GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah Kalahkan Jepang hingga Jadi Tim Nomor Satu di Asia, Pelatih Iran Malah Khawatir Kalau Bertemu Timnas Indonesia, Dia Bilang...

Padahal pernah ungguli Jepang hingga jadi tim nomor satu di Asia, pelatih Iran justru khawatir jika harus bertemu Timnas Indonesian di Kualifikasi Piala Dunia.
Minggu, 23 Juni 2024 - 20:48 WIB
Pelatih Iran khawatir jika bertemu Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Team Melli/PSSI

tvOnenews.com - Bukan Jepang ataupun Korea Selatan, pelatih Iran Amir Ghalenoei justru harap-harap cemas apabila timnya bertemu Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Padahal, Iran terbilang menjadi negara nomor satu di sepak bola Asia, sementara Timnas Indonesia datang sebagai kuda hitam di turnamen tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, kemungkinan Timnas Indonesia bertemu Iran terbilang cukup besar lantaran kedua negara ini berada di pot yang berbeda dalam undian Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Iran yang datang sebagai tim unggulan menempati pot nomor satu bersama Jepang dan Korea Selatan dalam undian ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sebaliknya, Timnas Indonesia sebagai tim debutan berada di pot keenam atau terakhir karena menjadi negara dengan ranking terendah di turnamen itu.

Situasi inilah yang sangat memungkinkan apabila nantinya Timnas Indonesia berada di grup yang sama dengan Iran di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

tvonenews

Rekor ketika berhadapan dengan wakil Timur Tengah masih belum terlalu baik bagi Timnas Indonesia. Terbaru, pasukan Shin Tae-yong takluk dari Irak di grup F.

Meski demikian, situasi tersebut justru tak terlalu dihiraukan oleh pelatih Iran yakni Amir Ghalenoei yang justru khawatir kalau berjumpa Timnas Indonesia.

Pasalnya, kekuatan Timnas Indonesia dalam beberapa turnamen terakhir cukup mengesankan tim-tim besar Asia, salah satunya di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Bagaimana tidak, Timnas Indonesia menjadi wakil satu-satunya dari Asia Tenggara yang mampu menembus ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Menanggapi peluang bertemu Timnas Indonesia, Amir Ghalenoei selaku pelatih Iran mengungkapkan kalau mereka akan menurunkan kekuatan penuh di laga nanti.

Walaupun sering menumbangkan Jepang seperti di perempat final Piala Asia 2023 lalu serta menjadi tim nomor satu dalam kawasan Asia, tapi Iran tak mau anggap sebelah mata lawan-lawannya.

“Kami akan menerapkan taktik dan komposisi yang terbaik andai ada kesempatan melawan Timnas Indonesia (di Kualifikasi Piala Dunia 2026),” kata Ghalenoei dikutip dari FFIRI, Minggu (23/6/2024).

“Kami juga akan menguji satu atau dua pemain muda yang sudah memperlihatkan performa menjanjikan,” tambahnya.

Amir Ghalenoei menambahkan kalau Iran masih mempunyai sedikit masalah yang harus dibenahi meskipun sejauh ini terbilang cukup siap menuju ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

“Secara teknik, kami (Timnas Iran) sudah cukup baik dan siap, tapi kami masih mempunyai sedikit masalah,” ujar Ghalenoei.

“Kami menciptakan banyak peluang, tapi kami seringkali tidak bisa memanfaatkannya secara efektif,” jelasnya.

“Kami harus mengatasi masalah ini dengan melihat rekaman pertandingan dan latihan untuk memecahkan persoalan ini,” tandasnya.

Timnas Indonesia

Timnas Indonesia (Source: PSSI)

Kekhawatiran Amir Ghalenoei itu juga bukan tanpa sebab. Pasalnya, tim-tim lainnya justru berlomba-lomba ingin mengalahkan Iran yang notabene negara terbaik di kawasan Asia.

Maka dari itu, Amir Ghalenoei kembali mengatakan kalau negara lain pasti sudah memikirkan bagaimana cara untuk menyingkirkan Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sejumlah tim Asia mungkin tidak membiarkan kami mempunyai banyak peluang, terutama di kompetisi dengan level tinggi seperti ini,” tutupnya.

Undian babak penyisihan grup untuk ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang melibatkan Timnas Indonesia dan Iran akan digelar pada Kamis (27/6/2024) mendatang. (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di dalam tenda Glamping, pada Rabu (27/5/2026). Orang terdekat ungkap sifat asli Alvino Evan Hakim
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Polres Pekalongan membuka misteri santriwati hamil lewat mimpi diduga menjadi korban kiai cabul, AKF, pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan.
Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT