News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belajar dari Kekalahan Memalukan atas Bahrain, Bintang Australia Imbau Rekan Setimnya agar Tak Remehkan Timnas Indonesia: Kita Akui...

Pemain andalan tim Australia ini mengingatkan kepada rekan setimnya agar tidak memandang sebelah mata kekuatan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia.
Selasa, 10 September 2024 - 06:49 WIB
Gelandang Australia pantang remehkan Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Gelandang Australia yang kini bermain di Bundesliga Jerman, Jackson Irvine meminta rekan setimnya agar tak meremehkan Timnas Indonesia.

Hal ini tidak terlepas dari kekalahan Australia atas Bahrain yang notabene datang sebagai tim non-unggulan, sama seperti Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, laga kedua putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan kembali digelar besok. Kali ini, Timnas Indonesia bakal menjamu Australia.

Australia bukanlah lawan yang asing bagi Timnas Indonesia. Di Piala Asia 2023 lalu, Socceroos menjadi mimpi buruk skuad Garuda yang bertekad melangkah jauh di turnamen itu.

Pada turnamen yang dihelat di Doha, Qatar tersebut, Australia sukses membenamkan perlawanan Timnas Indonesia dengan skor telak 4-0.

Beberapa bulan berlalu, Timnas Indonesia kembali dipertemukan dengan Australia. Kali ini kedua tim tergabung dalam grup yang sama di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Jelas, kekuatan Australia dan Timnas Indonesia telah jauh berbeda dengan apa yang keduanya tampilkan di Piala Asia 2023 silam.

tvonenews

Terbukti, di laga pembuka Kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu, Timnas Indonesia mendapat hasil yang berbanding terbalik dengan pencapaian skuad Graham Arnold.

Bertandang ke markas Arab Saudi, pasukan Shin Tae-yong sukses mencuri satu poin meskipun pada awalnya tim Garuda sama sekali tak diunggulkan.

Sebaliknya, Australia yang sebenarnya cukup percaya diri saat menjamu Bahrain, di luar dugaan justru kandas dari sang tamu dengan skor tipis 0-1.

Tentu, hasil ini membuat seluruh pemain hingga pendukung Australia kecewa. Apalagi, mereka mengusung target yang cukup mutlak, lolos putaran final Piala Dunia 2026.

Desakan dari publik Australia agar pelatih Graham Arnold segera mundur dari kursi kepelatihannya juga mulai menggema di jagat maya Negeri Kangguru.

Jika benar-benar tak ingin posisinya terancam, maka Graham Arnold dituntut agar bisa mengamankan poin penuh dalam lawatannya ke Jakarta.

Bukan cuma itu, sederet kesalahan yang mereka buat saat dikalahkan Bahrain, tidak boleh terulang ketika jumpa Timnas Indonesia, salah satunya meremehkan lawan.

Kondisi ini diungkapkan oleh gelandang Australia yang berkarier di Liga Jerman, Jackson Irvine. Ia berharap agar semua rekannya menganggap penting laga melawan Timnas Indonesia.

“Saya pikir ini sangat penting (vs Timnas Indonesia), kita perlu mengakuinya. Ini adalah pertandingan besar,” ujar Jackson Irvine dikutip dari ESPN.

Jackson Irvine berkaca dari kekalahan Australia atas Bahrain dan menjanjikan performa yang jauh lebih baik saat jumpa Timnas Indonesia. 

"Kami harus segera belajar dari kejadian ini (kalah dari Bahrain) dan melanjutkan ke pertandingan hari Selasa karena ini adalah hasil yang sangat mengecewakan. Kami harus tampil jauh lebih baik,“ tegasnya.

Gelandang Australia pantang remehkan Timnas Indonesia
Gelandang Australia pantang remehkan Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Maka dari itu, Jackson Irvine meminta agar para pemain Australia bisa melupakan kekalahan tersebut dan beralih fokus untuk menumbangkan Timnas Indonesia.

“Itu adalah penampilan yang mengecewakan. Kami semua melihat diri kami di cermin. Saya rasa tidak ada yang bermain 100 persen malam ini (vs Bahrain),” kata Jackson Irvine.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami masih memiliki pertandingan pada hari Selasa (vs Timnas Indonesia) dan kami harus melupakannya (kalah dari Bahrain) karena sangat penting bagi kami untuk meraih kemenangan di sana,” tutupnya.

Duel Timnas Indonesia vs Australia akan berlangsung nanti malam (10/9/2024) di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. (han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Laga Tanpa Celah

Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Laga Tanpa Celah

Persib akan berlaga pada 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat. Pihak kepolisian mengingatkan agar Bobotoh menjaga perilaku selama pertandingan.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?
Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution memaparkan strategi penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam agenda Road to DTIIF 2026.
Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Pengacara korban mengatakan ada beberapa faktor yang membuat kliennya tertarik untuk berinvestasi emas di PT DGJ (inisial). Ternyata karena adanya sejumlah keunggulan yang ditawarkan antara lain adanya hologram, memiliki SNI, dan terdapat beberapa cabang.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT