News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geram, Atletico Gagal Cetak Gol, Simeone Kerahkan Anaknya

Diego Simeone mengerahkan anaknya, Giuliano Simeone, melakukan debut karena kecewa setelah Atletico Madrid gagal mencetak gol saat melawan Granada di Liga Spanyol.
Kamis, 21 April 2022 - 18:04 WIB
Giuliano Simeone jalani debut di Atletico Madrid di bawah arahan pelatih.
Sumber :
  • instagram @giulisimeone

Madrid, Spanyol - Diego Simeone frustrasi dengan kegagalan Atletico Madrid mengalahkan Granada pada lanjutan Liga Spanyol atau La Liga, Kamis (21/04/2022) dini hari WIB. Simeone sampai merasa perlu menugaskan anak kandungnya ikut main.

Hasil imbang dengan Granada pada lanjutan Liga Spanyol atau La Liga, Kamis (21/04/2022) dini hari WIB, membuat geram pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone. Sang pelatih frustrasi karena sepanjang 90 menit, Atletico gagal membongkar pertahanan lawan sehingga harus berbagi skor imbang tanpa gol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan tambahan hanya 1 angka dari hasil seri, Atletico kian tertinggal dari pemuncak Liga Spanyol, Real Madrid, yang pada saat bersamaan menang 3-1 atas Osasuna. Meski menggeser Barcelona dari posisi kedua, Atletico tertinggal 17 poin dari Real Madrid.

Lantaran kecewa melihat kesulitan timnya membongkar pertahanan Granada, Diego Simeone sampai merasa harus memainkan putra kandungnya, Giuliano Simeone. Masuk pada injury time babak kedua, menggantikan posisi Marcos Llorente, Giuliano menjalani debut bersama Atletico dalam usia 19 tahun.

Giuliano mengikuti jejak sang ayah yang merupakan mantan pemain Atletico. Sekitar 28 tahun lalu, pada 1994, Diego Simeone menjalani debut bersama Los Rojiblancos.

Dengan demikian, Giuliano menjadi anak ketiga dari keluarga Simeone yang terjun sebagai pesepakbola profesional, setelah dua kakaknya, Giovanni dan Gianluca lebih dulu berkiprah sebagai pemain.

Putra sulung, Giovanni Simeone, yang berusia 26, menjadi pemain klub Liga Italia, Hellas Verona, dengan status pinjaman dari Cagliari setelah pernah main di Genoa dan Fiorentina. Giovanni tampil cemerlang pada musim 2021/2022. Ia telah mengemas 16 gol di Serie A dan duduk di posisi ketiga dalam daftar top scorer sementara.

Karier anak kedua, Gianluca Simeone, tak secemerlang sang kakak. Pemain 23 tahun kini tampil di divisi ke-4 Liga Spanyol, membela CD Ibiza.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walau memiliki hubungan darah dengan Giuliano, Simeone senior menolak anggapan bahwa keputusan untuk memainkan anaknya sebagai bentuk nepotisme.

"Saya melihat Giuliano sebagai pesepakbola. Kami membutuhkan penyerang, ia menunjukkan apa yang ia punya, yakni kecepatan dan intensitas. Saya harap ketika waktunya tiba, ia bisa mempertahankan kemampuannya karena itu nilai plus yang ia punya," papar Diego Simeone tentang putra ketiganya yang mengikuti jejaknya menjadi pemain Atletico Madrid. (baf/raw)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gagal Total di Bursa Transfer Januari, Inter Milan Baru Bisa Datangkan Pemain Baru di Akhir Musim

Gagal Total di Bursa Transfer Januari, Inter Milan Baru Bisa Datangkan Pemain Baru di Akhir Musim

Inter Milan sudah gagal total di bursa transfer Januari karena tidak berhasil mendapatkan pemain baru. Namun Inter Milan bisa datangkan pemain baru akhir musim.
Respons Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Menkes Siapkan Layanan Psikologi Klinis

Respons Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Menkes Siapkan Layanan Psikologi Klinis

Merespons kasus anak SD bunuh diri di NTT karena tak mampu membeli alat tulis, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut pihaknya sedang menyiapkan layanan psikologi klinis.
Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko soroti pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) terkait perlindungan anak, buntut kasus anak bunuh diri...
Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko mengusulkan agar pemerintah mengevaluasi skema bantuan sosial (bansos) yang dikhususkan menyasar anak.
Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang menyatakan dua terdakwa kasus korupsi pengelolaan Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) di Palang Merah
background

Pekan ke-20

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT