Gara-Gara Rafael Leao Sepi Peminat, Rencana Besar AC Milan di Bursa Transfer 2026 Terancam Berantakan
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Masa depan Rafael Leao di AC Milan masih diselimuti tanda tanya. Hingga pertengahan bursa transfer musim panas 2026, belum ada klub yang benar-benar bergerak serius untuk memboyong penyerang asal Portugal tersebut.
Laporan La Gazzetta dello Sport menyebut situasi itu mulai memengaruhi rencana transfer Rossoneri. AC Milan kini kesulitan melanjutkan perburuan pemain incaran karena belum mendapatkan pemasukan dari penjualan Leao.
Dalam waktu sekitar 10 hari ke depan, Leao dijadwalkan bergabung dengan skuad AC Milan di Australia untuk menjalani rangkaian pramusim. Meski keinginannya untuk meninggalkan San Siro sudah diketahui publik, hingga kini belum ada kepastian mengenai klub tujuan berikutnya.
Beberapa klub memang masih memantau situasi sang pemain. Namun, Leao dikabarkan memilih menunggu tawaran dari klub-klub Premier League yang sejak lama menjadi destinasi favoritnya.
Kondisi tersebut membuat manajemen Milan berada dalam posisi yang cukup sulit. Pasalnya, dana hasil penjualan Leao sangat dibutuhkan untuk mendanai transfer gelandang muda Genk, Konstantinos Karetsas, yang memiliki banderol cukup tinggi.
Situasi ini mengingatkan pada kisah beberapa tahun lalu ketika Leao menjadi salah satu pemain paling diburu di Eropa. Seusai membawa Milan meraih Scudetto, Chelsea bahkan sempat mengajukan tawaran fantastis senilai 100 juta euro, tetapi ditolak mentah-mentah oleh Rossoneri.
Seiring berjalannya waktu, performa Leao dinilai tidak lagi berada di level terbaiknya. Cedera yang datang silih berganti serta inkonsistensi permainan membuat nilai pasar sang pemain ikut mengalami penurunan.
- REUTERS/Daniele Mascolo
Perjalanan Leao juga tidak selalu berjalan mulus di bawah pergantian pelatih AC Milan. Paulo Fonseca dan Sergio Conceicao beberapa kali mencadangkannya, sementara Massimiliano Allegri sempat mencoba memainkan Leao sebagai penyerang tengah.
Meski demikian, laporan tersebut menilai penurunan performa Leao bukan semata-mata disebabkan keputusan pelatih. Sang pemain juga dinilai memiliki tanggung jawab karena belum mampu menunjukkan konsistensi yang diharapkan dalam beberapa musim terakhir.
Kini AC Milan dikabarkan siap melepas Leao dengan harga sekitar 60 juta euro. Bahkan, tawaran di kisaran 50 juta euro disebut sudah cukup untuk membuat manajemen mempertimbangkan penjualan pemain berusia 27 tahun itu.
Sayangnya, hingga saat ini belum ada klub yang benar-benar mengajukan penawaran resmi. Situasi tersebut disebut mirip dengan yang pernah dialami Theo Hernandez, ketika Milan ingin menjual pemainnya tetapi kesulitan menemukan peminat yang sesuai.
Penampilan Leao di Piala Dunia 2026 pun belum berhasil mendongkrak minat klub-klub elite Eropa. Ia hanya tampil menonjol saat Portugal mengalahkan Kroasia 2-1 lewat assist yang diberikannya kepada Gonçalo Ramos, meski juga sempat mencetak gol saat Portugal menang 5-0 atas Uzbekistan.
Barcelona dan Manchester United memang sempat dikaitkan dengan Leao. Namun, sejauh ini komunikasi yang terjalin masih sebatas melalui agen dan belum berkembang menjadi negosiasi resmi.
Meski bursa transfer masih menyisakan sekitar 40 hari, AC Milan mulai berpacu dengan waktu. Memperbaiki hubungan dengan Leao yang dikabarkan mulai merenggang juga diyakini bukan pekerjaan yang mudah.
- REUTERS/Daniele Mascolo
Di sisi lain, Aston Villa muncul sebagai salah satu klub yang dinilai memiliki kemampuan finansial untuk merekrut Leao. Klub asuhan Unai Emery itu baru saja memperoleh dana segar dari penjualan beberapa pemain dan akan tampil di Liga Champions musim depan.
Meski begitu, belum ada kepastian apakah Aston Villa benar-benar akan mengajukan tawaran resmi. Leao sendiri dikabarkan masih lebih tertarik melanjutkan karier di Premier League dibanding menerima pinangan dari klub-klub Turki seperti Galatasaray, Besiktas, atau Fenerbahce.
Penyerang Portugal itu juga disebut telah menolak tawaran dari Arab Saudi, meski mantan rekan setimnya, Theo Hernandez, dikabarkan ingin bereuni dengannya di Al Hilal. Untuk saat ini, Leao memilih bersabar sambil menunggu peluang terbaik datang menjelang penutupan bursa transfer.
Sementara itu, AC Milan tidak memiliki rencana memisahkan Leao dari skuad utama selama pramusim. Rossoneri menilai langkah tersebut hanya akan semakin menurunkan nilai jual sang pemain di mata klub-klub peminat.
Penjualan Leao menjadi kunci bagi langkah Milan di sisa bursa transfer musim panas ini. Jika berhasil mendapatkan dana dari transfer tersebut, Rossoneri baru bisa bersaing untuk mendatangkan Konstantinos Karetsas yang hingga kini masih dipertahankan Genk dengan harga sekitar 40 juta euro setelah menolak tawaran 30 juta euro dari Borussia Dortmund.
(sub)
Load more