GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketika Shayne Pattynama Skakmat Jurnalis Malaysia yang Berani-beraninya Tanya soal Pemain Naturalisasi di Tubuh Timnas Indonesia

Di momen Piala Asia 2023 lalu, seorang jurnalis asal Malaysia mendapat jawaban menohok dari Shayne Pattynama setelah ia bertanya soal isu pemain naturalisasi -
Kamis, 4 April 2024 - 14:36 WIB
Ketika Shayne Pattynama Skakmat Jurnalis Malaysia yang Berani-beraninya Tanya soal Pemain Naturalisasi di Tubuh Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Ada momen unik yang terjadi kala timnas Indonesia tampil gemilang hingga lolos babak 16 besar Piala Asia 2023. Dimana Shayne Pattynama memberi jawaban menohok atas pertanyaan seorang jurnalis Malaysia.

Meski akhirnya tersingkir di babak 16 besar Piala Asia, namun perjuangan para penggawa timnas Indonesia akan selalu dikenang. Itu karena lolos ke fase 16 besar adalah prestasi terbaik timnas di ajang 4 tahunan tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka tak heran jika para pemain timnas Indonesia termasuk Shayne Pattynama langsung menjadi sasaran untuk diwawancarai para jurnalis. 

Kebanyakan dari awak media di Piala Asia 2023 penasaran bagaimana perasaan mereka usai menjadi bagian dari sejarah Indonesia? 

Salah satu jurnalis ternyata berasal dari Malaysia dan dia mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai Shayne Pattynama. Lantas Bagaimana isi dari wawancara tersebut? Berikut ini adalah jawabannya.

Ya, dalam ajang Piala Asia 2023 Pattynama menjadi salah satu pemain yang sering mendapatkan sorotan. Itu terjadi setelah pemain berusia 25 tahun sempat sulit mendapatkan menit bermain di fase grup.

Hal itu sebenarnya wajar karena ia telat bergabung pemusatan latihan setelah izin harus mengurus ibunya yang sakit di Belanda.

Shin Tae-yong kemudian mempercayakan posisi bek kiri kepada Pratama Arhan, pemain kelahiran Blora tersebut juga mampu tampil solid dalam tiga pertandingan yang dijalani oleh timnas Indonesia di fase grup.

Pada babak 16 besar Shin Tae-yong akhirnya memberikan kesempatan bermain kepada Pattynama sesuatu yang pastinya disambut dengan baik karena dirinya akhirnya bisa merasakan debut di ajang Piala Asia. 

Namun sayang dalam debut Pattynama di Piala Asia, ia harus menerima kenyataan saat timnas Indonesia dilumat Australia dengan skor 4-0. Hasil yang sekaligus membuat skuad garuda gagal lolos ke babak selanjutnya. 

Meski gagal, namun Pattynama tetap dinilai sebagai pahlawan. Ia bersama pemain timnas Indonesia yang lain sudah dianggap sebagai bagian dari sejarah karena berhasil meloloskan Garuda hingga ke babak 16 besar. 

Setelah laga, mantan pemain Viking FK itu kemudian mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara dengan media yang salah satunya berasal dari Malaysia. 

Tapi secara spontan Shayne Pattynama mendapatkan pertanyaan yang membuat dirinya terkejut, yakni soal pemain warisan yang mungkin maksudnya adalah pemain naturalisasi

Shayne Pattynama pun meminta jurnalis tersebut mengulangi pertanyaannya. “Apa kamu berharap timnas Indonesia punya lebih banyak lagi pemain naturalisasi?,” tanya jurnalis asal Malaysia itu.

Pemain yang memiliki darah Indonesia dari sang ayah itu kemudian menegaskan bahwa saat ini timnas Indonesia sedang fokus meningkatkan kualitas mereka.

“Tentu saja kami hanya ingin tim menjadi kuat tentunya. Tapi tim sudah sangat bagus sekarang,” kata Shayne Pattynama. 

“Tapi yang paling penting adalah kami baru saja melakukan pekerjaan dengan baik. Sekarang kami harus mengembangkannya selangkah demi selangkah,” imbuhnya.

Kisah haru di balik naturalisasi Shayne Pattynama

Shayne Pattynama menjadi salah satu sosok pemain keturunan yang proses naturalisasinya terbilang emosional. Shayne dibesarkan oleh seorang ayah kelahiran Semarang keturunan Maluku.

Sang ayah selalu mengajarkan tata krama dan menceritakan keindahan alam Indonesia. Shayne juga dipesan agar suatu saat nanti bisa membela timnas Indonesia sebagai seorang pesepakbola. 

Mimpi itu akhirnya bisa terwujud setelah Januari 2023 lalu disumpah menjadi seorang warga negara Indonesia. 

Namun sayang sang ayah tidak dapat menyaksikan langsung karena telah berpulang 6 tahun sebelumnya. 

“Sungguh menyakitkan, saya tidak bisa bersamanya dan dia menyaksikan keputusan saya untuk bermain di timnas Indonesia,” kata Shayne.

“Namun, saya percaya pada fakta bahwa dia menjaga saya dan dia punya andil besar bagi saya untuk mewujudkan ini,” tambahnya. 

Tim nasional bagi Shayne memiliki arti yang lebih dalam hidupnya. 

“Setiap kali saya mengenakan kaus, saya akan berjuang untuk negara ini dan untuk ayah saya,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(amr)

Follow tvOnenews.com di sini Google News.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
background

Pekan ke-33

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT