News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jay Idzes Bongkar Situasi Ruang Ganti Sassuolo Usai Dekati Zona Degradasi Liga Italia: Semua Terdiam Tanpa Banyak Bicara

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mulai rasakan beratnya perjuangan Sassuolo di Liga Italia. Kekalahan beruntun membuat ruang ganti I Neroverdi terasa sunyi.
Selasa, 3 November 2026 - 19:32 WIB
Pertandingan Sassuolo di Liga Italia
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mulai merasakan beratnya perjuangan Sassuolo di Liga Italia. Kekalahan beruntun membuat situasi ruang ganti I Neroverdi semakin mengkhawatirkan.

Jay Idzes sendiri baru saja kembali bermain setelah absen lebih dari sebulan akibat cedera serius. Namun, penampilannya setelah pulih dari cedera harus berakhir dengan kekalahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sassuolo kembali menelan kekalahan menyakitkan saat menjamu Fiorentina pada pekan ke-10 Serie A, Senin (2/11/2026). Bermain di Mapei Stadium, mereka takluk dengan skor 2-4.

Hasil tersebut memperpanjang tren negatif tim asuhan Alberto Aquilani. Sassuolo kini sudah menelan empat kekalahan beruntun setelah sebelumnya tumbang dari Frosinone, Como, dan Lazio.

Rentetan hasil buruk itu membuat posisi mereka merosot tajam di klasemen sementara. Setelah sempat menghuni peringkat kesembilan pada pekan kelima, Sassuolo kini terdampar di posisi ke-17.

Posisi tersebut hanya satu tingkat di atas batas zona degradasi. Situasi ini tentu menjadi peringatan serius bagi Domenico Berardi dan rekan-rekannya.

Masalah terbesar Sassuolo terlihat dari rapuhnya barisan pertahanan mereka. Dalam empat kekalahan terakhir, klub berjuluk I Neroverdi itu sudah kebobolan 16 gol atau rata-rata empat gol setiap pertandingan.

Jay Idzes menjadi salah satu pemain yang memahami betapa beratnya situasi tersebut. Bek Timnas Indonesia itu sebelumnya pernah berjuang menyelamatkan Venezia dari ancaman degradasi.

Pengalaman tersebut terjadi ketika Idzes memperkuat Venezia pada musim 2024/2025. Sayangnya, perjuangan mereka berakhir pahit setelah I Lagunari gagal bertahan di Serie A.

Karena itu, Idzes memahami bahwa persaingan menghindari degradasi membutuhkan mentalitas berbeda. Ia mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap situasi Sassuolo saat ini sebagai persoalan biasa.

"Saya tahu karena saya pernah bermain di Venezia. Jika Anda bermain untuk menghindari degradasi, semua pertandingan adalah sebuah perang," kata Idzes, dikutip dari TMW.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bek berdarah Belanda tersebut juga menekankan pentingnya perjuangan dan mentalitas seluruh pemain. Menurutnya, Sassuolo memiliki kualitas untuk bersaing, tetapi hal itu harus dibuktikan melalui penampilan di lapangan.

Idzes turut menyoroti hilangnya keseimbangan permainan Sassuolo ketika menghadapi Fiorentina. Ia menilai timnya beberapa kali kehilangan kendali hingga memberi lawan kesempatan mencetak gol.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Proyek strategis pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, dipastikan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Desember 2026
Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Pemilih akun @allwinshihombing mengunggah postingan tentang kekecewaannya terhadap outlet Mie Gacoan yang ikut menaruh nota pembelian di atas piring berisi mi.
Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Pedro Acosta memilih menghabiskan waktu di Indonesia setelah menyelesaikan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang.
Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Pemerintah Indonesia tengah mematangkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan bahan bakar berbasis etanol dengan campuran hingga 50 persen (E50).
Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Teuku Razzaa Fachrezzi Aziz mengakhiri karier sepak bola profesional pada usia 22 tahun setelah meninggalkan Arema FC dan memilih menekuni cabang olahraga lain.
Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson memperkenalkan Sprint 440, motor cruiser bermesin 440 cc dengan tenaga 27 dk dan torsi 38 Nm yang dibanderol sekitar Rp121 juta di Inggris.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT