirebon Hentikan Gaji ASN yang Tidak Masuk Kerja 10 Hari Berturut-turut

Pemkot Cirebon Hentikan Gaji ASN yang Tidak Masuk Kerja 10 Hari Berturut-turut

Pemkot Cirebon akan menghentikan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak masuk kerja selama 10 hari berturut-turut tanpa alasan yang sah. Kepala
Wamendagri Wiyagus Tegaskan Pancasila Jadi Perekat Bangsa dan Kunci Perdamaian Dunia: Jangkar Moral Hadapi Turbulensi Global

Wamendagri Wiyagus Tegaskan Pancasila Jadi Perekat Bangsa dan Kunci Perdamaian Dunia: Jangkar Moral Hadapi Turbulensi Global

Wamendagri Wiyagus menjelaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi pedoman bangsa yang mampu menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan.
Polda NTB Ungkap 184 Kasus Kejahatan Jalanan, Amankan 232 Tersangka

Polda NTB Ungkap 184 Kasus Kejahatan Jalanan, Amankan 232 Tersangka

Polda NTB beserta jajaran kabupaten/kota mengungkap 184 kasus kejahatan jalanan dengan 232 tersangka selama periode 1 Januari hingga 31 Mei 2026. Kapolda NTB
Gerindra Beberkan Makna Simbol Gandengan Tangan Prabowo-Megawati di Hari Pancasila

Gerindra Beberkan Makna Simbol Gandengan Tangan Prabowo-Megawati di Hari Pancasila

Terkait gandengan Presiden Prabowo Subianto dengan mantan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri saat Hari Pancasila, telah
Momentum Hari Lahir Pancasila, FKUB Mimika dan Kesbangpol Gelar Sunat Massal Lintas Agama serta Edukasi Kebangsaan

Momentum Hari Lahir Pancasila, FKUB Mimika dan Kesbangpol Gelar Sunat Massal Lintas Agama serta Edukasi Kebangsaan

Puluhan anak dari keluarga Muslim, Kristen, dan Katolik mengikuti program sunat massal gratis dan edukasi wawasan kebangsaan yang digelar oleh FKUB Mimika bersama Kesbangpol.
‎Termasuk Mees Hilgers, John Herdman Undang 3 Pemain Diaspora untuk Ikuti TC Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday

‎Termasuk Mees Hilgers, John Herdman Undang 3 Pemain Diaspora untuk Ikuti TC Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday

John Herdman, mengundang total tiga pemain diaspora untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) bersama tim Garuda meski tak masuk dalam skuad final. Ketiganya tetap diundang untuk TC Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Dedi Mulyadi Salut dengan Remaja Penjual Rempeyek yang Tumbuh Tanpa Ayah: Hebat Kamu Nak

Dedi Mulyadi Salut dengan Remaja Penjual Rempeyek yang Tumbuh Tanpa Ayah: Hebat Kamu Nak

Dedi Mulyadi salut dengan remaja penjual rempeyek di Sukajadi yang tumbuh tanpa ayah. Gubernur Jawa Barat itu borong dagangan dan janjikan tambahan tabungan Rp5 juta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT