GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Head to Head Ghana vs Uruguay, Bukan Cuma Luis Suarez dan Dendam Piala Dunia 2010

Pertemuan di Afrika Selatan selamanya membekas dalam ingatan Ghana terhadap Uruguay. Akankah pertandingan kedua meninggalkan cerita baru di Piala Dunia 2022?
Jumat, 2 Desember 2022 - 19:28 WIB
Ghana dan Uruguay ingin tuntaskan urusan di Qatar 2022.
Sumber :
  • tvonenews

Doha, Qatar – Pertemuan di Afrika Selatan selamanya membekas dalam ingatan Ghana terhadap Uruguay. Akankah pertandingan kedua meninggalkan cerita baru di Piala Dunia 2022?

Ghana seharusnya sudah membukukan sejarah. Andai tembakan Stephen Appiah menjadi gol, Tim Bintang Hitam meluncur ke semifinal dan menjadi wakil Afrika pertama bisa menjejak 4 Besar Piala Dunia bila menang 2-1 atas Uruguay pada 2010.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bola mental dari blok kaki Luis Suarez, Dominic Adiyiah menanduk balik ke gawang Fernando Muslera tapi masih ada Suarez di garis gawang.

Luis Suarez bertindak patriotik bagi negaranya. Ia melakukan apa saja untuk mempertahankan Uruguay dari kekalahan. Luisito Suarez bahkan bertingkah curang, menghalangi bola masuk ke gawang dengan tangannya padahal ia bukan kiper.

Ulah Suarez membuat Ghana batal menang. Bahkan sesudah mendapat hadiah penalti, Asamoah Gyan malah gagal mengeksekusi dengan benar. Skor 1-1 bertahan sampai dua babak tambahan selesai.

Dengan keunggulan jumlah pemain, Ghana malah kemudian menyerah kalah dalam drama adu penalti.

Bukan 2010, Ini Piala Dunia 2022


Tak ingin lagi mengenang kepahitan di Afrika Selatan, Ghana kini menatap Qatar dengan semangat untuk lolos ke putaran kedua.

"Saya sangat percaya jika Anda tidak mencari terlalu banyak untuk membalas dendam untuk hal-hal semacam ini, kadang Anda mendapat lebih banyak berkat," ungkap Otto Addo, pelatih Ghana.

Di Qatar, Ghana wajib mengalahkan Uruguay  untuk menghindari tersingkir lebih awal dari turnamen tertinggi FIFA. Hasil imbang juga sudah cukup bagi The Black Stars untuk menemani Portugal ke fase knockout. Tapi situasi berubah kalau pada laga lain Korea Selatan menang.

Uruguay pun harus menang. Pelatih harus bisa melecut duet striker kawakan, Luis Suarez dan Edinson Cavani, yang punya pengalaman mengalahkan Ghana di Afrika Selatan. Dua kawan sejak junior dan berasal dari kampung yang sama pun akan menemani penyerang muda, Darwin Nunez.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami akan menggunakan semua senjata yang kami punya," kata Alonso. "Kami harus tampil lepas. Tim harus santai bermain."

Tapi Uruguay tak bisa santi bila memikirkan Ghana kini memiliki pemain tajam. Selain abang-adik yang menjabat kapten dan wakil kapten, Andrew Ayew dan Jordan Ayew, pelatih Otto Addo sekarang dapat mengandalkan Mohammed Kudus.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Presiden Prabowo menaikkan gaji hakim secara signifikan hingga mendekati 300 persen sebagai upaya memperkuat independensi dan mencegah praktik suap dalam sistem peradilan.
Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026: Trio Asing Baru Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Tampil Impresif

Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026: Trio Asing Baru Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Tampil Impresif

Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026 setelah pertandingan Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Zhaiyk VC yang berlangsung pada hari Rabu, 13 Mei.
Ramai Diprotes, MPR Sebut Polemik Lomba Cerdas Cermat Jadi Latihan Demokrasi

Ramai Diprotes, MPR Sebut Polemik Lomba Cerdas Cermat Jadi Latihan Demokrasi

Ketua MPR Ahmad Muzani menyebut polemik LCC 4 Pilar di Kalbar sebagai bagian dari latihan demokrasi dan memastikan final akan diulang.
Tak Ingin Kekumuhan Dibiarkan, Dedi Mulyadi soal 35 Tahun Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar: Fungsi Harus Dikembalikan Sebagaimana Mestinya

Tak Ingin Kekumuhan Dibiarkan, Dedi Mulyadi soal 35 Tahun Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar: Fungsi Harus Dikembalikan Sebagaimana Mestinya

Tak ingin kekumuhan dibiarkan berkepanjangan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terjun langsung untuk menertibkan kios-kios liar yang telah puluhan tahun memenuhi trotoar di Kota Bandung.
Pembangunan Papua Jadi Perhatian, Infrastruktur hingga Pendidikan Terus Didorong

Pembangunan Papua Jadi Perhatian, Infrastruktur hingga Pendidikan Terus Didorong

Pakar Unpad Rusdin Tahir menilai Papua perlu dipahami secara objektif dan utuh, termasuk melihat capaian pembangunan dan tantangan yang masih dihadapi.
Buntut Polemik LCC MPR RI Kalbar Berujung Lomba Ulang, Juri dan MC Dinonaktifkan

Buntut Polemik LCC MPR RI Kalbar Berujung Lomba Ulang, Juri dan MC Dinonaktifkan

Imbas polemik penjurian Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, juri dan mc dinonaktifkan. Desakan agar lomba diulang akhirnya

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT