News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komentar Tak Terduga Rafael Struick pada Nathan Tjoe A On yang Ngaku Tak Pernah Lakukan Hal ini, Rafa: Dia Berbohong...

Komentar lucu dan tak terduga dari Pemain Timnas Indonesia Rafael Struick kepada rekannya Nathan Tjoe A On yang mengaku tidak pernah melakukan satu hal ini.
Rabu, 17 Juli 2024 - 13:47 WIB
Rafael struick dan Nathan Tjoe A On
Sumber :
  • Kolase Instagram @rafaelstruick/@nathantjoeaon

tvOnenews.com - Rafael Struick berikan komentar tak terduga untuk Nathan Tjoe A On yang mengaku tak pernah melakukan hal ini.

Para pemain Timnas Indonesia memang dikenal memiliki hubungan yang sangat dekat satu sama lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu pemain Timnas Indonesia yang memiliki hubungan dekat adalah Rafael Struick dan Nathan Tjoe A On.

Sama-sama merupakan pemain diaspora, Rafael dan Nathan sering menunjukkan kedekatan mereka selama ini.

tvonenews

Tak jarang keduanya terlihat saling bercanda dengan melontarkan komentar-komentar lucu satu sama lain.

Hal tersebut kembali ditunjukkan oleh Rafael dan Nathan baru-baru ini.

Dua pemain keturunan Belanda-Indonesia itu baru-baru ini hadir di konten Youtube Le Minerale.

Pada konten yang diunggah di channel Youtube LeMinerale pada Sabtu (13/7/2024), Nathan Tjoe A On, Rafael Struick, Rizky Ridho, dan Ernando Ari membagikan tentang beberapa kisah mereka yang belum pernah diungkapkan sebelumnya.

Aurélie Moeremans, yang menjadi pemandu acara tersebut bertanya mengenai kepopularitasan para pemain terbaik Timnas Indonesia tersebut.

"Kalian kan udah terkenal banget sekarang. Nah, kira-kira kalian masih terpengaruh gak sih dengan komen-komen negatif gitu?" tanya Aurélie Moeremans, dikutip dari kanal Youtube LeMinerale.

Nathan Tjoe A On mengaku ia tidak pernah membaca komentar netizen, hanya terkadang ia masih membaca tergantung keadaan.

"Terkadang, itu tergantung," jawab Nathan.

Pemain Timnas yang sering dipanggil dengan sebutan mas tejo itu mengatakan tidak semua komentar yang ditulis netizen akan ia baca.

Terutama setelah pertandingan atau semacamnya berakhir, Nathan Tjoe A On cenderung tak mau membaca komentar.

"Saya tidak membaca semuanya, terutama setelah pertandingan atau semacamnya. Meskipun saya tahu saya bermain bagus saya tidak membacanya," jelasnya.

Menariknya, Rafael Struick yang juga berada di sana tiba-tiba melontarkan komentar lucu tak terduga pada Nathan Tjoe A On.

Rafael Struick berujar kalau rekan setimnya itu berbohong.

"Kamu berbohong!" seru Rafael Struick pada Nathan yang langsung mengundang tawa.

Mendapat 'tuduhan' seperti itu, Nathan buru-buru menegaskan jika ia bersumpah tidak berbohong.

"Aku bersumpah, aku bersumpah," sahut Nathan Tjoe A On.

Pemain kelahiran Rotterdam, Belanda itu kembali menjelaskan jika sekarang ia memang sangat jarang, bahkan tak pernah membaca komen-komen netizen.

Hal itu berbeda saat ia masih muda, dimana ia akan membaca semua komentar yang ada.

Meski Nathan Tjoe A On saat inipun masih terbilang sangat muda, ia mengaku merasa jauh lebih tua karena pengalaman sebagai pemain profesional yang cukup panjang.

Saat ini ia memutuskan untuk tidak membaca sama seklai karena terkadang komentar negatif bisa mempengaruhinya.

"Tapi ya, ketika Anda melakukannya dengan baik itu bagus untuk dibaca. Tetapi ketika Anda bermain lebih sedikit (buruk), itu sedikit mempengaruhi Anda. Jadi saya memutuskan untuk tidak membaca apa pun," tegasnya.

Sementara itu, ini bukan kali pertama Rafael Struick menuduh jika Nathan Tjoe A On berbohong.

Sebelumnya, dalam konten Youtube Freeport Indonesia keduanya juga hadir bersama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nathan dan Rafael diberikan beberapa pertanyaan, salah satunya apakah mereka pernah dimarahi Coach Shin Tae-yong.

Saat Nathan mengaku tidak pernah kena marah STY, Rafael disebelahnya berkata jika temannya itu berbohong. (tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT