News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Baru Kalah dari Bahrain, Kapten Australia Merasa Was-was Jika Timnas Indonesia Bakal Lakukan Hal Serupa terhadap Socceroos

Kapten Australia Matthew Ryan merasa khawatir jika Timnas Indonesia bisa merepotkan tim mereka seperti yang dilkakukan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia.
Senin, 9 September 2024 - 06:23 WIB
Kapten Australia was-was jelang hadapi Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Kapten sekaligus penjaga gawang Australia Matthew Ryan merasa khawatir jika Timnas Indonesia menyulitkan mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Hal ini tidak terlepas dari tren negatif yang diraih Australia pada laga pembuka Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat menjamu Bahrain, Kamis (5/9/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di saat yang bersamaan, Timnas Indonesia juga meraih kesuksesan setelah menahan imbang tim unggulan Arab Saudi di laga pembuka Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Seperti diketahui, tim nasional Australia besutan pelatih Graham Arnold di luar dugaan meraih hasil buruk dalam laga pembuka Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Diuntungkan sebagai tuan rumah, Australia justru dibuat kewalahan oleh perlawanan dari tim kuda hitam Bahrain yang tampil menyengat sejak awal laga.

Situasi ini diperparah dengan di kartu merahnya striker Australia Kusini Yengi pada menit ke-77 yang membuat Socceroos harus kekurangan jumlah pemain.

tvonenews

Bahrain kemudian sukses mencuri keunggulan melalui gol bunuh diri dari bek Australia Harry Souttar pada menit ke-89 sekaligus mengunci tiga poin dari kandang lawan.

Di sisi lain, Timnas Indonesia secara mengejutkan bisa membawa pulang satu poin dari lawatannya ke markas Arab Saudi dalam laga pembuka Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Senada dengan Bahrain yang datang dengan status tim kuda hitam, Timnas Indonesia justru dapat bermain lepas hingga unggul terlebih dahulu atas Arab Saudi.

Gol Ragnar Oratmangoen membuka keunggulan Timnas Indonesia meski tak lama berselang Arab Saudi menyamakan kedudukan lewat Musab Fahz Aljuwayr.

Hasil tersebut mengantarkan Timnas Indonesia berada di posisi keempat grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan satu poin, sedangkan Australia tepat di bawahnya.

Kini, baik Timnas Indonesia maupun Australia akan saling berhadapan dalam lanjutan pertandingan kedua grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Terkhusus Australia, mereka menargetkan poin penuh dalam kunjungannya ke markas Timnas Indonesia pada Selasa malam (10/9/2024) besok.

Kendati demikian, ada satu hal yang dikhawatirkan oleh para pemain Australia, termasuk sang kapten Matthew Ryan jelang berjumpa skuad Shin Tae-yong besok malam.

Matthew Ryan yang berposisi sebagai kiper mulai merasa was-was terhadap kemampuan Timnas Indonesia yang menurutnya menjadi ancaman serius bagi Australia.

Hal ini karena Matthew Ryan masih terbayang dengan kekalahan Australia atas Bahrain dalam laga pembuka Kualifikasi Piala Dunia 2026 di kandang mereka.

Maka dari itu, Matthew Ryan sesumbar kalau Australia tidak akan memberikan celah sedikitpun bagi Timnas Indonesia untuk membombardir lini bertahan mereka.

“Kami tahu bahwa mereka memiliki kualitas yang dapat merugikan kami jika kami tidak bermain dengan baik dan kami tidak akan memberikan kesempatan bagi mereka untuk melakukannya melalui cara kami bermain,” kata Matthew Ryan dikutip dari Socceroos.

Matthew Ryan menambahkan kalau Australia bakal tampil dengan melupakan kekalahan memalukan atas Bahrain dan menatap Timnas Indonesia sebagai ajang pelampiasan.

“Kami fokus pada diri kami sendiri dan apa yang perlu kami lakukan, dan kami yakin sebagai satu tim bahwa kami dapat bangkit dari hasil tadi malam (kalah atas Bahrain),” tegasnya.

Kapten Australia was-was jelang hadapi Timnas Indonesia
Kapten Australia was-was jelang hadapi Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Pada kesempatan yang sama, Matthew Ryan turut menyinggung pemain keturunan Belanda yang dalam beberapa waktu ke belakang menjadi faktor ketangguhan Timnas Indonesia.

“Kami jelas mengenal Australia dan kami juga memiliki pengaruh Belanda yang kuat di masa lalu. Maksud saya, kami tahu bahwa Indonesia adalah negara yang sangat teknis,” tambah Matthew Ryan.

Tidak berhenti sampai disitu, Matthew Ryan kemudian menyoroti tentang perkembangan para pemain Timnas Indonesia yang menurutnya berkembang cukup pesat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mereka suka memainkan permainan sepak bola modern, dan sangat bergantung pada teknik. Setidaknya itulah pengamatan saya selama bermain sepak bola Belanda,” tutupnya.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?
Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution memaparkan strategi penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam agenda Road to DTIIF 2026.
Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Pengacara korban mengatakan ada beberapa faktor yang membuat kliennya tertarik untuk berinvestasi emas di PT DGJ (inisial). Ternyata karena adanya sejumlah keunggulan yang ditawarkan antara lain adanya hologram, memiliki SNI, dan terdapat beberapa cabang.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT