News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanpa Ditutup-tutupi, Indra Sjafri Ceritakan Awal Mula Program Naturalisasi Pemain Keturunan: Itu Sebenarnya…

Tidak sedikit pecinta sepak bola yang mengkritik kebijakan naturalisasi. Menjawab keresahan tersebut Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri memberikan penjelasannya.
Kamis, 7 Desember 2023 - 06:50 WIB
Kolase foto Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri - Justin Hubner resmi WNI
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube - PSSI

tvOnenews.com - Program naturalisasi pemain keturunan terus digencarkan oleh PSSI. Tidak sedikit pecinta sepak bola yang mengkritik kebijakan instan itu. Menjawab keresahan tersebut Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri memberikan penjelasannya. 

Indra Sjafri yang juga pernah ditunjuk sebagai pelatih tim nasional Indonesia kelompok umur menceritakan bagaimana awal mula program naturalisasi itu dicanangkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan pemain PSP Padang tahun 80-an itu menerangkan kenyataan kualitas pemain lokal yang timpang jika dibandingkan dari negara lain, soal fisik salah satunya. 

Saat ditanya apakah kemudian naturalisasi adalah solusi dari permasalahan tersebut, Indra Sjafri menjawabnya dengan lugas. 

"Beda. Jadi naturalisasi itu program jangka pendek. Dan itu dilakukan atas permintaan pelatih tim nasional Shin Tae-yong,” kata Indra Sjafri di tayangan Youtube Helmy Yahya Bicara, dikutip pada Kamis (7/12/2023).

 “Dia bersurat ke departemen teknik waktu itu, bahwasannya dia butuh karena ada tuntutan prestasi dan dengan materi yang ada merasa tidak mampu untuk mewujudkan itu,” imbuhnya.  

Maka dari itu dianggap perlu melakukan naturalisasi pemain-pemain keturunan sebagai solusi jangka pendek. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua pemain keturunan melewati proses naturalisasi.

“Ada pemain keturunan yang tidak dinaturalisasi. Elkan Baggott contohnya, dia dari kecil sudah punya paspor Indonesia. Welber juga nggak ada naturalisasi,” jelas Indra Sjafri.  

Selain itu, kendati pemain berlabel keturunan tidak menjamin langsung dinaturalisasi. Sebab PSSI menginginkan pemain dengan ‘Grade A’ alias kualitas terbaik melebihi pesepakbola lokal.

“Kalau dia nggak kualitas, dia tetap nggak diambil oleh pelatih tim nasional,” tegasnya.

(Foto: PSSI)

Solusi jangka panjangnya menurut Indra Sjafri

Adapun solusi jangka panjang yang dicanangkan oleh PSSI menurut Indra Sjafri setidaknya ada lima poin. Pertama memperbaiki infrastruktur olahraga sampai ke desa-desa.

Kedua membuat kurikulum atau pedoman cara bermain yang pas untuk anak-anak Indonesia. Sejauh ini sudah ada filanesia. 

“Tetapi yang namanya kurikulum juga harus dinamis. Harus bisa mengadaptasi kemajuan-kemajuan sepak bola,” ujar Indra Sjafri.

 Perbaikan ketiga yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kualitas pelatih. Sebab dibandingkan dengan Jepang yang baru memulai kompetisi resminya 30 tahun lalu, Indonesia jauh tertinggal.

“Bisa dibayangkan, pelatih kita hanya 7.000 orang. Sementara Jepang punya 80.000,” ujar Indra.

Sementara itu pelatih yang memegang sertifikasi A Pro di Indonesia juga baru 21 orang. Sementara Jepang sudah memiliki hampir 2000 pelatih bersertifikasi A Pro.

“Setelah itu baru pemain dilatih dengan baik dengan tiga poin di atas. Lalu dilanjutkan dengan kompetisi yang sehat. Inilah yang lagi dibenahin,” terangnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(amr)

Temukan artikel menarik tvOnenews.com lainnya di sini, Google News

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung, Gubernur Dedi Mulyadi Ucapkan Terimakasih Kepada Sosok Ini

Kronologi Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung, Gubernur Dedi Mulyadi Ucapkan Terimakasih Kepada Sosok Ini

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mendadak mengambil sanksi tegas terhadap Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung usai terbukti melanggar peraturannya.
Tanpa Basa-basi, Juara Dunia Formula 1 Ini Ultimatum Max Verstappen yang Terus Keluhkan Regulasi Baru F1 2026

Tanpa Basa-basi, Juara Dunia Formula 1 Ini Ultimatum Max Verstappen yang Terus Keluhkan Regulasi Baru F1 2026

Juara dunia 1996, Damon Hill, melontarkan ultimatum tegas kepada Max Verstappen yang teru-menerus mengeluhkan regulasi baru di F1 2026.
NAC Breda Buka Opsi Banding Usai KNVB Resmi Bebaskan Dean James dan Go Ahead Eagles dari Sanksi 

NAC Breda Buka Opsi Banding Usai KNVB Resmi Bebaskan Dean James dan Go Ahead Eagles dari Sanksi 

KNVB melakukan investigasi pada pertandingan NAC Breda melawan Go Ahead Eagles setelah NAC Breda menuduh Dean James tidak sah untuk dimainkan dalam pertandingan tersebut. 
Bukan Hanya Warga Jabar, Warga Jateng Juga Dapat Bantuan Tunai dari Dedi Mulyadi, Kisah Mengharukan di Tol Subang

Bukan Hanya Warga Jabar, Warga Jateng Juga Dapat Bantuan Tunai dari Dedi Mulyadi, Kisah Mengharukan di Tol Subang

Bukan hanya warga Jabar, warga Jateng juga dapat bantuan tunai dari Dedi Mulyadi, kisah mengharukan di pintu Tol Subang.
Dony Oskaria Gaspol Konsolidasi 15 BUMN Logistik, Target Rampung Sebulan Jadi Satu Raksasa Nasional

Dony Oskaria Gaspol Konsolidasi 15 BUMN Logistik, Target Rampung Sebulan Jadi Satu Raksasa Nasional

Dony Oskaria percepat konsolidasi 15 BUMN logistik jadi satu perusahaan nasional, target rampung sebulan untuk efisiensi dan daya saing global.
Souljah akan Ajak Penggemar Lepas Rindu di Anjungan Sarinah

Souljah akan Ajak Penggemar Lepas Rindu di Anjungan Sarinah

Grup musik reggae Indonesia, Souljah, akan menggelar acara bertajuk "Rindu Souljah" di Anjungan Sarinah, Jakarta, pada Jumat (10/4/2026) pukul 18.00-21.00 WIB

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana terdapat laga-laga krusial, termasuk Megawati Hangestri akan menjalani big match bersama Jakarta Pertamina Enduro melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon selaku kapten Red Sparks dan sahabat Megawati Hangesstri secara terang-terangan siap bergabung ke tim manapun bahkan jika harus meninggalkan tim lamanya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT