Bak Bumi dan Langit, Media Vietnam Kritik Keras Sepak Bola Negaranya, dan Menyebut Timnas Indonesia Sebagai ....
- Kolase tvOnenews / PSSI / VFF
"Patut disebutkan, ini adalah keempat kalinya dalam 5 turnamen terakhir Vietnam U-19 harus terhenti, tepat setelah babak penyisihan grup turnamen U19 Asia Tenggara," tulis ulasan Soha.vn.Â
"Kegagalan sekali mungkin disebabkan oleh nasib buruk, namun hasil mengecewakan berturut-turut di banyak turnamen jelas menjadi perhatian," tambahnya.
Berdasarkan catatan, Vietnam U-19 tersingkir dari babak penyisihan grup pada tahun 2017, 2018, 2019 dan 2024.
Di mana khusus turnamen tahun 2022 adalah satu-satunya dalam 7 tahun terakhir Vietnam U-19 mencapai semifinal.
Meski harus puas sebagai juara ketiga usai dikalahkan oleh Malaysia U-19 dengan skor 3-0 di babak semifinal
"Dalam sistem turnamen remaja sepak bola Asia Tenggara termasuk U16, U19 dan U23, level U19 merupakan turnamen dengan performa terburuk di sepak bola Vietnam," tulis Soha.Vn.
Imbas soal performa buruk timnas kelompok umur Vietnam, kini opini publik menyoroti soal kualitas pembinaan usia muda sepak bola Vietnam.
Tak hanya itu, bikin tambah sedih menurut ulasan media Vietnam adalah kekalahan timnya dari timnas Indonesia.
Terutama sejak ditangani oleh Shin Tae-yong, timnas Indonesia menjadi mimpi buruk bagi Vietnam di turnamen bergengsi di Asia.
Shin Tae-yong dengan taktik jitunya memberi tiga kekalahan beruntun bagi tim berjuluk The Golden Star Warriors tersebut.

Timnas Indonesia senior saat berhasil mengalahkan Vietnam dua kali di ajang kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dan melaju ke putaran ketiga. (PSSI)
Fans Vietnam pun sangat meradang akan beberapa pencapaian yang diraih oleh timnas Indonesia, baik itu di ajang Piala Asia 2023, Piala Asia U-23 2024 dan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sepanjang tahun 2024, timnas Indonesia berhasil menang head-to-head 4-0 dari pertemuan melawan Vietnam.
Pertemuan terakhir, timnas Indonesia U-16 asuhan Nova Arianto mengalahkan Vietnam di ajang Piala AFF U16 2024 dengan skor 5-0.Â
Bahkan dari awal tahun hingga saat ini, Vietnam yang dulu raja sepak bola Asia Tenggara itu telah memainkan 7 pertandingan, dan mengalami kekalahan 6 kali.
Atas kekalahan beruntun dari Indonesia, timnas Vietnam senior berganti pelatih dari Philippe Troussier menjadi Kim Sang-sik usai kalah dari Indonesia. (ind)
Load more