GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Abaikan Tawaran Timnas Indonesia Demi Impian Bela Negara Lain, Sekarang Karier 3 Pemain Muda Ini Semakin Meredup

Padahal dulu percaya diri bisa dipanggil negara tempat tinggalnya dan tolak Timnas Indonesia, karier sepak bola pemain keturunan ini justru semakin meredup.
Senin, 24 Juni 2024 - 15:20 WIB
Pemain keturunan yang tolak Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Karier sepak bola pemain muda di luar negeri ini seketika meredup tak lama setelah menolak tawaran panggilan dari Timnas Indonesia.

Padahal, ketiga pemain ini dikenal mempunyai kemampuan yang cukup luar biasa sehingga besar harapan agar bisa membantu Timnas Indonesia lebih berprestasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, PSSI di era kepemimpinan Erick Thohir kembali menjalankan program naturalisasi terhadap pemain keturunan di luar negeri.

Menurut Erick Thohir, semua pemain mempunyai kesempatan yang sama untuk membela Timnas Indonesia, baik itu lokal maupun keturunan.

“Siapapun yang punya darah Indonesia, yang ingin mengibarkan bendera merah putih, memperkuat tim nasional kita harus buka sebanyak-banyaknya,” kata Erick Thohir di Instagram-nya.

tvonenews

Maka dari itu, Timnas Indonesia baik yang ditangani Indra Sjafri maupun Shin Tae-yong langsung bergerak cepat menghubungi pemain keturunan di luar negeri.

Hasilnya, kontribusi pemain keturunan bagi Timnas Indonesia cukup baik dalam beberapa kejuaraan terakhir, seperti Piala Asia ataupun Kualifikasi Piala Dunia.

Namun, ada juga pemain keturunan di luar negeri yang menolak tawaran Timnas Indonesia dengan alasan mau menunggu panggilan negara lain.

Kendati demikian, seusai tolak tawaran Timnas Indonesia, mereka justru tak kunjung dipanggil negara lain hingga kariernya kian meredup.

Lantas, siapa saja pemain keturunan yang pernah tolak Timnas Indonesia dan kini kariernya semakin meredup? Berikut ulasannya.

1. Andri Syahputra

Andri Syahputra

Andri Syahputra (Source: Instagram)

Andri Syahputra sebenarnya berasal dari keluarga asli Indonesia bahkan dirinya lahir di Lhokseumawe, Aceh. Namun, ia pindah ke Qatar saat usianya 15 tahun bersama orang tuanya.

Alhasil, Andri Syahputra menerima pendidikan sepak bola dari kecil hingga dewasa di Qatar sebelum akhirnya Indra Sjafri menawarinya gabung ke Timnas Indonesia U19 2017.

Tapi sangat disayangkan, Andri Syahputra menolak tawaran gabung Timnas Indonesia U19 dan memilih menunggu panggilan Qatar yang bersiap jelang Piala Dunia 2022 silam.

Hal yang ditunggu-tunggu Andri Syahputra pada akhirnya tak pernah terwujud karena dia belum sekalipun dipanggil Qatar dan kini hanya bermain di tim papan bawah, Muaither SC. 

2. Jasper Ter Heide

Jasper Ter Heide

Jasper Ter Heide (Source: Instagram)

Memiliki keturunan Indonesia tidak serta-merta membuat Jasper Ter Heide mau membela skuad Garuda. Ini karena dia masih mengharapkan panggilan Korea Selatan, tempat kelahiran orang tuanya.

Karier sepak bola Jasper Ter Heide terbilang cukup mentereng dengan pernah memperkuat tim-tim besar Liga Belanda seperti Ajax, AZ Alkmaar, serta SC Cambuur.

Akan tetapi, karier pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan itu mulai meredup ketika pindah ke klub asal Spanyol, CF La Nucia.

Tidak hanya itu, Jasper Ter Heide bahkan belum memperkuat tim manapun setelah kontraknya diputus oleh klub Liga Spanyol itu pada awal 2024.

3. Khuwailid Mustafa

Khuwailid Mustafa

Khuwailid Mustafa (Source: Instagram)

Senada dengan Andri Syahputra, Khuwailid Mustafa merupakan pemain asli Indonesia yang saat ini tinggal dan berkarier di Qatar bersama keluarganya.

Pemuda kelahiran Lhokseumawe, Aceh tersebut memulai karier sepak bolanya di klub Qatar Al-Duhail sebum pindah ke Lusail SC pada musim 2023 silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Performa impresif Khuwailid Mustafa di Qatar menarik perhatian Indra Sjafri yang ketika itu berniat untuk menawarkannya gabung ke Timnas Indonesia.

Namun, lagi-lagi Khuwailid Mustafa menolaknya dan memilih perkuat Qatar, meski sampai sekarang belum sekalipun dipanggil tim asal Timur Tengah tersebut. (han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Target Lifting 610 Ribu Barel Minyak per Hari Dinilai Jadi Pertahanan Daya Tawar di Pasar Global

Target Lifting 610 Ribu Barel Minyak per Hari Dinilai Jadi Pertahanan Daya Tawar di Pasar Global

Di tengah produksi lapangan minyak nasional yang terus menghadapi penurunan alamiah, strategi Kementerian ESDM dinilai menjadi kunci untuk mengejar target tersebut.
Dilarang FIFA Bela Timnas Indonesia, Pemain Berdarah Maluku Ini Bakal Jadi Mesin Assist Ole Romeny di Fortuna Sittard

Dilarang FIFA Bela Timnas Indonesia, Pemain Berdarah Maluku Ini Bakal Jadi Mesin Assist Ole Romeny di Fortuna Sittard

Pernah berseragam Timnas Indonesia, tetapi gagal bela Garuda akibat aturan FIFA. Pemain keturunan Maluku ini dibidik Fortuna Sittard untuk menopang Ole Romeny.
Trump Ancam Siapapun yang Coba Menggangu Negosiasi AS-Iran, Salah Satu Negara yang Diancam Adalah Oman

Trump Ancam Siapapun yang Coba Menggangu Negosiasi AS-Iran, Salah Satu Negara yang Diancam Adalah Oman

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumbar ancaman kepada siapapun yang mencoba mengganggu negosiasi AS-Iran, salah satu negara yang diancam adalah Oman.
Ole Romeny dan Justin Hubner Bakal Punya Rekan Baru? Pemain yang Batal Bela Timnas Indonesia Ini Diincar Fortuna Sittard

Ole Romeny dan Justin Hubner Bakal Punya Rekan Baru? Pemain yang Batal Bela Timnas Indonesia Ini Diincar Fortuna Sittard

Pemain yang batal bela Timnas Indonesia berpotensi jadi rekan setim bagi Ole Romeny dan Justin Hubner setelah sang pemain diisukan masuk radar Fortuna Sittard.
Kapolsek dan Danramil Cicalengka Bandung Diserang Saat Karnaval HUT ke-81 RI

Kapolsek dan Danramil Cicalengka Bandung Diserang Saat Karnaval HUT ke-81 RI

Kapolsek Cicalengka Kompol Ade Rahmat, dan Danramil 2402/Cicalengka Kapten Inf Sumarna Chaerul jadi korban penyerangan dan pemukulan yang diduga dilakukan warga
Biaya Perpanjang SIM Terbaru, Siapkan Rp200 Ribuan dan Bukti BPJS Aktif

Biaya Perpanjang SIM Terbaru, Siapkan Rp200 Ribuan dan Bukti BPJS Aktif

Biaya perpanjang SIM terbaru masih mulai Rp200 ribuan. Simak rincian tarif SIM A dan C serta syarat wajib bukti BPJS Kesehatan aktif.

Trending

Bung Ropan Resmi Umumkan Garuda Calling, Timnas Indonesia Diklaim Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026

Bung Ropan Resmi Umumkan Garuda Calling, Timnas Indonesia Diklaim Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026

Dari 26 pemain yang disebut, Bung Ropan mengungkapkan kejutan terbesar dengan absennya bek sekaligus kapten kedua Timnas Indonesia, Rizky Ridho.
Ole Romeny dan Justin Hubner Bakal Punya Rekan Baru? Pemain yang Batal Bela Timnas Indonesia Ini Diincar Fortuna Sittard

Ole Romeny dan Justin Hubner Bakal Punya Rekan Baru? Pemain yang Batal Bela Timnas Indonesia Ini Diincar Fortuna Sittard

Pemain yang batal bela Timnas Indonesia berpotensi jadi rekan setim bagi Ole Romeny dan Justin Hubner setelah sang pemain diisukan masuk radar Fortuna Sittard.
Timnas Indonesia Disorot Klub Top Eropa, Klaim Penggawa Garuda Akan Pecahkan Rekor di Liga Champions: Sejarah Baru!

Timnas Indonesia Disorot Klub Top Eropa, Klaim Penggawa Garuda Akan Pecahkan Rekor di Liga Champions: Sejarah Baru!

Timnas Indonesia mendapat sorotan dari Lille setelah Calvin Verdonk diklaim bakal menjadi pemain pertama berstatus WNI yang tampil di fase liga Liga Champions.
Dari Palestina Untuk Indonesia, Seniman Asal Gaza Beri Hadiah Manis Lukisan di Puing Reruntuhan 

Dari Palestina Untuk Indonesia, Seniman Asal Gaza Beri Hadiah Manis Lukisan di Puing Reruntuhan 

Di tengah situasi sulit yang dihadapi oleh masyarakat Gaza, Palestina, seorang seniman Salah Al Nada berikan hadiah untuk merayakan HUT ke-81 Republik Indonesia
Momen Langka Presiden Prabowo Tiba-Tiba Panggil Semua Komandan Upacara Usai Bendera Diturunkan, Ada Apa?

Momen Langka Presiden Prabowo Tiba-Tiba Panggil Semua Komandan Upacara Usai Bendera Diturunkan, Ada Apa?

Sebuah momen menarik perhatian terjadi di penghujung Upacara Penurunan Bendera dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8) sore. 
BMKG Catat Terjadinya 1.598 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2 dan Terkecil Magnitudo 1,3

BMKG Catat Terjadinya 1.598 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2 dan Terkecil Magnitudo 1,3

BMKG mencatat 1.598 gempa susulan hingga Senin (17/8/2026) pukul 07.00 WIB di NTT.
Dalam Situasi Perang Iran Tetap Tawarkan Bantuan Medis untuk Gempa NTT

Dalam Situasi Perang Iran Tetap Tawarkan Bantuan Medis untuk Gempa NTT

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan belasungkawa kepada Indonesia atas gempa bumi dahsyat di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta menegaskan kesiapan Iran untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke daerah terdampak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT