News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pandit Senior Ini Ikut Geram, Sarankan Shin Tae-yong Agar Pemain yang Merasa Sudah Jadi Bintang dan Egois Dicoret dari Timnas indonesia U-23

Pandit senior sekaligus komentator sepak bola, Bung Binder memberi pandangannya soal performa pemain timnas Indonesia saat bersua Irak, disebut Star Syndrome.
Minggu, 5 Mei 2024 - 14:48 WIB
Bung Binder memberikan pandangannya soal performa pemain timnas Indonesia saat bersua Irak.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Bola Bung Binder / Julio Trisaputra tvOnenews

tvOnenews.com - Pandit senior sekaligus komentator sepak bola, Bung Binder memberikan pandangannya soal performa pemain timnas Indonesia saat bersua Irak.

Di mana terdapat satu nama yang menjadi sorotan dalam laga perebutan juara ketiga antara timnas Indonesia vs Irak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marselino Ferdinan menjadi sorotan suporter Indonesia pasca kekalahan tim Garuda Muda 1-2 atas Irak, laga hidup mati untuk merebut tiket ke Olimpiade 2024 Paris.


Marselino Ferdinan saat timnas Indonesia tundukkan Korea Selatan. (PSSI)

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa, (Kamis (2/5). Marselino Ferdinan banyak dinilai bermain secara egois.

Gelandang milik KMSK Deinze itu tampak kerap memamerkan skill-nya untuk diri sendiri daripada memilih kerja sama tim.

Selain dianggap terlalu egois dan terkesan ingin show off, pemain berusia 19 tahun itu kerap salah mengambil keputusan di momen-momen penting kala Indonesia sedang menyerang.

Alhasil banyak peluang skuad Garuda Muda yang terbuang sia-sia.

Sontak saja aksi-aksi dari gelandang serang timnas Indonesia itu memantik perhatian dari pecinta sepak bola tanah air.

Sejumlah kritikan dilontarkan oleh suporter timnas Indonesia mengarah kepada Marselino Ferdinan.

Sementara itu, pandit senior Bung Binder memberikan pandangannya soal salah satu pemain timnas Indonesia yang disebut sebagai star syndrome, terutama pada laga penting Indonesia U-23 vs Irak U-23.

Bung Binder tidak menyebutkan secara terbuka siapa sosok pemain yang star syndrome tersebut.

"Star Syndrome itu artinya ketika seseorang merasa sebagai pemain bintang, atau yang paling hebat, sehingga dia punya kepercayaan diri yang terlalu tinggi alias overconfidence," tuturnya dilansir Youtube Bola Bung Binder.


Bung Binder sarankan agar Shin Tae-yong coret pemain yang bermain egois.

Menurut pemilik nama lengkap Binder Singh ini bahwa ketika orang overconfidence, tentu egonya akan tinggi.

"Bagi pesepakbola sangat bahaya jika dia merasa sebagai pemain bintang di timnya. Walaupun fakta mungkin pemain tersebut adalah pemain bintang bagi timnya," tuturnya.

Seperti contohnya Kylian Mbappe di timnas Prancis, Erling Haaland di timnas Norwegia, dan Lionel Messi di timnas Argentina.

"Jelaslah mereka bintangnya, tapi mereka tidak boleh merasa sebagai pemain yang paling hebat di atas lapangan, karena permainan sepak bola itu adalah permainan yang melibatkan 11 pemain di atas lapangan," jelasnya.

Binder juga mengutip perkataan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir saat ke Locker Room saat pertandingan melawan Irak.

"Kita jatuh bersama bangun bersama, sepak bola bukan permainan dua orang, permainan 11 orang," ujar Erick Thohir dikutip dari akun Instagram pribadinya.

Bung Binder mengungkapkan bahwa terlihat ada beberapa pemain dari timnas Indonesia U-23 yang sudah merasakan Star Syndrome.

"Itu sangat berbahaya karena timnas Indonesia U-23 masih punya peluang untuk lolos Olimpiade asalkan bisa menang di pertandingan Playoff melawan Guinea," terangnya.

Ia juga meminta Shin Tae-yong melakukan evaluasi dan mencoret pemain yang egois di skuad timnas Indonesia U-23.

"Saya harapkan Shin Tae-yong dapat mengevaluasi semua pemain, dan pemain yang memang egois coret saja," pungkas Binder.

"Kan Shin Tae-yong pernah melakukan itu juga sebelumnya kan, pemain yang tidak disiplin, atau pemain yang tidak ingin atau tidak bisa mengikuti arahannya dicoret, enggak masalah karena harus bermain secara tim," jelasnya.

Sebelumnya, timnas Indonesia melakoni 3 laga di babak penyisihan Grup A, Indonesia vs Qatar 0-2, Indonesia vs Australia 1-0, dan menekuk Yordania dengan skor 4-1.

Di babak perempat final memulangkan Korea Selatan di babak penalti dengan skor 11-10.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim besutan Shin Tae-yong takluk dari timnas Uzbekistan U-23 di babak semifinal Piala Asia U-23 dengan skor 2-0.  Dan gagal merebut juara ketiga setelah dikalahkan 2-1 dari Irak. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

30 Tahun Piala AFF: Timnas Indonesia Belum Pernah Juara, 2 Kali Back-to-Back Angkat Koper di Fase Grup

30 Tahun Piala AFF: Timnas Indonesia Belum Pernah Juara, 2 Kali Back-to-Back Angkat Koper di Fase Grup

Kegagalan Timnas Indonesia dalam Piala AFF 2026 membuat Skuad Garuda sudah dua kali back-to-back tidak lolos ke semifinal.
Polda Jambi Pecat Lima Personel Terkait Tewasnya Brigadir EWS

Polda Jambi Pecat Lima Personel Terkait Tewasnya Brigadir EWS

Polda Jambi menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) kepada lima personel Polri terkait kasus meninggalnya Brigadir EWS di wilayah hukum Polres Tanjung Jabung Timur.
Lima Oknum Polda Jambi Dipecat Buntut Tewasnya Brigadir EWS

Lima Oknum Polda Jambi Dipecat Buntut Tewasnya Brigadir EWS

Polda Jambi menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) kepada lima personel Polri terkait kasus tewasnya Brigadir EWS di wilayah hukum Polres Tanjung Jabung Timur.
Dinkes DKI Tegaskan Tak Ada Nakes Jakarta Mencibir Curhatan Pasien BPJS Yurizal

Dinkes DKI Tegaskan Tak Ada Nakes Jakarta Mencibir Curhatan Pasien BPJS Yurizal

Media sosial beberapa waktu lalu viral dengan curhatan pasien BPJS Kesehatan Yurizal. Lalu dicibir oleh oknum tenaga kesehatan (Nakes).
AC Milan Main di Jakarta, Erick Thohir Kagum Banyak Klub-klub Dunia Pilih Indonesia untuk Gelar Pramusim: Dampaknya Positif

AC Milan Main di Jakarta, Erick Thohir Kagum Banyak Klub-klub Dunia Pilih Indonesia untuk Gelar Pramusim: Dampaknya Positif

Indonesia menarik perhatian klub-klub sepak bola dunia termasuk AC Milan sebagai destinasi tur pramusim. Menpora Erick Thohir menyambut positif fenomena itu.
Ulasan Menyakitkan Jurnalis Vietnam Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026: Memalukan!

Ulasan Menyakitkan Jurnalis Vietnam Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026: Memalukan!

Timnas Indonesia harus mengakhiri perjalanan di Piala AFF 2026 setelah gagal menembus semifinal. Skuad Garuda hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Singapura.

Trending

Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kembali terjadinya kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Putra Kelahiran Pacitan Sukses Jegal Langkah Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF 2026

Putra Kelahiran Pacitan Sukses Jegal Langkah Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF 2026

Putra Kelahiran Pacitan, Jawa Timur, sukses menjegal langkah Timnas Indonesia ke semifinal Piala AFF 2026 di Stadion Jalan Besar. Sosok tersebut adalah Ilhan Fandi.
Genjot Kualitas SDM, Puluhan Mahasiswa Ikut Program di Switzerland

Genjot Kualitas SDM, Puluhan Mahasiswa Ikut Program di Switzerland

Perguruan tinggi terus berperan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dengan berbagai program yang direalisasikannya.
Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Upaya memperkuat ketahanan air, sanitasi, pengelolaan sampah, energi bersih, hingga transformasi kota cerdas menjadi salah satu fokus utama yang mengemuka.
Kepala Bakom Ungak Kiprah Bahlil Lahadalia Gambaran 'Indonesia Dream'

Kepala Bakom Ungak Kiprah Bahlil Lahadalia Gambaran 'Indonesia Dream'

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari menilai perjalanan hidup dan kiprah Bahlil Lahadalia merupakan gambaran nyata tentang 'Indonesian Dream' yakni terbukanya kesempatan bagi setiap anak Indonesia untuk menggapai prestasi, meraih cita-cita, dan menjadi tokoh di tingkat nasional.
Update Mutilasi Depok: Polisi Ungkap Alasan Mengapa Potongan Tubuh Korban Belum Juga Ditemukan

Update Mutilasi Depok: Polisi Ungkap Alasan Mengapa Potongan Tubuh Korban Belum Juga Ditemukan

Polisi masih mencari kaki milik K (51) yang menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi oleh Saepullah (26) di kawasan Tanah Merah, Jalan Kapling Depkes, Pancoran Mas, Kota Depok, pada Selasa (4/8).
Kasus Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di RSCM Jadi Sorotan, Pemda DIY Pastikan Kejadian Serupa Tak Terjadi Yogyakarta

Kasus Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di RSCM Jadi Sorotan, Pemda DIY Pastikan Kejadian Serupa Tak Terjadi Yogyakarta

Belakangan terungkap bahwa peristiwa yang dialami oleh pasien bernama Yurizal Tri Chaerawan terjadi Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT