News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Lagi Dipanggil Shin Tae-yong, 7 Pemain ini Pernah Perkuat Timnas Indonesia Tapi Karirnya Malah Melempem, Siapa Saja?

Timnas Indonesia berada di bawah asuhan Shin Tae-yong, banyak menorehkan prestasi, namun sejumlah pemain ini tak lagi dilirik pelatih asal Korea Selatan ini
Minggu, 31 Desember 2023 - 16:51 WIB
Shin Tae-Yong tak lagi memanggil nama-nama ini untuk perkuat Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOnenews - Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Timnas Indonesia kini telah menuai prestasi di dalam level Asia, bahkan ranking FIFA menunjukkan Timnas Indonesia naik menjadi 145.

Sejak Timnas Indonesia berada di bawah asuhan Shin Tae-yong, banyak menorehkan prestasi, seperti Skuad Garuda berhasil melaju ke Piala Asia U-23 pertama kalinya dalam sejarah sepak bola Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong membuktikan pada publik bahwa dirinya mampu berikan prestasi bagi Timnas Indonesia, usai banyak kritik karena belum pernah mempersembahkan trofi Piala AFF bagi Timnas.


Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Julio Trisaputra/tvOnenews)

Pelatih asal Korea Selatan ini meng-arsiteki Timnas Indonesia Senior dengan skema kelompok umur demi membawa perubahan signifikan dalam prestasi Tim Garuda di kancah Asia.

Meski begitu, banyak pemain yang tak memiliki karir bagus dan moncer usai dipanggil oleh Shin Tae-yong, justru beberapa pemain ini kini semakin tenggelam.

Sejumlah pemain yang sudah tidak dipanggil lagi ke Timnas Indonesia. Inilah 7 daftar pemain yang pernah menjadi andalan Shin Tae-yong dan kini sudah tidak dipanggil lagi membela timnas.

1. Ramai Rumakiek


Timnas Indonesia Ramai Rumakiek (kanan). (Antara)

Pemain kelahiran Jayapura 19 April 2002 ini pernah menjadi pilihan di lini serang di skuad asuhan Shin Tae-yong di kualifikasi Piala Asia 2023.

Kemudian, Rumakiek sempat dicoret dari skuad SEA Games 2021 setelah mendapat sanksi, ia kemudian mendapatkan kesempatan kedua dari Indra Sjafri di ajang Asian Games 2022.

Dia pun tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut, Ramai Rumakiek menunjukkan performa apik saat timnas Indonesia U-24 menang atas Kirgistan 2-0 pada laga pertama Grup F sepak bola Asian Games 2022, Selasa (19/9/2023).

Saat itu, Pemain Persipura Jayapura ini menjadi pemecah kebuntuan skuad timnas lewat gol yang ia cetak di menit ke-58.

Hingga kini Ramai Rumakiek tidak pernah lagi dipanggil ke timnas Indonesia, padahal umurnya masih tergolong muda untuk masuk skuad timnas Indonesia U-23.

2. Irfan Jaya


Pesepak bola Timnas Indonesia Evan Dimas (kiri) dan Irfan Jaya (kanan). (Antara)

Irfan Jaya menjadi salah satu pemain yang tidak dipanggil oleh Shin Tae-yong, terutama performanya menurun setelah mengalami cedera.

Pemain kelahiran Bantaeng, Sulawesi Selatan ini pernah jadi bintang Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2020.

3. Evan Dimas


Evan Dimas. (Arema FC)

Pemain Arema FC menjadi pemain yang banyak dibicarakan ketika bermain di timnas Indonesia U-19 dan menjadi juara Piala AFF U-10 2013.

Timnas Indonesia U-19 saat itu dilatih oleh Indra Sjafri berhasil menorehkan prestasi, di dalam skuad itu ada juga Dimas Drajad.

Berbekal prestasi gemilang, Evan Dimas Darmono juga menjadi pilihan di Timnas Indonesia U-22 dan juga U-23.

Hingga akhirnya dibawah pelatih Shin Tae-yong, ia berhasil debut dan menjadi kapten ketika skuad Garuda bermain di Piala AFF 2020.

Terhitung sejak Januari 2022, Evan Dimas sudah pernah dipanggil lagi oleh Shin Tae-yong untuk mengisi skuad Garuda timnas senior.

4. Ezra Walian


Ezra Walian timnas Indonesia. (Instagram - Ezra Walian)

Nama Ezra Walian pernah menjadi pemain andalan Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2020.

Pemain kelahiran Amsterdam Belanda yang tampil gemilang bersama Persib Bandung ini mencetak dua gol pada Piala AFF tersebut.

Dirinya sudah tidak pernah dipanggil oleh Shin  Tae-yong ke skuad Garuda, lantaran di posisinya banyak pemain yang kompeten lini depan.

5. Kushedya Hari Yudo


Kushedya Hari Yudo. (source: PSSI)

Kushedya Hari Yudo atau KH Yudo, pemain yang melejit di PSS Sleman itu pernah dipercaya masuk skuad Timnas Indonesia bertepatan debut Shin Tae-yong.

Bahkan saat itu, pemain yang kini membela Rans FC itu masuk menjadi starter.

Kariernya di Timnas pun cukup mentereng dengan mencetak dua gol dari tiga laga yang dimainkannya.

Sama dengan Irfan Jaya, karier Yudo perlahan meredup karena mengalami cedera.

6. Muhammad Rafli


Muhammad Rafli saat berseragam timnas Indonesia. (Instagram/muhammadrfl)

Muhammad Rafli masuk ke daftar terakhir, pemain Arema Malang ini pernah turut andil membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Asia 2024.

Kini Rafli sudah tidak pernah dipanggil lagi membela Timnas Indonesia sejak Januari 2023.

Banyak yang menilai hal ini jadi wajar karena tak istimewa dari performa Muhammad Rafli, tercatat dirinya belum sama sekali mencetak gol selama membela Timnas Indonesia.

Sementara itu, pengamat sepak bola Bung Towel pernah menyinggung saat dimana Shin Tae-yong terus memanggil pemain Arema, M. Rafli ke timnas di saat penampilan dia di klub yang jarang dimainkan dan tak mencetak gol.  

Rafli kemudian tak lagi dipanggil saat mertuanya, Iwan Budianto tak lagi duduk di bangku Exco PSSI sejak Februari lalu. 

"Kalau dia dianggap sudah mengerti maunya STY, sudah mengerti taktikal STY, harusnya konsisten (Rafli) dipanggil terus, ini kan tidak," kata Bung Towel. 

7. Dedik Setiawan


Penyerang tim nasional Indonesia Dedik Setiawan (dua dari kiri) berebut bola. (ANTARA)

Penyerang Arema FC ini pernah menjadi andalan di lini depan timnas Indonesia saat awal kedatangan Shin Tae-yong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain berusia 29 tahun itu mencatatkan dirinya melalui 4 penampilan di Piala AFF 2020.

Tetapi setelah FIFA Match Day edisi Januari 2022, Dedik Setiawan tidak pernah dipanggil lagi oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut. (ind/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT