AC Milan Bungkam Inter, Massimiliano Allegri Bongkar Rencana Rahasia di Balik Gol Penentu Pervis Estupinan
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Massimiliano Allegri mengungkapkan gol kemenangan AC Milan dalam Derby della Madonnina memang sudah dipersiapkan mengeksploitasi kelemahan pertahanan Inter Milan.
Meski demikian, ia tetap menegaskan Nerazzurri masih menjadi favorit utama dalam perebutan gelar Serie A musim ini.
Milan berhasil menang 1-0 atas Inter Milan di San Siro, Senin (9/3/2026), lewat gol tunggal Pervis Estupinan.
Bek kiri Rossoneri itu mencetak gol pertamanya untuk klub setelah memanfaatkan umpan terobosan dari Youssouf Fofana dan menaklukkan kiper Inter, Yann Sommer.
Menariknya, Allegri mengakui bahwa situasi tersebut memang sudah dirancang dalam sesi latihan Milan sebelum pertandingan.
“Luis Henrique adalah pemain yang sangat bagus, tetapi kami sudah mempersiapkan situasi itu dalam latihan,” ujar Allegri kepada DAZN Italia.
Ia menambahkan bahwa sebelum gol tersebut tercipta, Milan sebenarnya sudah memiliki peluang serupa.
“Sebelum gol itu ada umpan silang dari Adrien Rabiot yang hampir bisa disambar Estupiñán jika ia membaca situasinya lebih cepat. Fofana juga bermain sangat baik dengan assist tersebut,” katanya.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Milan. Terakhir kali Rossoneri mampu memenangkan dua Derby della Madonnina dalam satu musim Serie A terjadi pada musim 2010-2011, saat Allegri juga menjadi pelatih dan akhirnya membawa Milan meraih Scudetto.
Ketika ditanya soal kenangan tersebut, Allegri hanya tersenyum.
“Waktu itu semuanya berakhir dengan memenangkan Scudetto,” ujarnya.
Meski begitu, pelatih asal Italia tersebut tetap realistis melihat situasi klasemen.
Inter masih memimpin dengan keunggulan tujuh poin di puncak klasemen dengan 10 pertandingan tersisa.
“Inter masih tim terkuat dan favorit utama untuk Scudetto. Selisih tujuh poin itu keuntungan besar bagi mereka,” kata Allegri.
Ia menilai timnya masih harus meningkatkan efektivitas di sepertiga akhir lapangan agar bisa lebih tajam dalam memanfaatkan peluang.
Di sisi lain, kemenangan derby ini sangat penting bagi Milan karena juga menjaga jarak dengan para pesaing di papan atas.
“Kami berhasil menjaga jarak dari Juventus di angka minus 10 poin, lalu Como dan Roma di minus sembilan. Jadi, kemenangan ini sangat penting,” jelasnya.
Allegri juga menegaskan target utama Milan tetap mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
“Kami bekerja selama tujuh bulan untuk memastikan bahwa pada bulan Maret kami berada dalam kondisi terbaik, karena inilah periode ketika pertandingan paling penting dimainkan,” katanya.
Dalam pertandingan tersebut, Milan tampil agresif di babak pertama dan menekan pertahanan Inter sejak awal.
Namun, setelah turun minum, Rossoneri harus bermain lebih bertahan karena Inter meningkatkan intensitas permainan.
“Kami menghabiskan banyak energi di babak pertama. Setelah jeda, Inter meningkatkan tempo dan kami terpaksa bertahan lebih dalam,” ujar Allegri.
Meski demikian, ia menilai Inter tidak menciptakan banyak peluang berbahaya.
“Selain peluang Federico Dimarco, saya tidak ingat ada peluang nyata dari Inter. Bahkan kami sebenarnya bisa saja unggul 2-0 sebelum jeda,” katanya.
Kemenangan tersebut juga disaksikan langsung oleh pemilik Milan, Gerry Cardinale, yang hadir di San Siro untuk pertama kalinya dalam 18 bulan terakhir.
Ia bahkan turun ke ruang ganti setelah pertandingan untuk memberikan selamat kepada para pemain.
Allegri mengingatkan timnya untuk tetap rendah hati meski meraih kemenangan penting.
“Kita harus menikmati kemenangan ini, tetapi kita juga tahu bahwa kita belum mencapai apa pun. Yang penting, kemenangan ini membawa kami ke 60 poin dan membuat moral tim meningkat,” pungkasnya.(lgn)
Load more