GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Head to Head Berbeda Tipis, Belanda Waspadai Ekuador di Piala Dunia 2022

Belanda versus Ekuador seperti final Grup A Piala Dunia 2022. Dua negara punya nilai sama persis dan harus saling mengalahkan untuk memastikan maju ke 16 Besar.
Jumat, 25 November 2022 - 16:36 WIB
Rekor pertemuan memperlihatkan kekuatan dua tim cukup setara.
Sumber :
  • tvonenews

Doha, Qatar – Belanda versus Ekuador seperti final Grup A Piala Dunia 2022. Dua negara punya nilai sama persis dan harus saling mengalahkan untuk memastikan maju ke 16 Besar.

Dua peringkat teratas Grup A Piala Dunia 2022, Belanda dan Ekuador menggenggam nilai yang sama persis. Dua negara menyimpan 3 poin dari hasil kemenangan 2-0 atas Senegal dan Qatar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbedaan terletak hanya pada aspek disiplin. Ekuador menerima sanksi dua kartu kuning saat melawan Qatar. Belanda mendapat satu kartu saja atas nama Matthijs de Ligt sehingga tim arahan pelatih Louis van Gaal unggul dari segi fair play atas pasukan binaan Gustavo Alfaro.

Pertama ke 16 Besar Piala Dunia 2022
Pertandingan di Stadion Ar Rayyan seperti final. Pemenang duel pada Jumat (25/11/2022) malam sudah pasti lolos ke putaran 16 Besar, minimal dengan nilai 6 poin dari dua kemenangan.

Siapa berpeluang lolos duluan ke perdelapanfinal? Jika menyimak catatan lama, dua negara memiliki kekuatan setara. Dalam dua kesempatan pertandiingan persahabatan, Belanda menang tipis 1-0 atas Ekuador pada 2006, dan kemudian imbang 1-1 pada 2014.

Meski bukan patokan, rekor pertemuan pada masa lalu bisa membangkitkan semangat Ekuador untuk membalas. Catatan head to head pun membantu kepercayaan diri Belanda untuk mendominasi pertemuan pada perhelatan di tingkat resmi kejuaraan besar di bawah kendali FIFA.

Statistik Menuju Qatar 2022
- Sebelum berjumpa lagi di Qatar 2022, dua negara sudah pernah bertemu dua kali dalam laga persahabatan. Belanda menang 1-0 pada 2006, dan kemudian imbang 1-1 pada 2014.

- Belanda sudah hadir 10 kali di Piala Dunia dan Qatar 2022 merupakan kesempatan ke-11.

- Pasukan Oranye sudah tiga kali menjadi runner-up Piala Dunia, yakni secara beruntun di Jerman 1974 dan Argentina 1978, serta di Afrika Selatan 2010.

- Tim dari Negeri Rendah juga lolos ke putaran final di Qatar setelah memuncaki grup kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa.

- Sejak kalah oleh Ceko di EURO 2020, Belanda kemudian tak terkalahkan dalam 16 pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

- Di Qatar 2022, Belanda memulai langkah dengan menang 2-0 atas Senegal.

- Belum sebanyak Belanda, tapi Ekuador juga berpengalaman hadir di Piala Dunia. Dari tiga kali tampil, tim Negeri Khatulistiwa mencapai hasil terbaik pada 16 besar Piala Dunia 2006 di Jerman.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT