News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Radja Nainggolan Menyesal Tak Bisa Bela Timnas Indonesia: Andai 18 Tahun Lalu seperti Ini

Radja Nainggolan yang memiliki darah Indonesia dari sang ayah, mengaku menyesal dirinya tak bisa membela timnas Indonesia. Mantan jendral lapangan tengah Belgia
Senin, 29 Januari 2024 - 15:01 WIB
Radja Nainggolan bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Mantan jendral lapangan tengah Belgia Radja Nainggolan mengungkapkan penyesalannya karena tidak bisa memperkuat timnas Indonesia di era sekarang.

Sebagaimana diketahui Radja Nainggolan merupakan salah satu pemain top Eropa yang pernah berkarier di Serie A Italia bersama Cagliari, AS Roma, hingga Inter Milan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tim nasional, Radja Nainggolan mencatatkan 30 caps bersama Belgia. Pemain kelahiran 4 Mei 1988 ini sudah membela Belgia sejak usia 16 tahun.

(Radja Nainggolan. Foto: PSSI)

Sosok yang kini berusia 35 tahun itu ternyata memiliki darah Indonesia dari sang ayah. Maka dari itu bisa saja Radja Nainggolan membela timnas Indonesia. 

Namun salah satu syarat untuk seorang pemain bisa dinaturalisasi adalah belum tampil lebih dari tiga kali bersama tim nasional lainnya. 

Radja Nainggolan sebenarnya sudah sempat ditawari PSSI untuk berseragam merah putih, namun saat itu ia tidak melihat prospek yang bagus bersama timnas Indonesia.

"18 tahun lalu ketika saya pertama kali bermain untuk Belgia, saya rasa Indonesia (federasi dan timnasnya) belum ada di titik saat ini," ungkap Radja Nainggolan di Jakarta, pada 8 September 2023 lalu.

(Radja Nainggolan kini memperkuat tim Liga 1 Bhayangkara Presisi Indonesia FC. Foto: Bhayangkara)

Pemain yang dijuluki Ninja itu pun berandai-andai apabila saat itu timnas Indonesia sudah semenjanjikan ini, mungkin ia akan rela melepas Belgia.

"Jadi kalau kita berandai-andai 18 tahun lalu seperti saat ini, semua hal bisa berubah. Ada banyak perubahan dan ini adalah hal positif untuk Indonesia," ujar Radja Nainggolan.

Terbaru, timnas Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru dengan lolos ke babak 16 besar Piala Asia. 

Skuad asuhan Shin Tae yong itu sukses mengemas 3 poin usai mengalami pertandingan berat di Grup D melawan Irak, Vietnam, dan Jepang.

(Skuad timnas Indonesia di Piala Asia 2023. Foto: PSSI)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di babak 16 besar, Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan bertemu Australia. Tim berseragam hijau kuning itu menekuk Indonesia tanpa ampun dengan skor 4-0.

Meski kalah, Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tetap mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Juru taktik asal Korea Selatan itu berhasil menjawab tantangan PSSI dengan finish ke 16 besar.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT