News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Ini Ungkap Pengorbanan Besar Jay Idzes dan Pemain Naturalisasi Lainnya Demi Membela Timnas Indonesia, Ternyata ...

Publik sepak bola Indonesia sempat dihebohkan atas kabar bahwa dua pemain keturunan timnas Indonesia yang telah dinaturalisasi diduga memiliki paspor ganda.
Rabu, 25 September 2024 - 16:48 WIB
Sosok Ini Ungkap Pengorbanan Besar Jay Idzes dan Pemain Naturalisasi Lainnya Demi Membela Timnas Indonesia, Ternyata ...
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra

tvOnenews.com - Publik sempat dihebohkan atas kabar bahwa dua pemain keturunan timnas Indonesia yang telah dinaturalisasi diduga memiliki paspor ganda.

Di balik itu semua, ternyata terungkap ada pengorbanan besar yang dilakukan oleh para pemain keturunan yang dinaturalisasi demi membela timnas Indonesia, apa itu? baca selengkapnya di bawah ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, sebelumnya sempat beredar isu bahwa pemain naturalisasi memiliki paspor ganda.

Di mana rumor ini makin ramai dibicarakan setelah timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong sukses menahan imbang Australia dalam matchday kedua putaran ketiga Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Timnas Indonesia
Ragnar Oratmangoen, Jay Idzes dan Rafael Struick saat laga timnas Indonesia vs Australia. (PSSI)

Pemain naturalisasi seperti Maarten Paes dan Jay Idzes dikabarkan memiliki paspor ganda tersebut.

Selain memiliki paspor Indonesia, mereka juga disebut-sebut tak melepas paspor Belanda negara asal mereka.

Padahal, dalam undang-undang, di Indonesia tidak ada dwikewarganegaraan. 

Isu paspor ganda pemain naturalisasi timnas Indonesia pertama kali dilontarkan mantan Duta Besar RI untuk Polandia, Peter Gontha.

Pria yang dikenal sebagai penggagas Jakarta International Java Jazz Festival itu merasa resah dengan program naturalisasi yang dilakukan PSSI untuk Timnas Indonesia. 

"Apakah Anda tahu bahwa naturalisasi mereka hanya sementara, karena mereka mempunyai dua paspor, nanti kalau sudah selesai main di Indonesia mereka akan buang status WNI mereka? (saya tahu)," tulis Peter Gontha di akun Instagram pribadi miliknya.

Pengorbanan pemain naturalisasi demi bela timnas Indonesia

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga berbicara blak-blakan soal isu kewarganegaraan ganda pemain naturalisasi di timnas Indonesia.

Menurutnya Arya Sinulingga hal itu sudah dijawab oleh pihak Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), 

"Itu pasti sudah beres, kalau gak kan, mereka pasti tahan secara administrasi. Kita kan kalau mengurus itu, kita pasti ke Kedubes, prosesnya semua Kedubes juga, tanpa surat dari Kedubes nggak mungkin dia bisa dong masuk," ungkapnya dilansir youtube Sport77 Official.

Exco PSSI ini mengatakan bahwa dari sisi PSSI yang dipegang adalah secara administrasi pemain keturunan ini sudah beres.

"Kami tanya juga ke Imigrasi, Imigrasi bilang sudah beres, ya sudah selesai bagi kita, itu yang kita pegang," ucapnya.

Lalu di tengah-tengah pembicaraan, Mamat Alkatiri mengatakan bahwa jika Jay Idzes memiliki satu kewarganegaraan dan itu adalah Indonesia.

"Misalnya Jay Idzes dia main di Serie A, secara paspor dia sudah mengembalikan, dan dia cuma punya satu kewarganegaraan, kewarganegaraan Indonesia," ucap Mamat. 

"Dia pasti di Eropa dikenakan pajak non warga Uni Eropa dong, artinya potongan gaji dia tinggi banget, karena dia non kewarganegaraan Uni Eropa," terang Mamat Alkatiri kepada Arya Sinulingga.

Jay Idzes timnas Indonesia
Bek Timnas Indonesia Jay Idzes Saat Memperkuat Venezia FC. (source: Veneziafc.it)

Mamat Alkatiri mengatakan bahwa Jay Idzes punya pengorbanan besar demi membela timnas Indonesia, seperti rela dikenakan pajak sebagai warga negara non Uni Eropa.

Usai melepas kewarganegaraan Belanda dan kini menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

"Artinya dia punya pengorbanan di satu sisi dong untuk hal-hal itu, wow," ungkap Mamat seraya terkagum akan keputusan Jay Idzes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mendengar hal tersebut, Arya Sinulingga menyebut bahwa itu bagian dari keputusan Jay Idzes.

"Buktinya kemarin pas di Italia, waktu dia pemain kan diperkenalkan sebagai pemain timnas Indonesia," pungkas Arya Sinulingga. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Leg Kedua SEA V Cup 2026 Punya Juara Baru, Pelatih Vietnam Buka Peta Kekuatan Thailand

Leg Kedua SEA V Cup 2026 Punya Juara Baru, Pelatih Vietnam Buka Peta Kekuatan Thailand

Vietnam lolos ke babak final setelah mengalahkan Timnas Voli Indonesia dengan skor 3-1 (22-25, 25-22, 25-19, 25-18) di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Sabtu (25/7/2026). 
Buntut Celetukan Hotman Paris ke Wartawan, Korban Siap Jalani Rontgen Otak demi Buktikan Dugaan Penghinaan

Buntut Celetukan Hotman Paris ke Wartawan, Korban Siap Jalani Rontgen Otak demi Buktikan Dugaan Penghinaan

Setelah Hotman Paris resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya, pihak pelapor menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat laporannya, termasuk membawa korban menjalani pemeriksaan medis.
Santuy Meski Dihujani Kritik Usai Bela Febrie Adriansyah, Hotman Paris: Saya Tidak Salah!

Santuy Meski Dihujani Kritik Usai Bela Febrie Adriansyah, Hotman Paris: Saya Tidak Salah!

Pengacara Hotman Paris Hutapea akhirnya buka suara mengenai gelombang kritik yang menghampirinya setelah sempat menjadi kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Lepas Final, Reidel Toiran Akui Timnas Voli Indonesia Habis Bensin di Leg Kedua SEA V Cup 2026

Lepas Final, Reidel Toiran Akui Timnas Voli Indonesia Habis Bensin di Leg Kedua SEA V Cup 2026

Langkah Timnas Voli Indonesia dihentikan oleh Vietnam di babak semifinal SEA V Cup di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Sabtu (26/7/2026).
Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Nama Febri Diansyah kembali disorot setelah resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Waspada, Sejumlah Wilayah Sumatera Utara Berpotensi Hujan pada Minggu

Waspada, Sejumlah Wilayah Sumatera Utara Berpotensi Hujan pada Minggu

Sebagian besar wilayah di Sumatera Utara berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Minggu (26/7). Hal ini diungkapkan oleh Prakirawan BBMKG Wilayah I Utami Al Khairiyah di Medan, Sabtu.

Trending

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Banyak Konten Hoaks terkait Institusi Negara, Publik Harus Periksa Kebenarannya

Banyak Konten Hoaks terkait Institusi Negara, Publik Harus Periksa Kebenarannya

Informasi hoaks terkait institusi negara kerap beredar di media sosial nyaris tanpa kontrol. Informasi ini selain menyesatkan publik, juga berpotensi mendorong hilangnya kepercayaan warga pada institusi negara. 
Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Nama Febri Diansyah kembali disorot setelah resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Karawang Jadi Daerah Tujuan Pengemis, Dinas Sosial Lakukan Razia

Karawang Jadi Daerah Tujuan Pengemis, Dinas Sosial Lakukan Razia

Karawang kini menjadi daerah tujuan aktivitas gelandangan, pengemis, pemulung dan pengamen dari luar daerah, karena bisa mendapatkan penghasilan yang lebih menjanjikan.
Kronologi Karyawan Swasta Ditemukan Tak Bernyawa di Lorong Rumah Tangerang Selatan, Bermula dari Muncul Bau Tak Sedap

Kronologi Karyawan Swasta Ditemukan Tak Bernyawa di Lorong Rumah Tangerang Selatan, Bermula dari Muncul Bau Tak Sedap

Seorang karyawan swasta ditemukan tak bernyawa di lorong rumah di kawasan Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten pada Sabtu (25/7/2026).
Santuy Meski Dihujani Kritik Usai Bela Febrie Adriansyah, Hotman Paris: Saya Tidak Salah!

Santuy Meski Dihujani Kritik Usai Bela Febrie Adriansyah, Hotman Paris: Saya Tidak Salah!

Pengacara Hotman Paris Hutapea akhirnya buka suara mengenai gelombang kritik yang menghampirinya setelah sempat menjadi kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Waspada, Sejumlah Wilayah Sumatera Utara Berpotensi Hujan pada Minggu

Waspada, Sejumlah Wilayah Sumatera Utara Berpotensi Hujan pada Minggu

Sebagian besar wilayah di Sumatera Utara berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Minggu (26/7). Hal ini diungkapkan oleh Prakirawan BBMKG Wilayah I Utami Al Khairiyah di Medan, Sabtu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT