News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Piala AFF Bukan Level, Thom Haye Pernah Bawa Belanda Juara Piala Eropa 2 kali, Netizen: Disuruh Main AFF Rasanya Malu

Gelandang timnas Indonesia, Thom Haye menceritakan pengalamannya saat membela tim muda Belanda dan berhasil mempersembahkan trofi Piala Eropa U-17 tahun 2012.
Minggu, 23 Juni 2024 - 13:49 WIB
Potret Sandy Walsh dan Thom Haye saat berhasil membawa timnas Belanda meraih gelar juara Euro U-17 2012.
Sumber :
  • EUFA.com

tvOnenews.com - Pemain naturalisasi timnas Indonesia, Thom Haye menceritakan pengalamannya saat membela tim muda Belanda dan berhasil mempersembahkan trofi Piala Eropa U-17 pada tahun 2012.

Thom Jan Marinus Haye atau akrab disapa Thom Haye merupakan salah satu pemain penting di skuad timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak kedatangannya, Thom Haye memiliki peran penting di skuad timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong saat menghadapi Vietnam, Irak, dan juga menekuk Filipina.

Thom Haye
Selebrasi knee slide Thom Haye usai berhasil mencetak gol ke gawang Filipina, (PSSI)

Pesepakbola kelahiran Belanda, 9 Februari 1995 ini memiliki darah Indonesia yang mengalir di tubuhnya melalui kakek dan neneknya, kakek Thom Haye lahir di Solo, Jawa Tengah, dan neneknya berasal dari Sulawesi Utara.

Pemain yang memulai karier sepakbolanya di akademi AZ ini memiliki kemampuan yang dibutuhkan oleh Shin Tae-yong untuk mengawal lini tengah skuad timnas Indonesia.

Terbukti dalam beberapa laga terakhir, dia pandai melakukan distribusi bola untuk serangan ke tim lawan, dan juga melakukan tembakan.

Dalam acara bincang, Thom Haye dan Ivar Jenner diwawancarai oleh pandit senior Coach Justin.

Thom Haye menceritakan alasan memilih bergabung dengan timnas Indonesia, padahal telah memiliki prestasi mentereng di timnas Belanda kelompok umur.

"Apakah kamu pernah bermain di tim muda Belanda?" tanya Coach Justin.

Thom Haye mengaku pernah membela timnas Belanda di semua kelompok umur di level internasional.

Timnas Belanda di kelompok umur di antaranya U-15, U-17, dan U-21. Ia bahkan memiliki prestasi mentereng dengan menjuarai Piala Eropa selama dua kali.

"Saya pernah juara dengan tim U-17, saya menang kejuaraan eropa 2 kali, saya juga bermain dalam Piala Dunia U-17, lalu saya bermain sampai ke U-21," ungkap Thom Haye dilansir Youtube Indosat Ooredoo Hutchison.

"Tapi mengapa kamu memilih Indonesia, bukan belanda?" tanya Coach Justin.
 

Thom Haye
Thom Haye saat berseragam timnas Belanda (kiri) dan timnas Indonesia (kanan).

Merespons pertanyaan tersebut, Thom Haye mengaku bahwa sejak dulu dirinya melihat ada kemungkinan bermain untuk timnas Indonesia.

"Sejujurnya, saya sudah 29 tahun sekarang, saya tahu selalu ada kemungkinan bermain untuk Indonesia. Tetapi saya tidak pernah dihubungi, jadi saya tidak tahu apakah mungkin atau tidak (membela timnas Indonesia)," tandasnya.

"Dan beberapa tahun ini telah berubah banyak, lalu ada yang menghubungi saya," tambahnya.

Pernyataan Thom Haye pun viral di media sosial, dan beberapa netizen memberikan tanggapan soal prestasi gemilang 'The Professor'.

"Sekelas Thom Haye disuruh main AFF, aduh rasanya malu," tulis netizen.

"2 kali mengalahkan Jerman di final, Thom Haye dan Nathan Ake ketemu Emre Can, 2012 ketemu Leon Goretzka, Niklas Sule, Timo Werner," tulis netizen.

"Juara AFF setara Juara Euro pridenya kata orang-orang sih," tulis netizen berseloroh.

"Pemain kayak gini pernah dibandingin 11/12 sama pemain yang belum pernah juara AFF, mana paten," u ungkap fans timnas Indonesia.

"Indonesia beruntung banget dapat professor Thom Haye, kata Coach Justin Jenderal tim Indonesia di lapangan," ungkap netizen.

"Katanya apa salahnya juara AFF buat pembuktian gelar. Gua lebih baik masuk World Cup meskipun kagak juara dah, anggota AFF juga tahu timnas kita aslinya ngeri," ungkap fans Garuda.

"Pemain sehebat itu berkelahi dengan Piala AFF," tulis netizen.

"Pemain keturunan mau gabung ke Indonesia yang rankingnya di atas 100 aja udah keajaiban, soalnya pasti lebih menjanjikan timnas Belanda," papar fans.

"Si Fakhri Husaini dan Bung Towel bilang minimal Piala AFF dulu baru AFC, taklukkan ASEAN dulu baru diakui hebat, but fun fact Singapura juara AFF 4 kali tapi gak pernah masuk Piala Asia," terang fans.

Di sisi lain, pemain yang musim lalu bermain untuk SC Heerenveen saat itu dirinya dihubungi oleh Fardy Bachdim, kakak kandung dari mantan bintang timnas Indonesia, Irfan Bachdim.

Fardy Bachdim memiliki peran penting dalam proses mengurus para pemain naturalisasi yang berkarier di Eropa, dan salah satu hasil kerja dari Fardy adalah Thom Haye.

Fardy Bachdim juga sosok yang mengurus pemain naturalisasi seperti Shayne Pattynama, Ivar Jenner, hingga Rafael Struick.

Thom Haye mengakui bahwa selain sudah lama menantikan membela timnas Indonesia, dia juga memiliki tujuan mencari tahu asal-usulnya.

"Juga untuk mencari tahu asal-usulku dan untuk semuanya dari keluarga, tetapi ini memang sudah jelas, jadi tidak masalah," paparnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sejujurnya dari awal saya sangat antusias, keluarga saya juga bangga, mereka bilang ini akan membuat semuanya jadi bangga. Jadi ini merupakan pilihan yang mudah (memilih Indonesia), menurutku saya telah membuat keputusan yang tepat," sambungnya.

Untuk diketahui, Thom Haye baru saja mencatatkan gol pertamanya untuk timnas Indonesia saat menundukkan Filipina, kini pemain keturunan ini memiliki 3 caps bersama tim Garuda di bawah asuhan Shin Tae-yong. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

Berikut daftar 17 pemain drama Korea Doctor X: Mafia in White, berlatar medis kedokteran yang dibintangi Kim Ji Won.
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Pastikan Polri Bersama Masyarakat

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Pastikan Polri Bersama Masyarakat

Kapolda menegaskan kehadiran polisi harus dirasakan warga bukan hanya saat terjadi persoalan tetapi juga dalam memberikan rasa aman sehari-hari.
Piala Dunia 2026 Dituduh Ada Pemain Ilegal, FIFA Pastikan Kiper Kelahiran Prancis Sah Bela Kongo

Piala Dunia 2026 Dituduh Ada Pemain Ilegal, FIFA Pastikan Kiper Kelahiran Prancis Sah Bela Kongo

Walau sudah lebih dari empat bulan selesai, Nigeria dan Jamaika mempertanyakan status kelayakan kiper Kongo, Lionel Mpasi yang tampil di Piala Dunia 2026. 
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Dua finalis IBL All Indonesia edisi 2025, Satria Muda Pertamina Bandung dan Dewa United Banten, kali ini ditempatkan di grup berbeda sehingga peluang keduanya kembali bertemu di partai puncak tetap terbuka.
Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT