GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Bima Sakti Masih Tetap 'Happy' Meski Timnas Indonesia Tak Pernah Menang di Piala Dunia U-17, Ternyata

Kendati gagal meraih kemenangan di fase grup Piala Dunia U-17, Pelatih Tim U-17 Indonesia Bima Sakti mengaku bisa tersenyum. Dia pun akhirnya muncul ke publik
Senin, 27 November 2023 - 14:19 WIB
Kolase foto Bima Sakti - Skuad Timnas Indonesia U-17
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Kendati gagal meraih kemenangan di fase grup Piala Dunia U-17, Pelatih Tim U-17 Indonesia Bima Sakti mengaku bisa tersenyum. Dia pun akhirnya muncul ke publik untuk menjawab kegelisahan umum pecinta sepak bola Indonesia.

Sebagaimana diketahui Tim U-17 Indonesia di Piala Dunia U-17 hanya bisa mengumpulkan dua poin, dari dua kali seri dan satu kali kalah. Skuad Garuda Nusantara pun dipastikan tak lolos ke babak 16 besar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai pertanyaan pun muncul mempertanyakan keseriusan federasi dan Bima Sakti dalam menyongsong ajang Piala Dunia U-17 ini. 

Pertanyaan pertama terkait dengan proses pemilihan pemain, yang dituduhkan banyak pemain titipan sehingga kualitas tim terlihat anjlok. 

“Saya nggak mungkin dong ngambil pemain yang nggak kualitas. Saya juga ingin menang,” kata Bima Sakti dalam wawancara bersama Arya Sinulingga, di kanal Youtube, Bebas Podcast Id, Selasa (27/11/2023).

“Nggak ada pemain titipan, karena sepak bola kan kelihatan, nggak bisa dipaksakan kalau memang nggak bagus,” imbuhnya. 

Pemain yang dipilih untuk ikut Piala Dunia U-17 diambil dari empat sumber:

1. Pemain yang memenangkan Piala AFF U-16 2022

2. Seleksi di 12 kota besar se-Indonesia

3. Pemain program Gadura Select

4. Diaspora, dari 10 lebih yang diseleksi hanya masuk 2 pemain

Pertanyaan kedua soal mengapa bermain defensif di dua pertandingan awal, Bima Sakti menjawab bahwa hal itu berdasarkan analisa tim pelatih.

“Frank selalu bilang konsentrasi defence dulu, baru kita counter karena memang kita realistis aja,” katanya.  

Mengingat Indonesia baru pertama kali ikut Piala Dunia dan kondisi tim yang minim persiapan, mulai dari proses penyaringan hingga pemusatan latihan total hanya tiga bulan. 

Sementara negara lain seperti Maroko menyiapkan tim selama dua tahun dan memiliki pemain-pemain yang bermain untuk klub besar seperti Juventus, Ajax Amsterdam, dan lainnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ditanya soal penampilan anak asuhnya di Piala Dunia U-17, Bima Sakti mengaku tetap bangga. Mengingat persiapan yang hanya tiga bulan dan sebagian besar pemainnya lama tidak berkompetisi. 

“Ada lima tim yang tidak mendapatkan poin sama sekali, Alhamdulillah kami masih dapat dua poin. Dua kali seri, satu kali kalah,” ujarnya. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Fans One OK Rock Jangan Sampai Salah, Simak Informasi Penting Soal Konser di Jakarta Berikut

Fans One OK Rock Jangan Sampai Salah, Simak Informasi Penting Soal Konser di Jakarta Berikut

Grup asal Jepang, One Ok Rock kembali menyambanginJakarta untuk bertemu kangen dengan fans Indonesia pada Sabtu (16/5/2026).
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
One Ok Rock Konser di Jakarta Hari Ini, Simak Informasi Penukaran Tiket Berikut

One Ok Rock Konser di Jakarta Hari Ini, Simak Informasi Penukaran Tiket Berikut

Grup musik asal Jepang, One Ok Rock akan kembali menyapa fans Indonesia dalam ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026 Jakarta.
Begini Nasib Josepha Sekarang, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Karena Berani Protes ke Juri LCC Empat Pilar MPR RI

Begini Nasib Josepha Sekarang, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Karena Berani Protes ke Juri LCC Empat Pilar MPR RI

Nama Josepha Alexandra Roxa Potifera atau yang akrab disapa Ocha mendadak viral karena keberaniannya di LCC Empat Pilar MPR RI baru-baru ini.
Detik-detik Menegangkan Penumpang Wanita Jatuh di Stasiun Manggarai Jelang Kedatangan Kereta Api

Detik-detik Menegangkan Penumpang Wanita Jatuh di Stasiun Manggarai Jelang Kedatangan Kereta Api

Seorang penumpang wanita mendadak terjatuh ke rel kereta api saat suasana peron di Stasiun Manggarai Jakarta dipenuhi antrean penumpang, Rabu (13/5/2026) sore.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT