Cristiano Ronaldo Kejar Rekor 1000 Gol Bersama Al-Nassr, Erik ten Hag: Dia Memang Tak Bisa Lagi di Liga Inggris
- REUTERS/Stringer
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pelatih Manchester United, Erik ten Hag, mengomentari kualitas Cristiano Ronaldo pada saat ini. Meski berpeluang memecahkan rekor 1000 gol dalam kariernya, kualitasnya memang tidak lagi cukup untuk Liga Inggris.
Ten Hag belakangan menjadi pembicaraan publik lagi setelah buka suara soal Ronaldo. Setelah berbicara kepada The Athletic pada beberapa waktu lalu, kini pelatih asal Belanda itu diwawancarai oleh ESPN NL.
Sosok yang kini menjabat sebagai direktur teknik FC Twente tersebut memiliki hubungan yang sulit dengan CR7 di Man United. Itu menjadi penyebab Ronaldo hengkang pada akhir tahun 2022 dan bergabung dengan Al-Nassr pada awal 2023.
"Dia memiliki status khusus. Saya menemuinya sebelum musim dimulai. Saya menjelaskan kepadanya bagaimana kami ingin bermain, apa yang saya harapkan darinya, dan apa yang bisa dia harapkan dari saya. Tetapi pada akhirnya, Anda juga harus memberikan yang terbaik," kata Ten Hag kepada ESPN NL, dilansir Algemeen Dagblad.
Pada usia 41 tahun, Ronaldo masih di klub Arab Saudi itu hingga kini dan sedang mengejar rekor pribadi berupa 1000 gol bersama klub dan negara. Dia baru saja mencetak hattrick dalam kemenangan Al-Nassr atas Al-Kholood dengan skor 5-3 pada Jumat (30/10/2026) lalu.
Itu membuatnya hanya berjarak 15 gol lagi dari rekor 1000 gol. Itu memungkinkan untuk ditembus pada musim ini namun Ten Hag menyoroti bagaimana Ronaldo tidak bisa lagi bersaing di Liga Inggris.
“Itulah persepsinya, dan tentu saja itulah bagaimana dia menjadi begitu hebat. Tetapi pada akhirnya, dia tidak lagi mampu mengumpulkan energi untuk melakukannya setiap hari. Jika Anda tidak bisa melakukan itu lagi, peraturan Liga Inggris sangat kejam. Maka Anda tidak akan bisa bersaing,” kata Ten Hag.
“Pada saat seperti itu, saya harus membuat pilihan demi kepentingan tim. Pada akhirnya, pilihan ada padanya: apakah dia ingin melakukan investasi itu atau tidak,” tambahnya.
Pada musim ini, Ronaldo masih bertaji di Arab Saudi dengan mencetak sembilan gol dari 12 laga di semua ajang bersama Al-Nassr. Dia pun sudah melesakkan total 132 gol dari 154 pertandingan di semua ajang sejak gabung Faris Najd.
Namun demikian, performanya di luar klub dikritisi. Meski mencetak tiga gol di Piala Dunia 2026 lalu, Portugal tersingkir di fase 16 besar karena dikalahkan Spanyol.
Terakhir, pada jeda internasional Oktober lalu, Ronaldo mendadak meninggalkan tim karena pertikaian dengan pelatih Jorge Jesus. Dia sudah dihukum namun diharapkan sudah kembali kepada Selecao das Quinas pada jeda internasional pekan depan. (rda)
Load more