Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Striker Ini Pernah Menjadi Andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Begini Nasibnya Sekarang

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sering bongkar pasang posisi striker karena merasa belum cukup puas dengan performanya.
Selasa, 13 Februari 2024 - 11:30 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sering bongkar pasang posisi striker karena merasa belum cukup puas dengan performanya.

Hal ini bisa dilihat dari komposisi pemain yang dibawa Shin Tae-yong pada saat Timnas Indonesia mengikuti sebuah turnamen atau sekadar laga uji coba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam beberapa kesempatan, Shin Tae-yong sempat mengutarakan bahwa Timnas Indonesia kekurangan pemain di posisi striker.

Maka dari itu, dia mencoba untuk memperkuat lini depan dengan menaturalisasi sejumlah pemain keturunan seperti Rafael Struick.

tvonenews

Terbaru, STY sedang menunggu proses naturalisasi penyerang andalan Fortuna Sittard di Eredivisie, Fortuna Sittard.

Namun, beberapa pemain pernah menjadi andalan pelatih asal Korea Selatan itu di lini depan skuad Garuda.

Lantas siapa saja striker yang pernah menjadi andalan Shin Tae-yong dan bagaimana nasibnya sekarang? Berikut Daftarnya.

1. Irfan Jaya


Irfan Jaya. Foto: Bali United.

Irfan Jaya pernah menjadi andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia termasuk saat kualifikasi Piala Asia 2023.

Selama STY melatih skuad Garuda, pemain Bali United ini mencatatkan 16 caps dan mampu mencetak empat gol serta dua assist.

Akan tetapi, Irfan Jaya tidak dipanggil Shin Tae-yong pada saat Timnas Indonesia bermain di Piala Asia 2023.

Padahal, Irfan Jaya cukup berperan penting mengantarkan Indonesia lolos ke Piala Asia 2023.

2. Muhammad Rafli


Muhammad Rafli. Foto: PSSI.

Pemanggilan Muhammad Rafli ke Timnas Indonesia sempat menuai pro dan kontra bagi suporter Timnas Indonesia.

Pasalnya, Muhammad Rafli dinilai tidak layak untuk berseragam Garuda karena selalu kesulitan untuk mencetak gol.

Kendati demikian, Shin Tae-yong selalu memberikan kepercayaan kepada pemain Arema FC itu dalam berbagai kesempatan.

Dia mencatatkan 11 penampilan di bawah kepelatihan Shin Tae-yong dengan menciptakan dua assist.

3. Kushedya Hari Yudo


Kushedya Hari Yudo. Foto: PSSI.

Kushedya Hari Yudo sempat dipercaya bakal menjadi andalan Shin Tae-yong di lini depan Garuda.

Permainannya yang ngotot ditambah determinasi tinggi membuat pemain RANS FC ini selalu dipanggil.

Selama era kepelatihan STY, Kushedya Hari Yudo telah mencatatkan sembilan caps dan satu assist untuk Indonesia.

Namun, cedera kambuhan yang dideritanya membuat Kushedya Hari Yudo tidak pernah lagi dipanggil.

4. Dedik Setiawan


Dedik Setiawan. Foto: PSSI.

Dedik Setiawan yang memiliki determinasi sangat cocok dengan strategi Shin Tae-yong selama ini.

Sejak Shin Tae-yong melatih Timnas Indonesia, Dedik Setiawan telah dimainkan sebanyak delapan pertandingan.

Namun, cedera dan performanya yang kian menurun membuat namanya mulai menghilang dari daftar panggilan.

Pemain Arema FC ini pun dinilai masih memiliki peluang untuk kembali asalkan mampu menunjukkan performa seperti sebelumnya.

5. Ezra Walian


Ezra Walian. Foto: PSSI.

Ezra Walian adalah satu-satunya pemain naturalisasi yang ada dalam daftar ini.

Secara statistik, performa Ezra Walian sebetulnya tidak terlalu buruk karena mampu mencetak tiga gol dan satu assist dalam delapan laga bersama skuad Garuda.

Namun, pemain Persib Bandung ini tidak pernah lagi dipanggil Shin Tae-yong sejak Piala AFF 2020.

Kendati demikian, peluang Ezra untuk kembali ke tim nasional masih cukup terbuka berkat performnya bersama Maung Bandung.

Terlebih, dia bisa bermain di berbagai posisi seperti penyerang, sayap, hingga gelandang tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesuatu yang disukai oleh Shin Tae-yong saat memanggil pemain untuk Timnas Indonesia.


 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT