News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Kontroversial Ini Minta Shin Tae-yong Luruskan Pernyataan soal Mendapat Tawaran Tim Lain, Katanya Sebaiknya STY ..

Mantan pelatih Timnas Indonesia U-17, Iwan Setiawan mengomentari polemik pernyataan Shin Tae-yong yang mendapat tawaran dari tim lain usai Piala Asia 2023.
Kamis, 1 Februari 2024 - 17:05 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Sumber :
  • tvOnenews - Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia U-17, Iwan Setiawan mengomentari polemik pernyataan Shin Tae-yong yang mendapat tawaran dari tim lain, di tengah belum ada kejelasan kontrak bersama Timnas Indonesia.

Sebelumnya, timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong lebih dulu tersingkir di babak 16 besar 0-4 setelah disikat Australia di Stadion Jassim Bin Hamid, Minggu (28/1/2023) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim Garuda harus angkat koper di Piala Asia 2023 usai disikat Australia 0-4 di Stadion Jassim Bin Hamid, Minggu (28/1/2023) malam WIB.

Timnas Indonesia vs Australia. (PSSI)

Ketua Umum PSSI menjawab soal kontrak Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia, tepat setelah laga timnas Indonesia vs Australia.

Soal hasil lawan Australia, Erick Thohir mengaku kecewa tapi tim sudah berbuat yang terbaik.

"Ayo kembali kita bentuk tim U-23 yang kuat untuk bisa bertanding di bulan April, kita satu grup lagi dengan Australia, Qatar. Kita kasih liat bahwa masih punya pahlawan-pahlawan muda yang bisa bicara lebih dari seniornya, pasti bisa," ungkapnya dilansir dari Youtube Jebreeet Media.

Timnas Indonesia selanjutnya bakal mengikuti Piala Asia U-23, yang sebagian besar dari skuad tim Garuda Muda itu bermain di timnas senior Piala Asia 2023.

Nama-nama seperti Ernando Ari, Rizky Ridho, Marselino Ferdinan, Justin Hubner, Elkan Baggott, Ivar Jenner, dan Rafael Struick.

Kemudian Erick Thohir ditanya soal masa depan Shin Tae-yong melatih tim Garuda, tetap dipertahankan atau

"Kalau U-23 nya bisa lolos grup kan memang itu janjinya, lolos grup. Jadi kalau sekarang 16 besar (Piala Asia 2023), nanti di U-23 kan 16 tim jadi lolos grup menjadi 8 besar, itu targetnya," ungkapnya.

Adapun soal kontrak Shin Tae-yong belum dibicarakan oleh PSSI, karena menurut Erick Thohir bahwa Piala Asia U-23 nanti menjadi penentu untuk masa depan Shin Tae-yong tangani tim Garuda.

Shin Tae-yong dapat tawaran dari tim lain


Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (PSSI)

Sebelumnya, Shin Tae-yong kepada media Korea Selatan, Sports Kyunghyang mengaku sudah mendapat penawaran dari tim lain. 

Tawaran tersebut diterima STY pada saat memimpin Timnas Indonesia berjuang di Piala Asia 2023.

Saya mendapatkan tawaran sekitar seminggu yang lalu," ujar Shin Tae-yong dikutip Selasa (30/1/2024). Shin Tae-yong pun mengkonfirmasi bahwa tawaran tersebut tidak datang dari tim asal negara Asia Tenggara.

Pelatih asal Korea Selatan itu tidak mau lagi memimpin tim asal ASEAN.   

"Saya seharusnya tidak memimpin lagi tim asal Asia Tenggara," kata Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong memastikan akan patuh pada kontraknya dengan PSSI yang akan habis pada Juni mendatang.

"Masih ada diskusi soal pembaharuan kontrak dan tentu saya harus membayar penalti jika saya hengkang. Tapi untuk saat ini, saya tetap pada janji saya untuk memperpanjang kontrak dengan Indonesia sampai Juni," kata Shin Tae-yong. 

Kondisi ini bisa saja dimanfaatkan oleh tim lain yang ingin menggunakan jasa pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Iwan Setiawan tanggapi pernyataan Shin Tae-yong

Mantan pelatih Timnas Indonesia U-17 yang dikenal sering kali menebar psywar sebelum pertandingan dimulai.

Tak ayal perkataannya kerap memancing emosi pelatih lawan, pemain dan para pendukung dari tim lawan.

Iwan Setiawan menilai Shin Tae-yong membahas urusan internal masa depannya dengan PSSI.

Menurutnya, pernyataan Shin Tae-yong sepantasnya dibicarakan lebih dahulu ke federasi sepak bola Indonesia yang masih mengikatnya dengan kontrak hingga Juni 2024.

"Shin Tae-yong sebaiknya fokus saja dulu pada pencapaian target yang dibebani PSSI. Negosiasi kontrak dengan embel-embel pemenuhan target itu biasa di dunia sepak bola profesional," kata Iwan.   

Iwan mengakui sikap Shin Tae-yong yang mengungkapkan tawaran ke media Korea Selatan itu tidak etis. Sebaiknya soal ini bisa disampaikan langsung ke PSSI secara internal. 

"Apalagi dia masih terikat kontrak dengan Indonesia dan ada target lain yang harus dituntaskan setelah kemarin ia bisa meloloskan timnas ke 16 besar Piala Asia," kata Iwan. 

Iwan mengapresiasi kinerja STY bersama Skuad Garuda selama empat tahun ini karena telah menuai sejumlah prestasi dan menciptakan budaya baru di timnas. 

"Dia telah menciptakan budaya baru di timnas kita. Pemain punya etos kerja keras yang bagus. Saya yakin PSSI juga melihat hal tersebut dan mereka amat hati-hati berkaitan dengan perpanjangan kontrak. Beliau tidak perlu gelisah, konsentrasi saja pada pencapaian target," kata Iwan.

Lanjut, Iwan mengakui sikap PSSI pun sudah profesional. Wajar jika PSSI memberikan target sebagai syarat untuk memperpanjang kontrak STY.

"Jika PSSI sudah komitmen, maka seharusnya STY juga. Dan dia sudah mencapai salah satu target yang digariskan, jadi tenang saja. Publik juga melihat kok hasil kerjanya," kata Iwan. 

Menurut Iwan, jika STY bicara sudah punya tawaran, sementara masih terikat kontrak, kesan yang muncul STY memperingatkan PSSI. Karena itu, Iwan menyarankan agar STY melakukan koreksi atas pernyataan tersebut. Untuk selanjutnya, STY fokus pada komitmen meloloskan timnas U-23 ke 8 besar di Piala Asia U23 nanti. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apalagi jika mengaca dari prestasi timnas senior, STY banyak pekerjaan rumah dalam hal strategi bertahan dan menyerang. Lihat saja timnas senior. Dari 6 laga terakhir, gawang timnas sudah kebobolan 20 gol. Terus para strikernya kurang tajam karena minim cetak gol. Itu hal-hal yang harus STY pikirkan ketimbang bicara soal tawaran kontrak negara lain," ujar Iwan.

"Ia wajib melakukan transfer ilmu ke pelatih lokal. Ikut berperan dalam pembinaan, semacam membuat kurikulum yang jadi pegangan. Jika kita punya satu sistem of play yang bagus, siapapun yang menjalankannya akan mudah ke depannya," kata Iwan. (ant/hfp/ind)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.
Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija terancam keluar dari persaingan juara usai tiga laga tanpa kemenangan. Bambang Pamungkas mendesak tim bangkit di delapan laga sisa.
Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Menteri Hukum Republik Indonesia menerima audiensi delegasi US-ASEAN Business Council (USABC) bersama perwakilan perusahaan teknologi global, seperti META, Google, APPLE, dan SALESFORCE.
Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Jangan lagi sepelekan pakai baju bergambar saat shalat. Sebab hukumnya bisa jadi makruh
Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral motor listrik BGN, Kepala BGN jelaskan penganggaran masuk RPATA sesuai PMK. Realisasi 21.801 unit untuk dukung Program MBG.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT