GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Keanehan di Laga Timnas Indonesia U-23 Vs Guinea, Mulai dari Penalti hingga Tempat Bertanding

Timnas Indonesia U-23 menderita kekalahan 0-1 dari Guinea U-23 pada laga playoff Olimpiade Paris 2024, dengan diiringi sejumlah keanehan dalam laga tersebut.
Kamis, 9 Mei 2024 - 22:57 WIB
Timnas Indonesia U-23 vs Guinea
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-23 harus mengakhiri perjuangan mereka dalam menggapai mimpi ke Olimpiade Paris 2024 setelah menderita kekalahan dengan skor 0-1 dari Guinea.

Pertandingan playoff interkontinental di Clairefontaine, Paris, Prancis berakhir dengan antiklimaks untuk skuad asuhan Shin Tae-yong pada Kamis (9/5/2024) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menabur mimpi untuk lolos ke Olimpiade dengan menembus empat besar Piala Asia U-23 2024, Timnas Indonesia U-23 harus melalui playoff karena kalah di perebutan tempat ketiga.

Dalam duel kontra wakil Afrika, Guinea, Garuda Muda terbilang mengalami kesulitan pada menit-menit awal. Namun, Ilaix Moriba dan kolega juga kesulitan untuk mencetak gol.

Mereka akhirnya menciptakan gol pada menit ke-28, namun itu pun melalui eksekusi penalti sang mantan pemain Barcelona, Ilaix Moriba.

Guinea dapat penalti lagi di babak kedua setelah Algassime Bah dilanggar Alfeandra Dewangga. Namun, bek PSIS Semarang itu nampak berhasil mengenai bola.

Shin Tae-yong dikartu merah dalam momen tersebut, namun Guinea gagal menambah skor karena Bah gagal melaksanakan tugasnya sebagai eksekutor.

Skor 1-0 menjadi akhir dalam pertandingan tersebut, meski Guinea memiliki banyak peluang. Sayangnya, Timnas Indonesia U-23 juga tidak bisa membalas.

Kepemimpinan wasit Letexier Francois menjadi sorotan, namun memang ada beberapa keanehan dalam pertandingan ini.

Deretan Keanehan di Laga Timnas Indonesia U-23 Vs Guinea

1. Ketiadaan VAR

Selagi kepemimpinan wasit Francois dipertanyakan, dia juga memiliki keterbatasan karena tidak ada bantuan di lapangan.

Francois mengambil keputusan berdasarkan pandangannya di lapangan, dan tidak bisa mempertimbangkan ulang karena ketiadaan VAR.

Dalam momen penalti pertama di menit ke-27, misalnya, pelanggaran Witan Sulaeman terhadap Algassime Bah terjadi di luar kotak penalti.

Jika dilihat ulang melalui VAR, maka keputusan Francois tersebut bisa dianulir dan Guinea akan mendapatkan tendangan bebas alih-alih penalti.

2. Pertandingan Digelar di Tempat Latihan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Clairefontaine memang terletak di Paris, Prancis, salah satu negara yang maju dalam sepak bola. Namun demikian, ini bukanlah stadion yang mumpuni.

Clairefontaine adalah tempat latihan Timnas Prancis sebelum jeda internasional. Oleh karena itu, pertandingan tidak bisa dibuka untuk umum.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bak Bumi dan Langit, Timnas Italia Unggul Telak atas Bosnia Jelang Final Playoff Piala Dunia 2026 Zona Eropa

Bak Bumi dan Langit, Timnas Italia Unggul Telak atas Bosnia Jelang Final Playoff Piala Dunia 2026 Zona Eropa

Perbedaan di antara Timnas Italia dan Bosnia dan Herzegovina begitu besar. Tak ayal jika Gli Azzurri menjadi unggulan jelang duel di final playoff Piala Dunia 2026 zona Eropa.
Gagal Naik Podium di F1 GP Jepang 2026, George Russell Sebut Dirinya Bisa Menang di Sirkuit Suzuka Jika Saja...

Gagal Naik Podium di F1 GP Jepang 2026, George Russell Sebut Dirinya Bisa Menang di Sirkuit Suzuka Jika Saja...

Pembalap tim mercedes, George Russell nampaknya masih kecewa dengan kegagalannya naik podium di F1 Gp Jepang akhir pekan kemarin.
Sepak Terjang Dony Tri Pamungkas, Wonderkid Persija Gemilang di FIFA Series 2026 Buka Jalan ke Eropa

Sepak Terjang Dony Tri Pamungkas, Wonderkid Persija Gemilang di FIFA Series 2026 Buka Jalan ke Eropa

Dony Tri Pamungkas bersinar di FIFA Series 2026 dan dipuji Calvin Verdonk. Wonderkid Persija ini digadang-gadang berpeluang menembus klub Eropa.
Motif Mengerikan di Balik Kasus Mutilasi Bekasi

Motif Mengerikan di Balik Kasus Mutilasi Bekasi

Polisi mengungkap motif dua karyawan ayam geprek berinisial S (27) dan DS alias ANS (24) melakukan pembunuhan disertai mutilasi terhadap rekannya berinisial AH, di dalam freezer kios ayam geprek, kawasan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, kok Banyak yang Remehkan Timnas Indonesia, Padahal Kualitasnya Setara Tim Eropa Tengah

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, kok Banyak yang Remehkan Timnas Indonesia, Padahal Kualitasnya Setara Tim Eropa Tengah

Usai menang tipis lawan Timnas Indonesia, pelatih Bulgaria akui tak habis banyak yang remehkan skuad Garuda padahal kualitasnya sudah setara tim Eropa Tengah.
Floyd Mayweather Jr Konfirmasi Rematch Lawan Manny Pacquiao Hanya Duel Ekshibisi

Floyd Mayweather Jr Konfirmasi Rematch Lawan Manny Pacquiao Hanya Duel Ekshibisi

Floyd Mayweather Jr. mengklaim bahwa rematch tinju dunia melawan Manny Pacquiao tidak akan berstatus sebagai duel profesional. The Money mengatakan bahwa duel akbar tersebut hanya akan digelar sebagai laga ekshibisi.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Pertandingan semalam (30/3) timnas Indonesia melawan Bulgaria berbuah poin 0-1. Posisinya garuda menjadi runner-up dalam laga FIFA Series.
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Calvin Verdonk puji kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026. Ini 4 prediksi klub Eropa yang cocok jadi pelabuhan karier bintang muda Persija Jakarta.
Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terpukau dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungkas dan berharap ia bisa segera meniti karier di liga Eropa.
Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dikabarkan akan segera bertemu kembali dengan Yeum Hye-seon selaku kawan lamanya di Red Sparks pada final four Proliga 2026.
Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Justin Hubner ungkapkan perbedaan mencolok dalam gaya melatih John Herdman dibandingkan era sebelumnya di Timnas Indonesia. Ia menilai ada perbedaan pendekatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT