Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Naturalisasi Jepang Ini Bicara Peluang Timnas Indonesia Tumbangkan Samurai Biru di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih naturalisasi Jepang ini tidak sabar menunggu pertandingan negaranya melawan Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Senin, 19 Agustus 2024 - 19:58 WIB
Timnas Indonesia Vs Jepang
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih naturalisasi asal Jepang, Wagner Lopes membeberkan peluang Timnas Indonesia bisa menumbangkan Samurai Biru pada November mendatang.

Timnas Indonesia tengah bersiap untuk melakoni sejumlah pertandingan dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skuad Garuda sendiri tergabung dalam grup C bersama sejumlah raksasa Asia, seperti Jepang, Arab Saudi, Australia, Bahrain, dan China.

Jepang menjadi salah satu lawan terberat yang akan dihadapi Timnas Indonesia mengingat tim berjuluk Samurai Biru termasuk dalam raksasa Asia.

tvonenews

Negeri Matahari Terbit itu tercatat pernah menumbangkan sejumlah tim kuat, seperti Jerman dan Spanyol pada Piala Dunia 2022.

Melihat situasi yang dihadapi Timnas Indonesia membuat sejumlah suporter Garuda beranggapan laga itu akan menjadi perlawan yang sangat sulit bagi Marselino Ferdinan dan kolega.

Kendati begitu, pandangan berbeda diutarakan mantan pemain Timnas Jepang, Wagner Lopes.

Juru taktik yang kini melatih PSS Sleman itu justru tak sabar ingin melihat laga antara Timnas Indonesia kontra Jepang.

Wagner Lopes menyebut jika laga skuad Garuda kontra Samurai Biru bakal menjadi pertandingan yang bakal berlangsung sangat seru.

"Menurut saya, meskipun Jepang memiliki kualitas teknis yang sangat baik, menurut saya itu akan menjadi permainan yang seru," ujar Wagner Lopes selepas laga PSS Sleman vs Persik Kediri, Senin (19/8/2024).

"Tetapi saya sangat ingin melihat Timnas Indonesia bermain dan saya pikir itu sangat bagus untuk sepak bola jika Timnas Indonesia lolos kualifikasi," tambahnya.

Wagner Lopes membeberkan terkait perbandingan kualitas Jepang saat ini dengan era kala dirinya masih menjadi pemain naturalisasi Samurai Biru.

Menurutnya, walaupun Jepang memiliki kualitas yang sangat bagus, namun skuad Samurai Biru masih memiliki sejumlah kekurangan, terutama dari segi penyelesaian bola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya rasa tim Jepang sangat kuat. Tim Jepang sangat berorganisasi, memiliki sirkulasi bola yang sangat baik," pungkas Wagner Lopes.

"Mereka hanya memiliki kekurangan dari segi penyelesaian atau finishing bola, tapi ada pemain cepat yang sedang bekerja untuk memperbaikinya. Ada banyak pemain yang bermain di Eropa," tutupnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT