News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Kiper Timnas Indonesia U18 Ini Harus Akhiri Karier Sepak Bola Lebih Cepat Usai Kedapatan Konsumsi Narkoba hingga Jadi Begal

Padahal sempat jadi bintang Timnas Indonesia U18 asuhan pelatih Benny Dollo, namun pemain ini memutuskan mundur dari Garuda Muda hingga terjerat kasus begal.
Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:22 WIB
Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Pemain ini dulunya pernah menjadi andalan di sektor penjaga gawang Timnas Indonesia U18 asuhan Benny Dollo tahun 2007 silam.

Namun cukup disayangkan, kariernya berakhir lebih cepat karena eks kiper Timnas Indonesia U18 tersebut kedapatan mengonsumsi narkoba hingga menjadi begal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Timnas Indonesia memang kerap melahirkan talenta muda yang menjanjikan dan diharapkan bisa mengharumkan negara di kancah internasional.

Belum lama ini, Timnas Indonesia U23 asuhan Shin Tae-yong baru saja mencapai babak semifinal di partisipasi pertama mereka dalam Piala Asia.

Tidak hanya itu, Garuda Muda hampir saja melaju ke Olimpiade Paris 2024 apabila tidak dikalahkan wakil Afrika, Guinea dalam laga play-off antar benua.

Sebelum itu, Timnas Indonesia kelompok umur lainnya seperti U16 hingga U19 juga beberapa kali meraih gelar juara di suatu turnamen.

Kendati demikian, apabila jauh ditarik kebelakang ternyata ada pemain lulusan Timnas Indonesia U18 yang terbilang berprestasi, tapi kariernya justru mengkhawatirkan.

tvonenews

Salah satunya ialah mantan penjaga gawang andalan pelatih Benny Dollo di Timnas Indonesia U18 2007 yang bernama Dedek Hendri.

Kiprah manisnya bersama Timnas Indonesia U18 harus berakhir lebih cepat karena dirinya kedapatan mengonsumsi narkotika hingga ditangkap polisi karena kasus begal.

Awal karier Dedek Hendri dimulai dari kecil hingga remaja yang sangat mencintai sepak bola, kemudian dia bergabung dengan klub lokal Persatuan Sepak Bola Bangkinang.

Kariernya bersama PS Bangkinang yang dimulai sejak kelas 1 SMP ini terus meroket sampai dia menjuarai turnamen tingkat nasional bersama timnya.

Hal itulah yang akhirnya membuat Dedek Hendri berani mendaftarkan diri ke seleksi Timnas Indonesia U18 asuhan Benny Dollo pada 2007 dan diterima.

Setelah itu, Dedek Hendri memutuskan untuk pindah ke Jakarta guna meniti kariernya sebagai pemain profesional dan berlatih dengan Timnas Indonesia.

Ia bahkan pernah dipercaya oleh pelatih Benny Dollo sebagai kiper utama Timnas Indonesia U18 dalam Piala Raja Perlis di Malaysia dan turnamen di Thailand.

Di sana, Dedek Hendri menjadi pemain termuda Timnas Indonesia U18 karena pemain kelahiran 10 Desember 1994 itu baru berusia 15 tahun.

Akan tetapi, Dedek Hendri mengambil keputusan mengejutkan yakni mengundurkan diri untuk pulang kampung walau sedang dalam puncak keemasannya.

Ketika itu, Dedek Hendri yang masih membela Timnas Indonesia U18 cukup terpukul saat mendengar kabar kalau kedua orang tuanya di kampung memilih untuk bercerai.

Dedek Hendri yang saat itu sudah mundur dari Timnas Indonesia mengakui kalau dirinya sempat melanjutkan pendidikannya hingga lulus SMA pada tahun 2008 silam.

Namun, setelah itu Dedek Hendri mulai terjerumus ke lembah hitam dengan mengonsumsi narkoba sampai menjadi begal karena frustasi atas perceraian kedua orang tuanya.

Timnas Indonesia

Timnas Indonesia (Source: PSSI)

Karier sepak bolanya yang meredup karena kecanduan narkoba membuat Dedek Hendri memutuskan untuk gantung sepatu pada 2015.

Setahun kemudian menjadi yang terburuk bagi Dedek Hendri usai dirinya terlibat dalam aksi pembegalan dengan membawa senjata api di tangannya.

Ia mulai menjadi begal setelah berkenalan dengan pelaku lainnya yakni Indra yang mengajak Dedek Hendri untuk merampas kendaraan orang lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedek Hendri menjalankan aksi begalnya dengan menembak kaki korban hingga merampas motornya untuk dijual dan uangnya digunakan membeli narkoba.

Tak lama setelah itu, Dedek Hendri ditangkap Satuan Reskrim Polresta Pekanbaru di kediamannya di Danau Bingkuang, Kampar pada Juli 2016 lalu. (han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Ucapan Selamat HUT Provinsi Jawa Timur ke-81, Cocok Dijadikan Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat HUT Provinsi Jawa Timur ke-81, Cocok Dijadikan Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat HUT Provinsi Jawa Timur ke-81, cocok caption dan dibagikan ke media sosial.
Warga Tapteng Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan di Pinggir Jalan

Warga Tapteng Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan di Pinggir Jalan

Warga Lingkungan IV Barung-Barung, Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut) digegerkan penemuan seorang ba
Dua Negara Tetangga yang Terdampak Kabut Asap akibat Karhutla

Dua Negara Tetangga yang Terdampak Kabut Asap akibat Karhutla

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama lintas lembaga terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Berikut rekapan perjalanan panjang Addie MS, maestro musik Indonesia, mulai dari mengenal musik orkestra hingga membentuk Twilite Orchestra pada 1991 silam.
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pemadaman. Sedikitnya puluhan personel gabungan dari TNI, pemadam kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan. Petugas juga menerjunkan hampir 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa hukum 86 korban kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak oleh PT DGJ (inisial) memberikan keterangan di Bareskrim Polri, Jumat (9/10/2026). Ada beberapa modus yang digunakan dalam kasus ini.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT