GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Barcelona Terancam Dilarang Mengikuti Liga Champions setelah Didakwa Menyuap Eks Komite Wasit

Barcelona terancam tidak bisa bermain di Liga Champions di tengah dakwaan kasus suap kepada eks wakil presiden komite wasit Spanyol, Maria Enriquez Negreira oleh Kantor Kejaksaan Umum.
Sabtu, 11 Maret 2023 - 13:00 WIB
Barcelona juara Liga Champions 2010/2011
Sumber :
  • Barcelona

tvOnenews.com - Barcelona terancam tidak bisa bermain di Liga Champions di tengah dakwaan kasus suap kepada eks wakil presiden komite wasit Spanyol, Maria Enriquez Negreira oleh Kantor Kejaksaan Umum.

Mengutip dari Marca, UEFA tidak ingin citra Liga Champions dirusak oleh kehadiran tim asal Catalan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut peraturan Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Konferensi dalam Paragraf G Pasal 4, klub dilarang keras berpartisipasi dengan cara apa pun dalam perubahan ilegal pertandingan di tingkat nasional dan internasional.

UEFA juga berhak untuk tidak menerima klub yang tidak memenuhi ketentuan tersebut.

tvonenews

Sebelumnya, Barcelona didakwa melakukan korupsi setelah diduga membayar lebih dari 6,4 juta poundsterling atau sekitar Rp119 miliar antara tahun 2001 sampai 2018 kepada perusahaan milik eks wakil presiden komite wasit Spanyol, Maria Enriquez Negreira.

Mengutip dari laman Sky Sports, Kantor Kejaksaan Umum mengungkapkan, Jaksa Spanyol telah mengajukan pengaduan terhadap Barcelona dan dua mantan presiden klub Liga Spanyol atas dugaan pembayaran kepada perusahaan tersebut.

Pembayaran terhadap Maria Enriquez Negreira tersebut bertujuan untuk mempengaruhi hasil pertandingan. Diduga, Barcelona mengeluarkan uang sebesar Rp119 miliar antara tahun 2001 sampai 2018.

Enriquez Negreira ketika itu menjabat di asosiasi sepak bola Spanyol antara tahun 1993 sampai 2018. Jaksa mengklaim bahwa ada perjanjian rahasia dengan imbalan uang dari Barcelona kepada Enriquez Negreira.


Mantan pemain Barcelona, Lionel Messi mengangkat trofi Liga Champions 2010/2011. Foto: Barcelona.

Dalam perjanjian tersebut, Barcelona akan diuntungkan oleh keputusan wasit serta hasil kompetisi secara keseluruhan. Seorang pejabat senior Barcelona kepada Reuters menyatakan dakwaan tersebut belum tentu benar.

"tidak lebih dari hipotesis penyelidikan awal. Sekarang adalah saat penyelidikan yudisial dimulai dengan benar. Klub akan sepenuhnya bekerja sama dengan penyelidikan dengan segala cara yang diperlukan," kata pejabat tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya pun menegaskan bahwa tidak benar sama sekali Barcelona mencoba untuk membeli wasit demi memenangi sebuah pertandingan. Maka dari itu, Blaugrana akan membuktikan bahwa dakwaan tersebut salah.

Selain itu, Barcelona juga diduga menyewa konsultan eksternal yang memberi laporan teknis terkait wasit profesional. Hal tersebut merupakan hal umum dalam dunia sepak bola profesional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komut Pertamina Tinjau Dampak Gempa, Pastikan Stok BBM NTT Aman

Komut Pertamina Tinjau Dampak Gempa, Pastikan Stok BBM NTT Aman

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan meninjau Fuel Terminal (FT) Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Buntut Skandal Penistaan di Event The Sounds Project, Pabrik Miras di Bogor Didemo Ormas Islam

Buntut Skandal Penistaan di Event The Sounds Project, Pabrik Miras di Bogor Didemo Ormas Islam

Ratusan massa dari berbagai Ormas Islam di antaranya FPI, BPPKB, serta majelis taklim menggelar unjuk rasa di depan pabrik PT Inti Tirta Sari Makmur, Citeureup
Jelang Muktamar ke-35, Warga NU Ingatkan Akan Hal Ini

Jelang Muktamar ke-35, Warga NU Ingatkan Akan Hal Ini

Jelang perhelatan Muktamar Nahdatul Ulama (NU) ke-35 turut menjadi perbincangan hangat publik.
Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Sebut Proses Hukum terhadap Kliennya Dinilai Terburu-buru

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Sebut Proses Hukum terhadap Kliennya Dinilai Terburu-buru

Tim Kuasa Hukum eks Jaksa Agung Muda Pidana khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menyebut proses hukum terhadap kliennya terlalu terburu-buru.
42 Kampus Himapolindo Ajak Isi Kemerdekaan, Bukan Sekedar Retorika Merebut Kemerdekaan

42 Kampus Himapolindo Ajak Isi Kemerdekaan, Bukan Sekedar Retorika Merebut Kemerdekaan

Momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi ajang refleksi kritis sekaligus konsolidasi kebangsaan bagi para mahasiswa.
Karutan I Medan: Kami Tidak Alergi Pemberitaan demi Perbaikan, Tapi Jangan Fitnah!

Karutan I Medan: Kami Tidak Alergi Pemberitaan demi Perbaikan, Tapi Jangan Fitnah!

Karutan Kelas I Medan, Andi Surya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat serta seluruh pihak yang turut berikan perhatian terhadap keamanan

Trending

Bung Ropan Resmi Umumkan Garuda Calling, Timnas Indonesia Diklaim Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026

Bung Ropan Resmi Umumkan Garuda Calling, Timnas Indonesia Diklaim Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026

Dari 26 pemain yang disebut, Bung Ropan mengungkapkan kejutan terbesar dengan absennya bek sekaligus kapten kedua Timnas Indonesia, Rizky Ridho.
Semangat Peringati HUT ke-81 RI, Warga Paniai Berbondong-bondong Kibarkan Merah Putih di Bukit Gobairo

Semangat Peringati HUT ke-81 RI, Warga Paniai Berbondong-bondong Kibarkan Merah Putih di Bukit Gobairo

Semangat memperingati HUT ke-81 RI tetap terasa kuat di Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Siap-siap Hoki, 5 Zodiak ini Diprediksi Ketiban Keberuntungan Tak Terduga Besok 19 Agustus 2026

Siap-siap Hoki, 5 Zodiak ini Diprediksi Ketiban Keberuntungan Tak Terduga Besok 19 Agustus 2026

Siap-siap jadi hoki! 5 zodiak ini diprediksi bakal ketiban keberuntungan tak terduga pada 19 Agustus 2026. Mulai dari rezeki, karier, hingga peluang baru.
BNN, Bea Cukai, dan Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Narkotika Cair, 10 WN Myanmar Diamankan

BNN, Bea Cukai, dan Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Narkotika Cair, 10 WN Myanmar Diamankan

Tim gabungan yang terdiri dari BNN RI, Bea Cukai, dan Polda Kepri gagalkan penyelundupan narkoba jenis methamphetamine cair lebih dari 1,6 ton di Perairan Tanjung Parit, Bengkalis.
Ricuh Bendera Bulan Bintang, Yusril Minta Aceh Kembali Tenang: Tugas Kita Bersama Perbaiki Ini

Ricuh Bendera Bulan Bintang, Yusril Minta Aceh Kembali Tenang: Tugas Kita Bersama Perbaiki Ini

Pemerintah menegaskan persoalan yang muncul di Aceh perlu diselesaikan melalui dialog dan kerja sama, bukan melalui tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah.
Meski Sambil Gemetaran, Satpam UIN Sumut Rela Panjat Tiang Bendera demi Selamatkan Upacara HUT RI ke-81

Meski Sambil Gemetaran, Satpam UIN Sumut Rela Panjat Tiang Bendera demi Selamatkan Upacara HUT RI ke-81

Satpam UIN Sumut Bayu Andrian nekat panjat tiang bendera meski gemetaran setelah tali terlepas saat upacara HUT RI ke-81. Aksinya menuai apresiasi.
Timnas Indonesia Disorot Klub Top Eropa, Klaim Penggawa Garuda Akan Pecahkan Rekor di Liga Champions: Sejarah Baru!

Timnas Indonesia Disorot Klub Top Eropa, Klaim Penggawa Garuda Akan Pecahkan Rekor di Liga Champions: Sejarah Baru!

Timnas Indonesia mendapat sorotan dari Lille setelah Calvin Verdonk diklaim bakal menjadi pemain pertama berstatus WNI yang tampil di fase liga Liga Champions.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT