News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mendapat Tawaran dari Tim Lain, Shin Tae-yong Masuk Periode Bosman Rule, Bisa Tinggalkan Timnas Indonesia Kapan Saja

PSSI harus segera ambil langkah cepat terkait kontrak Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia yang akan berakhir pada Juni 2024.
Selasa, 30 Januari 2024 - 15:33 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - PSSI harus segera ambil langkah cepat terkait kontrak Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia yang akan berakhir pada Juni 2024.

Dengan sisa kontrak kurang dari enam bulan, maka siapa saja boleh melakukan negosiasi dengan Shin Tae-yong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Shin Tae-yong kepada media Korea Selatan, Sports Kyunghyang mengaku sudah mendapat penawaran dari tim lain.

Tawaran tersebut diterima STY pada saat memimpin Timnas Indonesia berjuang di Piala Asia 2023.

tvonenews

"Saya mendapatkan tawaran sekitar seminggu yang lalu," ujar Shin Tae-yong dikutip Selasa (30/1/2024).

Shin Tae-yong pun mengkonfirmasi bahwa tawaran tersebut tidak datang dari tim asal negara Asia Tenggara.

Pelatih asal Korea Selatan itu tidak mau lagi memimpin tim asal ASEAN.  

"Saya seharusnya tidak memimpin lagi tim asal Asia Tenggara," kata Shin Tae-yong.


Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Foto: PSSI.

Shin Tae-yong memastikan akan patuh pada kontraknya dengan PSSI yang akan habis pada Juni mendatang.

"Masih ada diskusi soal pembaharuan kontrak dan tentu saya harus membayar penalti jika saya hengkang. Tapi untuk saat ini, saya tetap pada janji saya untuk memperpanjang kontrak dengan Indonesia sampai Juni," kata Shin Tae-yong.

Kondisi ini bisa saja dimanfaatkan oleh tim lain yang ingin menggunakan jasa pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Pasalnya, Shin Tae-yong sudah memasuki periode Bosman Rule yang membuatnya bisa bernegosiasi dengan tim atau negara lain.

Apa Itu Bosman Rule?

Konsep Bosman Rule pertama kali dikenal saat gelandang Belgia, Jean-Marc Bosman menentang kebijakan dari tim dimana tempatnya bernaung, RFC Liege.

Dikutip dari Sky Sports, pada tahun 1990, Bosman yang berusia 25 tahun akan mengakhiri kontraknya bersama klub Liga Belgia, RFC Liege.

Selama dua tahun bermain, Bosman tidak puas dengan kontraknya dengan mendapat tawaran lebih baik dari klub divisi dua Prancis, Dunkirk.

Sebelum aturan ini berlaku, seorang pemain tidak bisa pergi pada akhir kontraknya kecuali klub tersebut setuju melepaskannya secara gratis.

Selain itu, klub bisa melepas seorang pemain jika mendapat bayaran yang disepakati oleh calon pembeli.

Liege menuntut bayaran yang jauh di luar jangkauan Dunkirk, dan ketika kesepakatan gagal, gaji Bosman di Liege dipotong sekitar 75 persen.

Bosman memulai perjuangannya bersama pengacara Luc Misson dan Jean-Louis Dupont, dan membawa kasus ini ke Pengadilan Eropa melawan FA Belgia, RFC Liege dan UEFA.

Sementara itu, karier Bosman di lapangan kandas. Dia dilarang oleh federasi Belgia karena tidak menandatangani kontrak harga murah Liege, sebagian besar klub lain tidak mau menyentuhnya dan dia hanya sempat bermain singkat di Saint Quentin dan Saint Denis di Prancis, bersama dengan beberapa klub liga bawah.

Sepanjang pertarungan hukum, Bosman, Misson dan Dupont dihadapkan pada penolakan yang tak terhindarkan, namun hasil keputusan pada tahun 1995 terus bergema sejak saat itu.

Namun setelah bertarung di meja hijau selama lima tahun, Bosman akhirnya menang gugatan pada 15 Desember 1995.

Perjuangan Bosman tersebut akhirnya membuat wajah sepak bola terkait kepindahan pemain berubah total.

Hasil keputusan itu menyatakan bahwa seorang pemain diizinkan untuk meninggalkan klub dengan status bebas transfer segera setelah kontraknya berakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya, pemain ini bisa dengan bebas untuk berpindah klub dengan menerima tawaran gaji yang lebih besar.

Pemain yang kontraknya akan segera berakhir juga dapat meminta lebih banyak uang dari klubnya saat ini. (fan/hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Kilometer Demi Air, Warga Situbondo Rela Meniti Jalan Terjal untuk Isi Galon

Tiga Kilometer Demi Air, Warga Situbondo Rela Meniti Jalan Terjal untuk Isi Galon

Bagi warga Dusun Langai, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, air bersih kini menjadi sesuatu yang harus diperjuangkan.
Rekap Hasil Dana White's Contender Series: Ukir Sejarah, Bilal Hasan Resmi Dapat Kontrak UFC Usai Menang KO

Rekap Hasil Dana White's Contender Series: Ukir Sejarah, Bilal Hasan Resmi Dapat Kontrak UFC Usai Menang KO

Rekap hasil Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1, sejumlah petarung MMA sukses mengamankan tiket menuju UFC salah satunya adalah Bilal Hasan yang tampil gemilang di ajang bergengsi ini.
MK Gelar Sidang Pengucapan Putusan 15 Permohonan Uji Materiil

MK Gelar Sidang Pengucapan Putusan 15 Permohonan Uji Materiil

Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan menggelar sidang pengucapan putusan atau ketetapan atas 15 permohonan uji materiil pada Rabu siang.
KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Sekotong Selat Lombok, Tim SAR Gabungan Evakuasi Penumpang

KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Sekotong Selat Lombok, Tim SAR Gabungan Evakuasi Penumpang

KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok pada Rabu (12/8/2026) pagi.
Jasad Sutrimo Diekshumasi Hari Ini, Polisi Bakal Lakukan Pemeriksaan Luar-Dalam

Jasad Sutrimo Diekshumasi Hari Ini, Polisi Bakal Lakukan Pemeriksaan Luar-Dalam

Polisi akan melakukan ekshumasi terhadap jasad Sutrimo diduga karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah yang ditemukan tewas di depan klinik.
Makam Sutrimo yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah Diekshumasi, Dipimpin Dokter Hastry

Makam Sutrimo yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah Diekshumasi, Dipimpin Dokter Hastry

Polda Metro Jaya memastikan ekshumasi jasad Sutrimo akan dilakukan hari ini, Rabu, 12 Agustus 2026.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan mengaku menanti kontrak UFC dari Dana White usai meraih kemenangan impresif lewat KO di Dana White's Contender Series.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT