GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Pemain Timnas Indonesia Ini? Pernah Mengkhianati Shin Tae-yong, Begini Nasibnya Sekarang

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, merupakan sosok yang tegas dan tak kenal ampun ketika ada pemain melakukan tindakan indisipliner.
Selasa, 7 November 2023 - 12:06 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, merupakan sosok yang tegas dan tak kenal ampun ketika ada pemain melakukan tindakan indisipliner.

Banyak pemain yang menjadi korban ketegasan Shin Tae-yong, sehingga tak pernah lagi dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam beberapa kesempatan, Shin Tae-yong memang menegaskan pentingnya kedisiplinan para pemain jika mau bermain di timnya.

Dia juga tidak segan untuk mencoret pemain yang berani macam-macam meski memiliki skill dan bakat luar biasa.

tvonenews

Pemain yang 'mengkhianati' pelatih asal Korea Selatan itu adalah Serdy Ephy Fano Boky.

Pemain tersebut melakukan tindakan indisipliner sehingga namanya tidak pernah terdengar lagi menghiasi skuad Timnas Indonesia.

Bahkan Serdy harus dicoret dua kali oleh Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia karena alasan serupa.

Pencoretan pertama Serdy terjadi jelang keberangkatan Timnas Indonesia U-19 ke Kroasia pada akhir Agustus 2020.


Serdy Ephy Fano Boky. Foto: ANTARA.

Pemain berposisi penyerang itu membuat STY sangat marah karena terlambat datang ke latihan.

Bersama Ahmad Afhridrizal, dia terlambat datang ke latihan karena bangun kesiangan jelang keberangkatan ke Kroasia untuk pemusatan latihan.

"Dua pemain itu adalah Serdy (Serdy Ephy Fano) dan Rizal (Ahmad Afhridrizal). Mereka telat datang ke lapangan saat latihan," kata Ketua Umum PSSI saat itu, Mochamad Iriawan, seperti dilansir Antara.

Shin Tae-yong sebenarnya sempat memberikan kesempatan kepada Serdy ketika Timnas Indonesia U-19 menggelar TC di Jakarta setelah kejadian tersebut.


Serdy Ephy Fano Boky. Foto: Instagram - Serdy/VIVA.

Namun, kesempatan itu tidak dimanfaatkan dengan baik karena Serdy kembali tersandung masalah indisipliner.

Bukan hanya sendiri, Serdy dipulangkan oleh Shin Tae-yong bersama dengan Mochamad Yudha Febrian.

Asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto mengatakan bahwa kedua pemain tersebut dipulangkan karena telat datang ke hotel.

“Mereka [Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian] terlambat latihan Senin pagi, tidak melakukan timbang badan pada pagi hari, dan baru kembali ke hotel sekitar pukul 03.00 WIB," ujar Nova Arianto, dikutip dari Antara, Selasa (24/11/2020).


Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Foto: tvOnenews.com - Julio.

Nova yang mewakili STY menegaskan bahwa para pemain ini tidak menganggap serius Timnas Indonesia.

"Timnas seperti dibuat main-main, padahal mereka dibiayai uang rakyat. Banyak pemain yang ingin bermain di timnas, tetapi yang sudah di timnas malah seenaknya sendiri," katanya.

Semenjak kasus itu, karier Serdy bisa dikatakan sangat menurun dan tak pernah lagi ke Skuad Garuda.

Bahkan, dia harus dipecat oleh klubnya, Bhayangkara FC sehingga memutuskan pindah ke Liga 2 bersama Semen Padang.

Pemain Kelahiran Jailolo, Maluku Utara, 29 Desember 2002 sempat bermain kembali ke Liga 1 pada musim 2021/2022.

Kemudian, dia berpindah-pindah tim dari PSIM Mataram, Sada Sumut FC, dan musim ini bermain untuk PSPS Riau di Liga 2.

Sayangnya, karier Serdy belum bisa secemerlang ketika masih bergabung dengan Timnas Indonesia beberapa tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini menjadi bukti bahwa kedisiplinan dalam sepak bola merupakan hal yang sangat penting. (fan)


 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
background

Pekan ke-33

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT