Media Vietnam Sebut Gara-gara Penalti Peralta, Persib Buat Posisi Pelatih The Cong Viettel FC Terancam
- AFC
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Persib Bandung, Mariano Peralta menjadi satu-satunya pencetak gol ke gawang The Cong Viettel FC pada laga pekan kedua babak penyisihan Grup E AFC Champions League Two 2026-2027.
Ternyata keberhasilan Mariano Peralta untuk membawa kemenangan Persib di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026) membuat posisi pelatih The Cong Viettel FC, Velizar Popov terancam karena revolusinya untuk mengubah tim gagal.
Ketika Persib berhasil mempertahankan puncak klasemen Grup E dengan sapu bersih dua laga, The Cong Viettel FC belum mencatatkan kemenangan. Bahkan tim tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan satu poin.
Dikutip dari laman The Thao Van Hoa, runner up Liga Vietnam ini dianggap gagal karena tren negatif tak hanya terjadi di level internasional tapi juga di liga domestik.
"Perubahan untuk mencapai level yang lebih tinggi adalah aspirasi yang ada, tetapi The Cong Viettel menunjukkan bahwa revolusi pelatih Velizar Popov terancam gagal," tulis The Thao Van Hoa, dikutip Kamis (15/10/2026).
"Juara kedua V-League musim lalu ini semakin stagnan dan kekurangan ide, sehingga memberikan tekanan lebih besar pada pelatih asal Bulgaria itu daripada sebelumnya," lanjut laporan tersebut.
Velizar Popov bergabung dengan The Cong Viettel FC pada awal musim 2025-2026 dan mencatatkan hasil apik dengan finis sebagai runner up.
Sayangnya, di awal musim tim kehilangan sejumlah pemain andalannya yang membuat tim kehilangan stabilitas seperti musim lalu seperti striker utama mereka, Lucao yang memutuskan hengkang.
Pengganti Lucao seperti Rimario dan Junior Brandao ternyata tak cukup memberikan awal musim yang layak bagi The Cong Viettel.
Tak hanya soal perekrutan pemain, formasi yang diterapkan Popov ternyata tak efektif untuk menghadapi juara tiga kali Liga Indonesia ini.
The Cong Viettel FC memulai musim baru dengan kemenangan Dong Nai City, namun setelahnya tim mengalami tren negatif termasuk kekalahan dari Cong An Ha Noi dan Hong Linh Ha Tinh di Liga Vietnam serta hasil imbang dari Melbourne Victory di kandang.
Kekalahan dari Persib Bandung pun menjadi puncak permasalahan kegagalan revolusi Popov dalam menerapkan taktik di tim. Bahkan jika tak segera bangkit, justru posisi sang pelatih sendiri yang terancam.
"Popov perlu segera menemukan solusi, mendiversifikasi opsi serangannya, dan mengembalikan semangat juang para pemainnya. Jika tim terus memainkan sepak bola yang monoton dan stagnan seperti ini, pertanyaan tentang masa depannya akan menjadi semakin mendesak," tutup laporan tersebut.
Load more