News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tampil Gemilang, Kiper Kroasia Cetak Sejarah Piala Dunia usai Gagalkan Tiga Tendangan Penalti Jepang

Gelegar Qatar Piala Dunia 2022 yang penuh rekor, Dominic Livakovic tampil gemilang, Kiper Kroasia cetak sejarah Piala Dunia usai gagalkan tiga tendangan Penalti
Selasa, 6 Desember 2022 - 07:30 WIB
Dominik Livakovic tampil gemilang, Kiper Kroasia cetak sejarah Piala Dunia.
Sumber :
  • Instagram @dominiklivakovic40

Jakarta - Gelegar Qatar Piala Dunia 2022 yang penuh kejutan rekor dalam pertandingan babak 16 besar yang mempertemukan Timnas Kroasia kontra Jepang. Sayang sekali, langkah Samurai Biru harus terhenti. Dominik Livakovic tampil gemilang, Kiper Kroasia cetak sejarah Piala Dunia usai gagalkan tiga tendangan penalti, Selasa 6/12/2022)Ā 

Dua wakil Asia yang berlaga di babak 16 besar Piala Dunia 2022, salah satunya Timnas Jepang yang cukup memberi kejutan pada laga pembuka membungkam Jerman. Tetapi sayang langkah terhenti di laga menuju perempatfinal dengan skor 3-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skor 1-1 berakhir hingga babak kedua yang diikuti adu penalti, Samurai Biru harus mengakui kakalahan. Tampil gemilang, Kiper Kroasia cetak sejarah Piala Dunia usai gagalkan tiga tendangan Penalti.
Tak lama berselang, Wakil Asia lainnya harus gugur yaitu Korea Selatan setelah ditumbangkan oleh Brasil dengan skor 4-1. Son Heung-min dan kawan-kawan harus angkat koper setelah memberi kejutan hingga melaju ke babak 16 besar.


Dominik Livakovic tampil gemilang, Kiper Kroasia cetak sejarah Piala Dunia. (Instagram @dominiklivakovic40)

Menilik laga Kroasia kontra Jepang, sepertinya Vatreni julukan Timnas Kroasia. Memiliki pahlawan baru. Hal itu dibuktikan saat konta Jepang dan mengklaim kemenangan dalam drama adu penalti pertama di turnamen edisi Piala Dunia kali ini.

Dominik Livakovic langsung memasang badan dan membuktikan dirinya kepada dunia.

Kiper Dinamo Zagreb yang kini berusia 27 tahun tampil gemilang dengan menyelamatkan dua sepakan penalti pertama Jepang yang dieksekusi oleh Takumi Minamino dan Kauro Mitoma.

Kiper Kroasia Dominik Livakovic dengan aksi penyelamatan gemilang kontra Jepang. (via-HSN)

Takuma Asano mampu membobol gawang Domicik Livakovic pada percobaan penalti ketiga. Namun, Livakovic membukti dirinya dengan bangkit lagi ketika dia berhasil memblok tendangan penalti keempat Jepang yang dieksekusi oleh Maya Yoshida.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari VIVA yang mengutip dari Opta Joe, Kiper Kroasia, Dominik Livakovic Ā membuat sejarah dengan kiper ketiga dalam sejarah Piala Dunia yang melakukan tiga penyelamatan dalam satu adu penalti.

Livakovic mengikuti jejak kiper Portugal yang bernama Ricardo saat itu menyelamatkan tiga penalti saat melawan Inggris di Perempatfinal Piala Dunia 2006 untuk memenangan babak tos-tosan dengan skor 3-1.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT