H-5 Kick Off Liga Singapura, Eks Pelatih Irak Malah Dipecat Lion City Sailors
- Lion City Sailors
Jakarta, tvOnenews.com - Lima hari jelang kick off Singapura 2026-2027, kabar mengejutkan datang dari klub juara, Lion City Sailors.
Lion City Sailors resmi memecat pelatih asal Spanyol, Jesus Casas, hanya lima hari sebelum mereka menghadapi Tampines Rovers pada laga pembuka musim Liga Singapura.
Lion City Sailors mengumumkan perpisahan dengan Jesus Casas pada Selasa (1/9/2026) melalui laman resmi klub.
Dalam pernyataan singkat tersebut, Lion City Sailors memastikan asisten pelatih Varo Moreno akan mengambil alih tugas sebagai pelatih kepala tim utama sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.
Keputusan tersebut cukup mengejutkan mengingat mantan pelatih Timnas Irak ini baru ditunjuk sebagai juru taktik Lion City Sailors pada Februari 2026.
Pelatih berusia 52 tahun itu bahkan sebelumnya menandatangani kontrak yang berlaku hingga akhir musim 2027-2028 bersama klub juara Liga Singapura tersebut.
Dilansir dari laman The Straits Times, Jesus Casas memiliki pengalaman cukup panjang di dunia sepak bola internasional.
Sebelum menangani Lion City Sailors, ia pernah bekerja bersama sejumlah tim muda di Spanyol dan menjadi asisten Javi Gracia ketika menangani klub Inggris, Watford.
Di sisi lain, Jesus Casas ternyata juga sempat masuk dalam daftar kandidat pelatih Timnas Singapura. Namun, posisi tersebut akhirnya diberikan kepada Gavin Lee.
Pemecatan Jesus Casas membuat persiapan Lion City Sailors menghadapi musim baru menjadi sorotan. Pasalnya, klub tersebut hanya memiliki waktu beberapa hari sebelum kembali bertanding menghadapi Tampines Rovers pada laga Community Shield di Jalan Besar Stadium, Minggu (6/9/2026).
Kelompok suporter resmi Lion City Sailors, The Crew, turut memberikan respons setelah keputusan tersebut diumumkan manajemen. Mereka berharap klub mengambil keputusan secara profesional dan tetap menjaga nilai-nilai yang selama ini menjadi identitas Lion City Sailors.
“The Crew ingin mendukung pelatih kepala yang menghormati klub, memenuhi ketentuan kontrak, dan memberikan 100 persen dalam pekerjaannya," tulis pernyataan suporter The Crew.
“Kami percaya manajemen akan menerapkan standar profesional dan membuat keputusan yang sesuai dengan nilai-nilai LCS. Kami menantikan musim sukses lainnya ke depan, dimulai Minggu ini,” lanjut mereka.
Load more