GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alarm Bahaya Bagi Timnas Indonesia! 7 Pemain Harus Hindari Hal Ini Kala Berhadapan dengan China, Jika Nekat Bisa Fatal

Timnas Indonesia dijadwalkan bakal melanjutkan perjuangannya untuk menghadapi tuan rumah China.
Sabtu, 12 Oktober 2024 - 14:55 WIB
Alarm Bahaya Bagi Timnas Indonesia! 7 Pemain Harus Hindari Hal Ini Kala Berhadapan dengan China, Jika Nekat Bisa Fatal
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah pemain Timnas Indonesia harus menghindari melakukan hal nekat saat berhadapan dengan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia dijadwalkan bakal melanjutkan perjuangannya untuk menghadapi tuan rumah China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga itu direncanakan bergulir di Qingdao Youth Football Stadium pada Selasa (15/10/2024) pukul 19.00 WIB.

tvonenews

Dalam persiapannya, skuad Garuda terpantau sudah tiba terlebih dahulu dibandingkan dengan tim tuan rumah sejak Jumat (11/10/2024) pukul 17.00 WIB.

Tak hanya menyiapkan perihak taktik yang akan digunakan untuk menghadapi China, namun ada aspek khusus yang harus diperhatikan Jay Idzes dan kolega.

Hal itu merujuk terhadap adanya tujuh pemain Timnas Indonesia yang sudah mendapatkan kartu kuning sepanjang tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Para pemain yang sudah mengantongi kartu kuning itu seperti Calvin Verdono, Maarten Paes, Muhammad Ferarri, Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, Marselino Ferdinan, dan Ivar Jenner.

Situasi ini tentu menjadi alarm bahaya bagi para pemain tersebut agar tak mendapatkan sanksi akumulasi kartu.

Berdasarkan aturan dari FIFA, jika satu pemain mendapat kartu kuning dalam dua laga berbeda, maka yang bersangkutan dilarang bermain pada pertandingan berikutnya.

Ketujuh pemain itu tentunya harus berhati-hati supaya tak mendapatkan kartu kembali saat berhadapan dengan China.

Jika nekat, maka para pemain itu akan mendapatkan sanksi akumulasi kartu kuning dan harus absen di laga selanjutnya.

Apalagi, setelah berhadapan dengan China, Timnas Indonesia akan langsung bertemu dengan salah satu raksasa Asia, yakni Jepang.

Kendati begitu, Timnas Indonesia dipastikan bakal tampil dengan kekuatan penuh di luar adanya pemain yang mengalami cedera.

Meski ada tiga pemain yang mendapatkan kartu kuning pada laga kontra Bahrain, namun para penggawa skuad Garuda itu tetap bisa diturunkan kala berhadapan dengan China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adalah Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinan yang mendapatkan kartu kuning saat laga berjalan di babak kedua.

Khusus untuk Ivar Jenner, ia tercatat menerima kartu kuning dalam laporan pertandingan, namun namanya tak tercatat menerima kartu kuning itu di situs resmi Kualifikasi Piala Dunia.(igp/hfp)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Segera Ketiban Untung Jelang Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026, Exco PSSI Bilang Begini

Timnas Indonesia Segera Ketiban Untung Jelang Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026, Exco PSSI Bilang Begini

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa memang ada pembahasan mengenai peluang Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.
Warga Jepang Berbondong-bondong Bikin Prediksi Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Warga Jepang Berbondong-bondong Bikin Prediksi Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026

Warga Jepang berbondong-bondong bikin prediksi jelang lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026. Duel pada Selasa (12/5/2026) malam nanti WIB akan menentukan nasib Garuda Asia.
Di Balik Gebrakan Sherly Tjoanda, Ada Janji untuk Mendiang Suami yang Ingin Diwujudkan

Di Balik Gebrakan Sherly Tjoanda, Ada Janji untuk Mendiang Suami yang Ingin Diwujudkan

Sherly Tjoanda ternyata punya alasan emosional di balik gebrakannya sebagai Gubernur Maluku Utara, yakni mewujudkan janji mendiang suami. Simak beritanya!
Polres Lumajang Bakal Hentikan Penyidikan Kasus Dugaan Penimbunan Solar Hasil OTT Bupati, Ini Alasannya

Polres Lumajang Bakal Hentikan Penyidikan Kasus Dugaan Penimbunan Solar Hasil OTT Bupati, Ini Alasannya

Kepolisian Resor Lumajang, Jawa Timur, berencana menghentikan proses penyidikan kasus dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.
Terseret Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim, Anggota DPRD Pamekasan Dipanggil KPK

Terseret Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim, Anggota DPRD Pamekasan Dipanggil KPK

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Senin (11/5/2026), dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT