News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Terpesona Lihat Timnas Indonesia U17 Asuhan Nova Arianto, walau Kalah Lawan Swiss tapi...

Begini reaksi media Vietnam yang memuji penampilan Timnas Indonesia U17 asuhan Nova Arianto, walaupun hasilnya Timnas Indonesia U17 kalah lawan Swiss kemarin.
Kamis, 19 September 2024 - 09:53 WIB
nova arianto pelatih Timnas Indonesia U17
Sumber :
  • kolase

tvOnenews.com - Media Vietnam memberikan pujiannya terhadap penampilan pemain Timnas Indonesia U17 asuhan Nova Arianto yang tampil di Pinatar Supercup menghadapi Swiss.

Walaupun Timnas Indonesia U17 mengalami kekalahan, tetapi Skuad Garuda Muda tetap mendapat pujian dari media Vietnam

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Turnamen Pinatar Supercup merupakan kompetisi persahabatan internasional yang diikuti 4 tim dan berlangsung di Spanyol.

Selain Timnas Indonesia U17, juga ada Skotlandia, Swiss, dan Kepulauan Faroe yang ikut serta dalam Pinatar Supercup 2024.

Lantas bagaimana reaksi media Vietnam tentang penampilan Timnas Indonesia U17?

Menurut media Vietnam, hadirnya Turnamen Pinatar Supercup 2024 ini sangat positif bagi Timnas Indonesia.

Pasalnya, Timnas Indonesia U17 asuhan Nova Arianto sedang mempersiapkan diri untuk kualifikai Piala Asia U17 2025 sehingga bisa memanfaatkan Pinatar Supercup sebagai ajang latihan.

"Turnamen Pinatar Supercup mempunyai arti besar bagi Timnas Indonesia U17. Ini menjadi sesi latihan yang sangat penting bagi tim Van Dao menuju kualifikasi Asia U17 2025 mulai Oktober mendatang, dimana mereka satu grup dengan Kuwait, Kepulauan Mariana Utara, dan Australia," tulis media Vietnam Soha, seperti dilansir tvOnenews.com.

Walaupun akhirnya kalah melawan Swiss, Timnas Indonesia tetap mendapat pujian dari media Vietnam.

"Kalah menghadapi lawan-lawan Eropa, Timnas Indonesia tetap tampil impresif di Spanyol," tulis media Vietnam Soha.

Media Vietnam secara terang-terangan menyebutkan bahwa Timnas Indonesia U17 mampu tampil baik selama menghadapi Swiss.

"Timnas Indonesia U17 asuhan pelatih Nova Arianto ini bermain bagus," tulis media Vietnam Soha.

"Meski tampil buruk, kekuatan fisik dan kemahirannya, wakil Asia Tenggara itu tetap memasuki pertandingan dengan percaya diri, bermain adil dan mampu memecah banyak situasi serangan Swiss," lanjutnya.

Timnas Indonesia U17 dinilai memiliki kekuatan fisik, kepercayaan diri, hingga kemampuan taktis yang begitu baik selama menghadapi Swiss walaupun akhirnya harus kalah dengan skor 2-0.

"Pertandingan berakhir dengan skor akhir 2-0 untuk keunggulan Swiss. Indonesia U-17 kalah namun tetap menunjukkan banyak poin positif, mulai dari kekuatan fisik, kepercayaan diri, hingga kemampuan taktis," tulis media Vietnam Soha.

Tentunya hasil kekalahan ini bisa dijadikan sebagai pelajaran bagi Timnas Indonesia U17 asuhan Nova Arianto sehingga semakin siap menghadapi lawan berikutnya, terutama kualifikasi Piala Asia U17 2025.


(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT