News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Real Madrid Vs Inter Milan: Jumpa Jose Mourinho, Cristian Chivu Ingin Unjuk Gigi di Hadapan sang Guru

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengutarakan tekadnya untuk unjuk gigi di hadapan Jose Mourinho, yang kini menukangi Real Madrid. Kedua tim akan bertemu di pekan pertama Liga Champions 2026-2027.
Selasa, 8 September 2026 - 13:14 WIB
Pelatih Inter Milan Cristian Chivu
Sumber :
  • REUTERS/Ciro De Luca

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengutarakan tekadnya untuk unjuk gigi di hadapan Jose Mourinho, yang kini menukangi Real Madrid. Kedua tim akan bertemu di pekan pertama Liga Champions 2026-2027.

I Nerazzurri mengawali petualangan mereka di Eropa dengan melawat ke Santiago Bernabeu pada Rabu (9/9/2026) dini hari WIB. Chivu dan anak-anak asuhnya akan berupaya untuk membawa tren positif di Liga Italia ke Liga Champions.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, dalam tiga laga perdana di Liga Italia 2026-2027, Inter berhasil menyapu bersih kemenangan. Terbaru, mereka bangkit dari ketertinggalan dua gol kontra Napoli, dengan meraih kemenangan 3-2 di San Siro.

Chivu pun tidak menutupi rasa antusiasmenya. Dia bertekad untuk menuliskan ulang sejarah penting untuk Inter dengan menaklukkan Madrid.

Terlebih, Santiago Bernabeu merupakan tempat ketika Inter memenangkan trofi Si Kuping Besar terakhir mereka pada 2010 silam. Pada saat itu, Chivu yang masih menjadi pemain, membantu tim asuhan Jose Mourinho mengalahkan Bayern Munich dengan skor 2-0 di final Liga Champions 2009-2010.

"Kita memiliki kewajiban untuk menulis halaman-halaman penting dalam sejarah klub ini. Dalam beberapa tahun terakhir, klub ini telah mencapai puncak yang luar biasa, dan kita harus menulis lebih banyak halaman dalam sejarahnya,” katanya dalam konferensi pers jelang laga, dilansir FCInter1908.

“Perasaan saya di stadion ini? Stadion ini menjadi lebih indah sekarang, lebih modern, dan merupakan suatu kesenangan bagi semua orang untuk memiliki kesempatan bermain di sini,” katanya.

Chivu pun tidak mengingkari bahwa pertemuan melawan Mourinho akan menjadi sesuatu yang spesial. Terlebih, sang pelatih asal Portugal pernah berjasa dalam kariernya.

“Mourinho adalah orang yang istimewa bagi saya; bertemu dengannya adalah berkah yang nyata. Dia membantu saya melewati masa-masa tersulit dalam hidup saya, dan saya tidak akan pernah melupakannya," sambungnya.

Walau begitu, Chivu mengatakan bahwa dirinya tidak pernah meniru Mourinho. Sebab, dirinya punya visi tersendiri dalam sepak bola.

"Saya tidak pernah meniru siapa pun. Saya memiliki visi sepak bola sendiri, yang dikembangkan sebagai pemain dan selama bertahun-tahun di akademi junior, di mana saya memiliki kesempatan untuk bereksperimen dengan hal-hal yang telah bermanfaat bagi saya dalam beberapa tahun terakhir," tuturnya.

Bermain menghadapi Madrid di Bernabeu, yang diasuh oleh Mourinho, bukanlah persoalan enteng. Namun demikian, Chivu dan Inter akan berupaya melakukan yang terbaik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bermain di Bernabeu tidak pernah mudah bagi siapa pun. Inter belum pernah menang di sini selama 60 tahun. Banyak tim yang kesulitan menang di sini,” tandas Chivu.

“Kami akan melakukan yang terbaik, tetapi tanpa kehilangan esensi kami: kami ingin mendominasi, kami ingin menunjukkan bahwa kami telah berkembang dan bahwa tidak ada cara sempurna untuk menghadapi Real Madrid," katanya. (rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kementerian PPPA Apresiasi Peran Perempuan dalam Program TJSL: Upaya Memberikan Ruang bagi Perempuan

Kementerian PPPA Apresiasi Peran Perempuan dalam Program TJSL: Upaya Memberikan Ruang bagi Perempuan

Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih mengapresiasi program TJSL melalui tiga inisiatif di bidang inklusi sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.
Anak Krakatau Melandai, Bakom RI Imbau Warga Tetap Gunakan Masker dan Jaga Kewaspadaan

Anak Krakatau Melandai, Bakom RI Imbau Warga Tetap Gunakan Masker dan Jaga Kewaspadaan

Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI mengonfirmasi bahwa fase erupsi menerus Gunung Anak Krakatau yang sempat berlangsung selama 25 jam kini telah usai. 
Bupati Bogor: Kebakaran TPA Galuga Berasal dari Lahan Pertanian, Bukan Sampah

Bupati Bogor: Kebakaran TPA Galuga Berasal dari Lahan Pertanian, Bukan Sampah

Bupati Bogor, Rudy Susmanto jelaskan, bahwa asal api pemicu kebakaran TPA Galuga, Kecamatan Cibungbulang. Dia mengatakan kebakaran dipicu dari lahan pertanian
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU, Pengamat Maritim: Jembatan Unik Pesantren, Ekonomi Biru, dan Sektor Maritim

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU, Pengamat Maritim: Jembatan Unik Pesantren, Ekonomi Biru, dan Sektor Maritim

KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) resmi terpilih sebagai Ketua Umum Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026–2031.
Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Pertamina Dukung Ekonomi Masyarakat Lewat AFT Babullah

Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Pertamina Dukung Ekonomi Masyarakat Lewat AFT Babullah

Selain avtur, keberlanjutan pasokan BBM untuk masyarakat Ternate, Maluku Utara, juga menjadi bagian penting dari sistem ketahanan energi di wilayah kepulauan.
Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga, TelkomGroup Optimalkan Aset Properti

Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga, TelkomGroup Optimalkan Aset Properti

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memberikan respons positif terhadap rencana pemanfaatan Gedung Media Pratama (GMP) oleh Badan Gizi Nasional (BGN). 

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT