Jurnalis Italia Sentil Ruben Amorim, Ingatkan AC Milan Bisa Kehilangan Permata Berharganya jika Terus Minim Menit Bermain
- AC Milan
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan terancam kehilangan talenta mudanya jika salah menangani pemain. Jurnalis Italia, Matteo Moretto, dengan tegas menyoroti minimnya kesempatan bermain bagi para wonderkid Rossoneri.
Pada bursa transfer musim panas, AC Milan memutuskan mempertahankan kedua pemain muda mereka, Francesco Camarda dan Christian Comotto. Manajemen berharap mereka mendapat menit bermain yang cukup di bawah asuhan Ruben Amorim.
Milan juga memberikan kontrak jangka panjang kepada Camarda dan Comotto hingga 2031. Langkah itu diyakini didorong Gerry Cardinale untuk menjaga aset muda klub.
Namun, rencana tersebut belum berjalan sesuai harapan. Kedua pemain masih minim kesempatan tampil bersama tim utama Rossoneri.
Moretto mengkritik pengelolaan pemain muda oleh Amorim melalui kanal YouTube Fabrizio Romano.
“Pada Juli, Comotto dan Camarda memperpanjang kontrak bersama Milan dan klub menunjukkan kepercayaan besar kepada mereka, baik dari segi durasi kontrak maupun gaji,” ujar Moretto.
Menurut Moretto, Cardinale dan Amorim juga telah menunjukkan kepercayaan kepada keduanya. Namun, kesempatan bermain yang tersedia masih sangat terbatas.
Comotto sempat mendapat tawaran dari Genoa, Parma, Bologna, bahkan Juventus pada musim panas lalu. Sementara itu, Camarda diminati Atalanta dan Fiorentina.
Milan memilih mempertahankan keduanya dengan harapan mereka berkembang di tim utama. Namun, keputusan itu kini dipertanyakan karena menit bermain mereka masih minim.
Moretto menyebut Camarda dan Comotto masing-masing baru bermain delapan menit di semua kompetisi. Padahal, Milan sempat unggul 3-0 atas Lecce dan memiliki peluang untuk memberi mereka kesempatan tampil.
Dalam pertandingan tersebut, Amorim justru memilih memasukkan Musah atau Loftus-Cheek. Keputusan itu memunculkan pertanyaan tentang prioritas pelatih dalam mengembangkan pemain muda.
Moretto juga menyoroti Bartesaghi yang dinilai kehilangan peran penting pada awal musim. Padahal, ia sebelumnya mendapat kesempatan bermain secara konsisten selama satu setengah musim.
Menurut Moretto, Amorim lebih sering memilih Estupinan dibandingkan Bartesaghi. Situasi tersebut menambah sorotan terhadap strategi pengembangan pemain muda di Milan.
Moretto turut mengingatkan kasus Mattia Liberali yang sempat menjalani debut bersama tim utama. Ia kemudian kembali bermain untuk tim Primavera sebelum memilih melanjutkan karier bersama Como.
Ia menilai pengelolaan seperti itu berisiko merugikan Milan secara finansial. Moretto juga menyinggung Lontani yang bergabung dengan Parma secara gratis dan Longoni yang memilih PSG.
Menurutnya, persoalan ini bukan sekadar soal loyalitas pemain terhadap seragam Rossoneri. Keputusan klub juga dapat memengaruhi nilai aset serta potensi keuntungan dari transfer.
Milan kini harus menentukan cara terbaik untuk mengembangkan Camarda dan Comotto. Keduanya bisa dipertahankan atau dipinjamkan agar mendapat menit bermain lebih banyak.
(sub)
Load more