Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berapa Biaya Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia? Eks Exco PSSI Ungkap Detailnya

Sejak tiba akhir 2019 lalu, tercatat sudah delapan pemain yang resmi mendapatkan paspor Indonesia untuk membela timnas Indonesia. 
Selasa, 12 Desember 2023 - 17:46 WIB
Naturalisasi pemain timnas dianggap pemborosan anggaran
Sumber :
  • Kolase tvOnenews/Julio/Wolves

tvOnenews.com - Hanya di era kepelatihan Shin Tae-yong timnas Indonesia memiliki banyak tambahan kekuatan dari pemain naturalisasi

Sejak tiba akhir 2019 lalu, tercatat sudah delapan pemain yang resmi mendapatkan paspor Indonesia untuk membela timnas Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marc Klok menjadi pemain naturalisasi pertama di era kepemimpinan Shin Tae-yong yang resmi menjadi WNI pada akhir 2020 lalu. 

tvonenews

Meski tak melewati proses naturalisasi, Elkan Baggott pun memantapkan diri untuk memiliki KTP Indonesia pada akhir 2021 lalu. 

Setelah itu, rentetan pemain naturalisasi pun berbondong-bondong datang untuk membela Skuad Garuda. Sebut saja Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Ivar Jenner, Rafael Struick, dan yang terbaru adalah Justin Hubner

Angka pemain naturalisasi tersebut pun masih akan bertambah dengan proses naturalisasi Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On yang akan segera selesai. Ragnar Oratmangoen pun tengah mengantri proses naturalisasi. 

Pandangan negatif pun diberikan publik dengan anggapan bahwa pemain naturalisasi hanya menghabiskan anggaran saja. 

Namun mantan Komite Eksekutif PSSI, Hasani Abdulgani meluruskan pandangan negatif publik tersebut. Dalam akun YouTube Hasani's Corner, Hasani Abdulgani mengungkapkan fakta soal anggaran pemain naturalisasi. 

"Kebetulan saya yang mengurus naturalisasi ini, jadi saya tahu persis anggaran yang dikeluarkan," kata Hasani. 

Hasani menjadi orang dibalik layar yang mengurus proses naturalisasi selama kepemimpinan Ketua Umum PSSI lama, Mochamad Iriawan. 

Hasani menyebut proyek naturalisasi ini seakan menghabiskan dana banyak hingga berdampak pada pemborosan biaya. 

Padahal faktanya, tidak ada anggaran yang dikeluarkan selama proses naturalisasi tersebut. 

"Di era sekarang (kepemimpinan Erick Thohir) ada lima pemain yang sudah terdaftar ditambah Justin Hubner plus Nathan Tjoe A On dan Jay Idzes itu tidak ada anggaran yang dikeluarkan utnuk pemain," kata Hasani. 

"Karena menurut pertauran yang ada, setiap pemain yang dipanggil untuk timnas itu tidak dibayar, karena itu adalah kewajiban seorang pemain," kata Hasani. 

Hasani menyebut pemanggilan pemain timnas sudah diatur dalam kontrak klub dimana klub harus mempersilakan pemain ketika dipanggil untuk membela negara. 

"Nah bagaimana hubungannya timnas dengan kontrak? Itu akan menjadi perhatian klub atau ada kenaikan bonus dari klubnya kalau pemain itu jadi pemain timnas," kata Hasani. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasani pun mengklaim sebagai saksi hidup, tidak ada anggaran untuk pengurusan pemain naturalisasi. 

"Hanya anggaran administrasi dan lumrah terjadi dalam proses administrasi," kata Hasani. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.
Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.
Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Keputusan dramatis Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol kemenangan Iran di masa injury time memaksa laga krusial kontra Mesir berakhir imbang 1-1.
Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Tradisi unik dan menarik dilaksnakan masyarakat adat Suku Semende Ulu Nasal di Kabupaten Kaur, Bengkulu setiap 10 Muharam. Kampung yang biasanya sepi karena war

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT