Tak Mau Kalah! Cesc Fabregas Adopsi Gaya Arsenal dan Real Madrid untuk Hadapi Inter Milan
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengungkapkan pendekatan taktis barunya jelang laga krusial menghadapi Inter Milan dalam lanjutan Serie A.
Fabregas mengaku banyak mendapatkan inspirasi dari tim-tim top Eropa seperti Real Madrid, Arsenal, hingga Bayern Munich dalam merancang strategi permainan timnya.
Tekanan kini berada di pundak Como setelah tren lima kemenangan beruntun mereka terhenti usai ditahan imbang 0-0 oleh Udinese. Situasi itu dimanfaatkan Juventus untuk sementara merebut posisi empat besar.
“Para pemain telah membuktikan keberanian, karakter, dan fokus mereka. Hal tersulit adalah meyakinkan pemain, dan mereka telah memberikan yang terbaik,” ujar Fabregas kepada DAZN Italia.
Dalam laga melawan Inter kali ini, Fabregas mencoba pendekatan berbeda. Ia menurunkan formasi menyerang dengan menempatkan Tasos Douvikas, Martin Baturina, Nico Paz, dan Assane Diao secara bersamaan di lini depan.
Biasanya, Fabregas mengandalkan Nico Paz sebagai false nine dalam laga besar. Namun kali ini ia memilih pendekatan lebih agresif.
“Setiap pertandingan berbeda. Kami adalah tim muda yang masih belajar, tetapi kini kami semakin percaya diri dan memahami dinamika permainan,” jelasnya.
Fabregas juga menegaskan bahwa pendekatan di Serie A berbeda dengan kompetisi seperti Coppa Italia yang menggunakan sistem dua leg.
“Di liga, kami fokus satu pertandingan demi satu pertandingan. Identitas kami adalah menyerang. Kami harus percaya diri saat menguasai bola, terutama melawan tim yang dominan,” tambahnya.
Menariknya, Fabregas baru saja menyaksikan langsung laga besar Liga Champions di Santiago Bernabeu antara Real Madrid dan Bayern Munich. Ia juga memantau pertandingan lain seperti Atalanta vs Bayern serta Arsenal melawan Bayer Leverkusen.
Dari sana, ia mengaku banyak belajar tentang detail permainan di level tertinggi.
“Saya suka melihat pemain-pemain top bermain langsung—sentuhan pertama, kontrol, dan cara mereka menghadapi tekanan. Itu level yang ingin saya capai bersama tim ini,” ungkap Fabregas.
Ia berharap ide-ide tersebut bisa segera diterapkan kepada para pemain muda Como untuk terus berkembang di kompetisi kasta tertinggi Italia.
Load more