News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Thom Haye untuk Bahrain dan China Jelang Round 3, hingga Rencana Terselubung Malaysia dan Thailand untuk Timnas Indonesia U-19

Dua berita bola terpopuler tentang pesan Thon haye untuk Bahrain dan China, serta rencana terselubung Malaysia dan Thailand untuk Timnas Indonesia U-19.
Jumat, 26 Juli 2024 - 16:50 WIB
Thom Haye dan Timnas Indonesia U-19
Sumber :
  • Kolase Instagram @thomhaye/@jensraven9

tvOnenews.com - Kabar mengenai Timnas Indonesia menjelang round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 membuat para pemain ikut memberikan pendapat mereka.

Thom Haye menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia yang memberikan pesan untuk lawannya di putaran ketiga mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu berita tentang Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2024 menjelang semifinal cukup menjadi sorotan.

Apalagi salah satu media Vietnam, Soha, menduga Malaysia dan Thailand memiliki rencana terselubung untuk Timnas Indonesia di AFF U-19 2024.

Kedua hal tersebut sempat menjadi berita bola Timnas Indonesia terpopuler di tvOnenews.com, bagaimana informasi tentang kedua berita tersebut? Simak rangkumannya di bawah ini.

1. Pesan Thom Haye untuk Bahrain dan China Jelang Round 3

Banyak yang menganggap Timnas Indonesia bukanlah tim yang diunggulkan di Grup C pada round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Namun, para pemain Timnas Indonesia, termasuk Thom haye, tetap optimis jika skuad Garuda bisa bersaing di putaran ketiga.

Thom Haye merasa tetap yakin dengan potensi yang dimiliki oleh Timnas Indonesia sekarang meskipun mereka tak diunggulkan.

Keyakinan ini harusnya membuat tim lawan mulai waspada dengan skuad Garuda karena bisa saja Indonesia benar-benar memberikan kejutan tak terduga.

Thom Haye menilai Indonesia saat ini adalah sebuah tim yang sangat padu dan bisa berjuang bersama.

Sehingga bukan hal yang tidak mungkin bagi mereka untuk memberikan kejutan di kualifikasi Piala Dunia.

"Sekarang kami lolos ke putaran ketiga. Ada beberapa perubahan di tim, kami makin kuat, dan bisa dirasakan kami makin padu. Penting ketika kita percaya dapat meraih sesuatu yang lebih ke depannya, dan itu membuat kami jadi lebih kuat," kata Thom Haye seusai laga Indonesia vs Filipina pada Selasa (11/6/2024).

Thom Haye juga menegaskan jika Timnas Garuda tidak terus berjuang dan terus melangkah maju.

Menurut pemain berjuluk The Professor itu, skuad Indonesia memiliki rasa kepercayaan antara satu sama lain yang kuat dan itu akan membuat mereka semaki solid sebagai tim.

Ia juga mengungkap ketidaksabarannya menunjukkan kemampuan Timnas Indonesia di laga round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang.

"Kami tidak akan berhenti di sini. Kami saling percaya satu sama lain, dan di putaran selanjutnya kami akan menunjukkan kemampuan kami. Memang kami kalah lawan Irak, tetapi sekarang saya tidak sabar untuk merasakan tantangan di putaran ketiga nanti," ungkap Thom Haye.

Melihat ungkapan tegas dari Thom haye ini, tersirat dirinya seakan menunjukkan keberanian dan keseriusannya di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang.

Haye seakan tak peduli dengan siapa lawan yang bakal dihadapi Timnas Indonesia, karena yang terpenting menurutnya adalah bagaimana kemampuan tim tersebut.

Di sisi lain, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, juga ikut membagikan pendapatnya tentang putaran ketiga mendatang.

STY menjelaskan tentang target Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia itu.

Juru taktik asal Korea Selatan itu mengatakan jika target Indonesia di babak 3 ini bukanlah untuk meraih juara satu atau dua grup melainkan finish di peringkat ketiga atau keempat.

Menurutnya, hal ini meupakan target yang paling realistis untuk skuad Garuda saat ini, kok bisa? Cek berita selengkapnya di sini: 

2. Rencana Terselubung Malaysia dan Thailand untuk Timnas Indonesia U-19 

Timnas Indonesia U-19 akan segera melakoni partai semifinal di ajang Piala AFF U-19 2024.

Menjelang pertandingan tersebut, media Vietnam, Soha, secara tak terduga mengatakan jika ada dugaan Thailand dan Malaysia memiliki rencana rahasia untuk Timnas Indonesia U-19.

Media Vietnam itu awalnya menyoroti performa Timnas Indonesia U-19 yang begitu memukau sepanjang turnamen.

Tim Garuda juga pada akhirnya berhasil menjadi juara Grup A dengan perolehan poin sempurna, yakni 9 poin.

Dengan hasil memuaskan tersebut, Timnas Indonesia akhirnya dipastikan lolos ke babak semifinal.

Sedangkan untuk lawan skuad Garuda di babak semifinal mendatang adalah Malaysia.

Malaysia menjadi tim yang akan berhadapan dengan Timnas Indonesia usai unggul dari Thailand di Grup C.

Namun, Malaysia dan Thailand dianggap memiliki maksud terselubung kepada Timnas Indonesia.

Media Soha menduga Thailand dan Malaysia memiliki niat untuk sengaja kalah di pertandingan mereka untuk menghindari Timnas Indonesia. 

"Akankah Thailand dan Malaysia 'sengaja kalah' untuk menghindari Indonesia di semifinal?" tulis media Vietnam, Soha, di salah satu judul beritanya. 

Menurut media Vietnam Soha, ada kemungkinan Thailand dan Malaysia sebenarnya sama-sama menghindari bertemu dengan Timnas Indonesia U19.

Hal ini karena peluang untuk bisa lolos ke babak final akan menjadi lebih mudah jika mereka tidak berhadapan dengan Timnas Indonesia U19 di semi final.

Dugaan ini bermula karena Timnas Indonesia U-19 memiliki keunggulan sebagai tuan rumah dan juga keuntungan waktu jeda yang cukup panjang sejak pertandingan terakhir mereka.

"Saat ini, Timnas Indonesia U-19 masih memiliki keunggulan signifikan dari segi jadwal pertandingan dibandingkan lawan-lawannya. Tim tuan rumah mendapat libur 3 hari sebelum babak semifinal (yang berlangsung pada pukul 19:30 tanggal 27 Juli)," tulis media Vietnam Soha.  

"Sedangkan Thailand atau Malaysia hanya mendapat libur 1 hari sebelum babak semifinal," imbuhnya.

Melihat hal ini, tak heran jika Malaysia dan Thailand akan lebih memilih untuk menghindari Timnas Indonesia U-19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk membaca berita lengkapnya cek di sini: 

(tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT