GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bak Langit dan Bumi, Ternyata Asnawi Mangkualam dan Megawati Hangestri Gajinya Tak Sebesar yang Dikira Jika Dibandingkan ...

Asnawi Mangkualam saat ini membela Jeonnam Dragons, klub K-League 2. Dia pun sudah bermain di Korea Selatan sejak 2021 ketika direkrut oleh Ansan Greeners. 
Kamis, 26 Oktober 2023 - 17:40 WIB
Asnawi Mangkualam dan Megawati Hangestri
Sumber :
  • Kolase tvOnenews/Julio-KOVO

tvOnenews.com- Dua atlet Indonesia lintas cabang olahraga, Asnawi Mangkualam dan Megawati Hangestri kini bermain di klub Korea Selatan

Asnawi Mangkualam saat ini membela Jeonnam Dragons, klub K-League 2. Dia pun sudah bermain di Korea Selatan sejak 2021 ketika direkrut oleh Ansan Greeners

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asnawi mengakui gajinya jauh di bawah harga kontraknya di klub sebelumnya, PSM Makassar. Dia pun membandingkan harga kontraknya di Indonesia dan Korea Selatan. 

tvonenews

"Misal di Indonesia, 100, di Korea itu 30-20," kata Asnawi dari YouTube Sport77 Official dilansir Kamis (26/10/2023). 

Asnawi mengakui kesempatan untuk ke Korea Selatan itu tidak ingin disia-siakan meski harga kontraknya sangat jauh. Bahkan Asnawi sempat menunda cicilan rumahnya karena kehilangan kontrak besar dari klub sebelumnya, PSM Makassar. 

Bahkan ayahanda Asnawi, Bahar Muharram sempat melarang Asnawi karena turunnya nilai kontraknya. 

"Haji Bahar tidak setuju, aku bilang kasih kesempatan dua tahun, kalau gaji tidak naik saya kembali. kalau saya tidak dapat harga naik kontrak saya kembali ke Indonesia," kata Asnawi. 

Kini Asnawi sudah memasuki tahun ketiganya di Korea Selatan. Dia pun bersyukur nilai kontraknya sudah naik dibandingkan pertama kali menginjakkan kaki di Korea Selatan. 

"Karena bertahan tiga tahun di Korea sudah naik (kontrak)," kata Asnawi. 

Sama seperti Asnawi, atlet voli putri Megawati Hangestri pun ternyata tidak mengalami kenaikan gaji ketika direkrut oleh tim asal Korea Selatan, Jung Kwan Jang Red Spark. 

Megawati dipilih dari draft pick kuota Asia yang dilakukan oleh Federasi Voli Korea Selatan (KOVO). Karena itu, gaji Megawati dan pemain lain di klub dari kuota Asia sudah diatur sejak pendaftaran pemain. 

KOVO mengatur gaji pemain kuota Asia sebesar 135 juta won atau setara dengan Rp1,5 miliar dalam satu musim. 

Ternyata, angka kontrak itu jauh di bawah pemain lokal Korea Selatan. Dilansir dari laman Yonhap News, ternyata nilai kontrak pemain lokal Korea Selatan justru rata-rata 152 juta won atau setara dengan Rp1,78 miliar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Angka tersebut belum dengan pendapatan lain yang didapatkan oleh pemain lokal Korea Selatan. 

Sebut saja bintang voli Korea Selatan, Kim Yeon-keong yang mencapai harga 475 juta won atau Rp5,5 miliar. Harga tersebut belum insentif yang diterimanya mencapai 300 juta won atau Rp3,5 miliar. (hfp)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
background

Pekan ke-33

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT