Kevin Diks Bikin Legenda Jerman Takjub, Singgung Peran Penting Bek Timnas Indonesia di Borussia Monchengladbach
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Jakarta, tvOnenews.com - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, mendapatkan pujian istimewa dari legenda sepak bola Jerman, Lothar Matthaus, berkat penampilannya bersama Borussia Monchengladbach. Mantan kapten Timnas Jerman tersebut bahkan menilai Diks sebagai salah satu pemain kunci yang memiliki jiwa kepemimpinan di dalam skuad Die Fohlen.
Kevin Diks telah menjadi bagian dari Borussia Monchengladbach sejak bergabung pada musim lalu. Pemain berusia 30 tahun tersebut mampu menunjukkan kontribusinya di kompetisi sepak bola Jerman hingga menarik perhatian Lothar Matthaus.
Sepanjang memperkuat Borussia Monchengladbach, Kevin Diks tercatat telah memainkan 40 pertandingan di berbagai ajang. Bek Timnas Indonesia tersebut juga berhasil mengoleksi lima gol selama mengenakan seragam Die Fohlen.
Penampilan Diks rupanya mendapatkan penilaian positif dari Matthaus yang memiliki pengalaman panjang di sepak bola Jerman. Menurutnya, pemain Timnas Indonesia itu bukan hanya memiliki kemampuan bertahan yang baik, tetapi juga karakter yang dibutuhkan sebuah tim.
Matthaus bahkan menyoroti peran penting Kevin Diks dalam skuad Borussia Monchengladbach setelah memasuki musim keduanya. Ia melihat sang pemain memiliki kualitas kepemimpinan yang membuatnya menjadi salah satu sosok penting di lapangan.
"Diks adalah pemain kunci di Monchengladbach setelah memasuki musim keduanya. Dia bagus dalam bertahan. Dia seorang pemimpin, punya karakter di lapangan," ujar Lothar Matthaus, dikutip dari Goal, Minggu (1/11/2026).
Pujian dari Lothar Matthaus tentu menjadi sorotan karena dirinya merupakan salah satu legenda terbesar dalam sejarah sepak bola Jerman. Terlebih, mantan pemain yang dikenal sebagai libero tersebut juga memiliki hubungan erat dengan Borussia Monchengladbach.
Borussia Monchengladbach merupakan klub profesional pertama yang diperkuat Matthaus ketika memulai karier seniornya pada 1979. Ia menghabiskan lima musim bersama Die Fohlen sebelum memutuskan bergabung dengan Bayern Munchen pada 1984.
Selama memperkuat Borussia Monchengladbach, Matthaus tercatat tampil dalam 162 pertandingan Bundesliga dan mencetak 36 gol. Pengalamannya bersama klub tersebut membuatnya memahami karakter dan tuntutan yang harus dimiliki para pemain Die Fohlen.
Di level internasional, Matthaus juga memiliki reputasi besar setelah mencatatkan 150 penampilan dan 23 gol bersama Timnas Jerman. Ia bahkan menjadi salah satu sosok penting ketika Jerman Barat berhasil menjuarai Piala Dunia 1990 yang berlangsung di Italia.
Berbekal pengalaman tersebut, Matthaus memberikan pesan kepada Kevin Diks agar tidak cepat puas dengan penampilannya bersama Borussia Monchengladbach. Ia berharap bek Timnas Indonesia itu terus meningkatkan kemampuan dan menjaga konsistensi agar tetap menjadi pilihan utama tim.
"Yang bisa saya sampaikan untuknya dan semua pemain adalah harus terus bekerja keras setiap hari dan berkembang. Dengan demikian, mereka akan selalu diandalkan tim. Saya rasa dia sangat bagus dan semoga membantu Gladbach bertahan di Bundesliga," tegas pria berusia 65 tahun tersebut.
Di tengah pujian yang diterimanya, Kevin Diks justru sedang menghadapi situasi kurang ideal bersama Borussia Monchengladbach. Pemain Timnas Indonesia tersebut tercatat telah absen dalam tiga pertandingan terakhir yang dijalani Die Fohlen.
Setelah sebelumnya tidak tampil menghadapi Stuttgart dan Karlsruher karena alasan pribadi, Diks kembali tidak masuk skuad ketika Borussia Monchengladbach menjamu Paderborn pada Sabtu (31/10/2026) malam WIB. Kali ini, ketidakhadirannya berkaitan dengan kondisi kebugaran setelah tertinggal dalam program latihan.
Borussia Monchengladbach menjelaskan kondisi Diks menggunakan istilah Trainingsrückstand, yang merujuk pada ketertinggalan latihan dibandingkan rekan-rekan setimnya. Situasi tersebut membuat sang pemain belum kembali mendapatkan kesempatan tampil meskipun sebelumnya memperoleh penilaian positif dari legenda Jerman, Lothar Matthaus.
(igp)
Load more