News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waduh! Timnas Indonesia vs Australia Terancam Batal Pindah Venue ke Stadion GBK, Dirut PPKGBK Sebut ...

Timnas Indonesia dijadwalkan bakal melakoni dua laga menghadapi Arab Saudi dan Australia pada 5 dan 10 September 2024 mendatang.
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 14:25 WIB
Stadion GBK
Sumber :
  • Instagram - Love_GBK

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia terancam batal menjamu Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Skuad Garuda dijadwalkan bakal melakoni dua laga menghadapi Arab Saudi dan Australia pada 5 dan 10 September 2024 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasukan asuhan Shin Tae-yong itu terlebih dahulu akan away ke Arab Saudi yang dilanjutkan menjamu Australia sebagai tuan rumah.

Sejatinya, venue pertandingan menghadapi The Socceross itu awalnya bakal dihelat di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Kedati demikian, banyak rumor yang menyebut jika PSSI akhirnya ingin memindahkan venue tersebut ke SUGBK Jakarta.

Apalagi, Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga menyebut jika PSSI ingin memindahkan laga karena ruang bagi suporter menjadi lebih besar lantaran SUGBK memiliki kapasitas hingga 75 ribu penonton.

Walaupun berkeinginan ingin menggelar laga di SUGBK, namun rencana perpindahan venue itu terancam batal.

Hal ini disebabkan karena SUGBK baru saja melakukan ronovasi total dengan mengganti rumput lapangan menjadi baru.

Direktur Utama PPKGBK, Rakhmadi Arif Kusumo menjelaskan bahwa laga Timnas Indonesia kontra Australia belum secara resmi akan digelar di Stadion GBK.

Rakhmadi mengatakan bahwa PPKGBK sedang menunggu berbagai pihak untuk mengecek secara langsung stadion kebanggaan suporter Garuda tersebut.

Hal itu disebabkan karena usia rumput GBK yang baru ditanam masih berumur satu bulan sejak SUGBK melakukan renovasi lapangan.

"Kalau officially kita menunggu, kita masih menunggu semua itu ada ukuran-ukurannya, kalau umur usia rumput baru mulai. Maka perlu dipiksa dulu sama mereka," ujar Rakhmadi di Stadion Akuatik, Sabtu (10/8/2024).

"Kalau kami melihatnya ini baru muda sekali. Baru juga mulai ditanam kurang lebih satu bulanan, maka masih ada waktu lagi," tambahnya.

Rakhmadi menyebut jika usia ideal rumput stadion bisa digunakan kembali usai ditanam adalah saat berumur tiga hingga empat bulan.

Meski begitu, jelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 tersebut, ia mengaku bila nantinya bakal ada perwakilan FIFA yang mengecek secara langsung soal kesiapan rumput SUGBK.

"Idealnya itu 3-4 bulan baru siap dipakai. Jadi maka kita juga sedang pantau terus," jelas Rakhmadi.

"Kita juga cek di lab. Nanti mereka dari FIFA akan melihatnya," tutupnya.

Melihat dari faktor usia rumput SUGBK yang relatif masih sangat muda membuat Timnas Indonesia terancam batal menggelar laga di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walaupun belum ada pernyataan resmi dari PSSI, namun Federasi Sepak Bola Australia sudah mengumumkan informasi perpindahan venue pada laman Instagram resminya, Selasa (6/8/2024).

(igp/hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.
Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Masalah nyeri lutut dan sendi tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, jika terjadi nyeri lutut dan sendi, dr Zaidul Akbar menganjurkan ikuti langkah berikut

Trending

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT