GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Klarifikasi Anang Hermansyah usai Bernyanyi di Momen Kemenangan Timnas Indonesia hingga Disoraki Satu Stadion, Ternyata Ini Berawal ...

Penyanyi terkenal Indonesia, Anang Hermansyah akhirnya klarifikasi buntut penampilannya bernyanyi di momen kemenangan timnas Indonesia di Stadion GBK, 11 Juni.
Rabu, 12 Juni 2024 - 19:09 WIB
Anang Hermansyah klarifikasi soal bernyanyi di momen kemenangan timnas Indonesia atas Filipina.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / PSSI

tvOnenews.com - Penyanyi terkenal Indonesia, Anang Hermansyah akhirnya klarifikasi buntut penampilannya bernyanyi di momen kemenangan timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Di tengah euforia kemenangan timnas Indonesia atas Filipina masih menyisakan cerita soal Anang Hermansyah dan Ashanty bernyanyi hingga disoraki para fans Garuda di Stadion.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buntut kejadian tersebut, Anang Hermansyah dan Ashanty langsung mendapat banyak kritikan dan hujatan.

Anang Hermansyah
Anang Hermansyah and Friends. (instagram/@ananghijau)

Pasca wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan timnas Indonesia vs Filipina dengan skor 2-0. Tampak Anang dan Ashanty hadir menghibur para penonton dengan nama Anang & Friend.

Mereka bernyanyi di pinggir lapangan merayakan kemenangan tim asuhan Shin Tae-yong.

Alih-alih menyanyikan lagu Tanah Airku atau Indonesia Pusaka, Anang dan Ashanty justru menyanyikan dua lagu lain berjudul Kebyar-Kebyar dan Rindu Ini.

Anang dan Ashanty dianggap menyanyikan dua lagu yang kurang tepat dengan suasana yang terbangun di Stadion GBK.

Saat di lagu pertama, para suporter masih bersemangat menyanyikan lagu bersama-sama. 

Namun, ketika menyanyikan lagu Rindu Ini, para penonton di stadion langsung menyoraki penampilan mereka. Tak lama suara Anang & Friends pun hilang. Penonton yang di stadion menggantikannya dengan menyanyikan lagu kebangsaan Tanah Airku.

Klarifikasi Anang Hermansyah soal menyanyi di laga timnas Indonesia vs Filipina

Anang Hermansyah memberikan klarifikasi terkait polemik tersebut.

Mantan Anggota DPR RI dari PAN ini menyatakan permohonan maafnya terhadap para pendukung timnas Indonesia.

"Kami Anang Ashanty beserta Management mengucapkan  permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada para pendukung sepak bola tanah air," tulisnya di akun instagram @ananghijau.

"Sedikit kami luruskan ceritanya agar tidak terjadi kesalahpahaman, kami di sini bukan menawarkan diri, namun diminta untuk menjadi pengisi acara di tanggal 11. Suatu kebanggan saat ditawari mengisi acara ini, walau jauh di lubuk hati kami yang paling dalam ada perasaan khawatir karena merasa lagu-lagu kami tidak cocok di acara tersebut," terangnya.

Meski begitu, Anang menerima tawaran untuk bernyanyi itu karena kebanggannya dan bentuk mendukung timnas Indonesia.

"Maka kami menerima dan mengikuti semua aturan dan ketentuan semua aturan dan ketentuan dari panitia penyelenggara," tulis Anang.

"Kami diundang sebagai pendukung acara untuk menyanyikan beberapa lagu yang telah ditentukan oleh Panitia Penyelenggara dari PSSI," tuturnya.

"Dan kami murni terlibat sebagai pendukung tanpa ada pembayaran sedikit pun. Karena ini sebagai bentuk Cinta kami pada Indonesia khususnya Tim Nasional Indonesia," tambahnya.


Starter timnas Indonesia kontra Filipina. (AFC)

Anang pun mengaku hanya mengikuti semua instruksi yang ada, baik itu pemilihan lagu, waktu check sound sampai semua detail diikutinya.

Sebelum menerima tawaran, Anang menyatakan performance pada tanggal 6 dijadikannya sebagai acuan.

Di pertengahan lagu Indonesia Pusaka, lalu di akhir 1 lagu kebangsaan dan 1 lagu pribadinya.

Kemudian Anang memutuskan untuk mengikuti hal yang sama.

Anang berpendapat bahwa euforianya berbeda karena Indonesia vs Irak kondisinya juga berbeda.

"Saat itu artis perform setelah pemain selesai menyapa penonton. Kami pun di sini berpikir kami akan melakukan hal yang sama. Tapi balik lagi kami tidak mau mengintervensi, dan hanya mengikuti arah," tuturnya.

Panitia sudah punya SOP dan menjalankan acara sesuai yang mungkin sudah disepakati.

Kemudian lagu yang disepakati panitia penyelenggara sebagai berikut, saat jeda half time Indonesia Pusaka (laga wajib).

Setelah pertandingan, pihak Anang dibebaskan untuk memilih satu lagu.

"Kita memilih kebyar-kebyar dan sudah di-approve tanpa ada perdebatan apapun, andai saja kami diberikan arahan / masukan pasti kami akan mengikuti," jelasnya.

"Dan terakhir ini yang jujur paling membuat kita galau, sampai berkali-kali kita tanya yakin kita bawain lagu kita? Dikarenakan lagu kita semua slow dan cinta-cintaan," tandasnya.

Anang HermansyahPenyanyi tanah air, Anang Hermansyah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akhirnya diputuskan untuk memilih lagu Anang Hermansyah yang tempo beat yaitu 'Rindu Ini'.

Dalam klarifikasi tersebut, Anang Ashanty menegaskan bahwa tidak ada niat sedikit pun untuk menodai malam kemenangan tim Garuda dengan menyanyikan lagu yang tidak sesuai, apalagi sampai pergi meninggalkan arena.

"Meluruskan hal yang bilang lagu kita dimatikan itu tidak benar. Bahkan ketika lagu pertama berakhir kebyar-kebyar, kami sudah meminta untuk sudah di-stop saja lagu kedua," tulisnya.

"Namun mungkin karena panitia acara juga mempersiapkan acara tersebut dan sudah di-acc mereka melanjutkan sesuai dengan rundown acara," sambungnya.

Sampai kejadian itu, pihak Anang meminta untuk stop kepada panitia.

"Jadi bukan diberhentikan, tetapi kami yang meminta untuk dihentikan karana suasana yang kami lihat sudah tidak sesuai momentum," paparnya.

"Kami berharap saat pemain ada di lapangan, kami di infor atau di-brief, balik lagi ini juga salah kami yang seharusnya mempelajari kultur dan budaya apa yang harus dilakukan saat terjadi hal ini," tutup pernyataan klarifikasi Anang Ashanty. (ind)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari kompetisi domestik. Striker Persipura, Reno Salampessy, curi perhatian John Herdman dengan cetak 2 gol.
Kasus Koper Wisatawan Hilang di Bromo, Polisi Usut Tuntas

Kasus Koper Wisatawan Hilang di Bromo, Polisi Usut Tuntas

Polres Probolinggo bentuk tim khusus untuk menangani kasus tujuh koper wisatawan mancanegara asal Thailand yang hilang di kawasan Gunung Bromo.
Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN memprediksi awal Ramadhan 2026 di Indonesia berpotensi jatuh 19 Februari karena perbedaan pendekatan hilal global dan hilal lokal.
Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menyindir insiden yang terjadi dalam laga Derby d’Italia pada 2021 silam. Pada saat itu, sebuah diving dari Juan Cuadrado sukses membawa Juventus menang.
Viral Preman Modus Jukir Liar Getok Harga Rp100 Ribu ke Pengunjung di Tanah Abang, Delapan Orang Diamankan

Viral Preman Modus Jukir Liar Getok Harga Rp100 Ribu ke Pengunjung di Tanah Abang, Delapan Orang Diamankan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah preman berkedok juru parkir liar diringkus tim kepolisian di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (16/2/2026).
Kembali Bersinar di Panggung Global, BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Kembali Bersinar di Panggung Global, BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Capaian ini semakin memperkuat posisi BRI Group sebagai institusi keuangan nasional yang konsisten menghadirkan instrumen pendanaan berbasis ESG
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT